Begitu indahnya bila kita memiliki hati yang bersih, pikiran yang selalu positif, dan tindakan yang lurus. Kita akan memandang diri kita penuh dengan rasa syukur. Apapun yang kita miliki dan terima, semua dikembalikan lagi kepada Allah. Karena Allah akan memberikan nikmat yang lebih banyak lagi bila hamba-Nya bersyukur pada-Nya.
Minggu, 24 Juni 2012
THE DIFFERENCE BETWEEN Dr. Ali Shariati & Me .... hehehehehe lol :D
Loneliness and Book and Pen... These three Souls, 3 lives and 3 worlds of mine won't be caught from Me by anyone, what else Do I want?! well....the fourth one was Freedom! which I couldn't achieve and they actually caught it from Me!
Dr. Ali Shariati

https://www.facebook.com/photo.php?fbid=10150281243578631&set=a.461705633630.254491.11749543630&type=3&theater
but my idea >>>>....
loneliness, blog and travelling
...hehehehehe lol :D
![]() |
| PETRA - JORDAN 2011 |
Gandhi
What difference does it make to the dead, the orphans and the homeless, whether the mad destruction is wrought under the name of totalitarianism or in the holy name of liberty or democracy? - Gandhi.
https://www.facebook.com/photo.php?fbid=315858108475249&set=o.16171880860&type=1&theater
Sabtu, 23 Juni 2012
Jumat, 22 Juni 2012
color is good
Color is good, each of the colors represent different antioxidant phytonutrients that help keep you healthy. Variety is always good, another reason why monocultures are not so good for you, or the world.
https://www.facebook.com/photo.php?fbid=437746906258761&set=a.244903342209786.71434.212514318782022&type=1&theater
Kamis, 21 Juni 2012
smile ^_^
anak-anak dari pegunungan Mandiangin
Kalimantan Selatan
13 Juni 2012
^_^
Ada banyak bahasa di dunia di berbagai peradaban .. Pastilah banyak distorsi dalam proses pemaknaan antar satu bahasa dengan bahasa yang lain .. Namun ada beberapa yang sama persis di semua bahasa dan semua peradaban .. Senyum .. Ya, Senyum bersifat universal .. Tersenyumlah agar harimu indah ... ^_^
by: Ifan Winarno
Senin, 18 Juni 2012
KAWRUH BEGJA
PEGUNUNGAN MANDIANGIN
KALIMANTAN SELATAN
13 JUNI 2012
Ki Ageng Suryo Mentaram telah mewariskan kepada kita tentang KAWRUH BEGJA, yaitu sebuah tuntunan untuk hidup bahagia. Begja disini bukanlah bejo yang diartikan beruntung, namun Begja yang artinya Bagio atau Bahagia.
Ada orang yang bekerja dan ingin mengumpulkan uang, ada yang belajar terus, ada yang ikut training terus, ada yang mengikuti kegiatan spiritual, ada yang menekuni jalan meditasi. Ada yang memutuskan jadi guru, dokter, perawat, trainer, cendikiawan, dan liannya. Kalau kita urut tujuan intinya, mereka ingin bahagia dalam hidupnya.
Kita semua menginginkan bahagia.
Namun dalam perjalanan menggapai kebahagiaan tersebut, banyak orang terjebak dengan ranjau yang bernama keinginan.
Bahagia itu sederhana dan tidak memerlukan alasan apapun juga. Kita menjadi bahagia bukan karena. Karena punya uang maka kita bahagia. Karena kita bisa pergi ke luar negeri maka kita bahagia. Karena kita punya pekerjaan maka kita bahagia. Karena bisa wisata setiap minggu maka kita bahagia. Sekali lagi bahwa bahagia itu bukan karena.
Bahagia itu sebuah keputusan, karena kitalah yang memutuskan mau bahagia atau tidak. Kita tidak mau bahagia sebelum punya uang banyak, kita tidak mau bahagia sebelum punya pekerjaan dengan gaji tinggi, itu semua merupakan sebuah keputusan.
Karena bahagia merupakan sebuah keputusan, maka kita bahagia walaupun. Walaupun punya uang sedikit namun saya bahagia, walaupun tidak bisa pergi ke luar negeri namun saya bahagia, walaupun pekerjaan saya gajinya rendah namun saya bahagia. Dengan ini kita menyadari bahwa bahagia adalah walaupun.
Kalau ada pertanyaan untuk anda, “Apakah selama ini dalam perkawinan anda merasa bahagia?”
Dalam menjawab pertanyaan tersebut ini, tergantung kepada keputusan anda terhadap bahagia tersebut.
Ketika anda memutuskan untuk tidak bahagia, maka seluruh persepsi anda memandang perkawinan anda menjadi negative dan menyakitkan.
Ketika anda memutuskan untuk bahagia, maka seluruh persepsi anda memandang perkawinan anda menjadi positif dan menyenangkan.
Begitu pula dengan pekerjaan, apakah anda merasa bahagia dengan pekerjaan anda? Tentunya jawabannya adalah tergantung keputusan anda untuk memandang persepsi bahagia, yaitu sayabahagia karena atau bahagia walaupun!
Yang jelas, apabila kita meletakkan bahagia berada di luar diri kita, maka apabila alasan untuk bahagia tersebut hilang maka bahagia kita akan ikut hilang. Contohnya adalah, “Saya bahagia karena mempunyai pekerjaan bagus”. Nah suatu saat apabila pekerjaan bagus tersebut hilang dan berpindah posisi, apakah kebahagiaan juga akan turut hilang?
Kebahagiaan ada di dalam diri manusia sendiri, maka dari itu ia tidak tersentuh oleh apapun dari luar diri. Tidak ada alasan yang dapat menjadikan diri kita bahagia, karena kita harus memutuskan bukan mencari alasan.
Seseorang yang sudah dapat menemukan sumber kebahagiaan dalam dirinya sendiri, maka ia tidak terpengaruh oleh pasang surut gelombang kehidupan. Ia tidak akan beralasan untuk rasa bahagianya, karena rasa bahagia tidak perlu alasan apapun juga.
Saya yakin, bahkan sangat yakin bahwa setelah membaca artikel ini, anda sudah memutuskan untuk bahagia, dan kebahagiaan anda bukan bahagia karena, namun kebahagiaan walaupun.
Salam cerdas Indonesia
Agung Webe
http://www.agungwebe.net
PRAMUGARI! ANGKATKAN KOPER SAYA!
Seorang ibu yang akan bepergian naik pesawat terbang berjalan di terminal keberangkatan sambil menenteng tas yang sedikit lumayan besar. Anaknya yang berada di sampingnya dengan nada lirih memperingatkan ibunya,
“Bu, kok koper kita nggak masuk bagasi saja?”
“Ah, bagasi nanti lama keluarnya. Lagi pula nanti kan minta diangkatkan sama Pramugarinya di pesawat.”
Setelah berada di pesawat, si ibu memanggil Pramugari karena tidak kuat mengangkat kopernya
“Mbak, angkatkan koper saya ya.”
Dengan sangat elegance Pramugari tersebut menjawab, “Mari bu, kita angkat sama-sama”
Namun si ibu tidak mamahami bahasa halus tersebut dan menjawab keras, “Lho bukannya tugas anda mengangkat barang ke atas bagasi ini?”
Sekali lagi, bahasa Pramugari ini sangat elegance, “Tugas saya adalah membuat semua penumpang merasa nyaman di pesawat ini”
Ibu itu kembali menjawab, “ saya merasa tidak nyaman anda tidak mau mengangkat koper saya ke atas!”
Kembali Pramugari memberikan keterangan yang sangat elegance kepada ibu tersebut, “Ibu, perusahaan penerbangan kami telah menyediakan layanan bagasi Cuma-Cuma dengan kapasitas maksimal 20Kg agar penumpang nyaman ketika naik ke pesawat tanpa kerepotan dengan bagasinya.Apabila ibu berkenan, koper ibu tetap bisa kita masukkan ke bagasi dan ibu tidak repot ketika nanti mendarat untuk menurunkan koper ibu dari atas.”
Dari sisi belakang kursi penumpang yang memperhatikan ibu tersebut, penumpang tersebut bicara dengan penumpang disebelahnya,
“Memang ya, banyak yang tidak sadar bahwa banyak penumpang yang membuat repot dirinya sendiri padahal penerbangan sudah menyediakan layanan yang tepat untuk kebutuhan kita.”
Penumpang sebelah menimpali, “Dan masih banyak yang mengira bahwa Pramugari adalah tukang angkut barang atau porter. Padahal kita sudah melihat tadi dari awal bahwa Pramugari telah membantu untuk mengatur letak bagasi di kabin pesawat”
Pramugari yang berusaha membantu ibu tersebut kemudian berjalan ke belakang setelah koper ibu tadi ditangani oleh petugas yang akan membawa koper tersebut di bagasi kargo pesawat.
Terdengar lirih ucapan seorang anak dari sisi kursi penumpang,
“mbak, bisa minta tolong angkatkan koper saya ke atas?”
Tanpa bertanya dan sambil tersenyum Pramugari tersebut mengangkatkan koper anak kecil itu
“Terimakasih mbak atas bantuannya”
Pramugari kembali tersenyum kepada anak kecil yang mengerti tentang menghargai dan terlihatterbiasa mengucapkan ‘terimakasih’ atas bantuan yang diberikan oleh orang lain.
Salam cerdas Indonesia!
Langganan:
Postingan (Atom)




