SMILE...^_^

Rabu, 18 Desember 2013

Mengapa Kehidupan Kok Sulit ya…. Selalu ditolak!!




Alam semesta menganut hukum Law of Attraction, yaitu Hukum Tarik Menarik. Apa yang bersemayam di badan baik yang disadari maupun tidak disadari dari segala kebiasaan (habit) perkataan, pola pikir, perilaku…. ternyata menjadikan program kehidupan. Semuanya dalam bentuk energi yang terperangkap di perasaan, pikiran, aliran darah, rongga badan, dan seluruh anggota tubuh. Energi inilah yang memancar dari badan ke sekitarnya laksana sebuah aura tubuh dan menarik energi yang selaras, frekuensi yang selaras.

Inilah yang disebut dalam agama, apapun yang kita lakukan sekecil-kecilnya sebesar biji saga pun baik suatu kebaikan maupun kejahatan akan mendapat balasannya. Dan balasan itu nyata di dalam kehidupan sekarang. Tentu itulah cerminan kehidupan nanti setelah alam dunia ini.

Banyak dari kita yang selalu mengalami kesulitan dalam hidup. Selalu saja menghadapi penolakan dalam kehidupan. Menawarkan bisnis, produk, pertemanan, kebaikan selalu ditolak oleh siapapun baik yang dikenal maupun tidak. Pernahkah Anda kedatangan seseorang menawarkan sesuatu. Dan tiba-tiba dalam diri Anda yaitu hati, perasaan muncul kurang begitu suka dengan orang yang datang ini. Akhirnya menolak apapun yang ditawarkan orang tersebut. Sebaliknya menghadapi seseorang lain, kok ya perasaan hati ini tidak kuasa menolak dan akhirnya seperti luluh dan mengiyakan tawaran seseorang.
Kenapa?

Sesungguhnya hati kecil Anda memberikan intuisi karena memiliki fasiltas indera yang mampu menangkap getaran energi bahan dasar dari apapun, dari motif, niat atau programming badan seseorang. Tanpa disadari, intuisi Anda menangkap getaran energi programming positif maupun negatif peristiwa diatas. Sehingga timbul penolakan ataupun penerimaan dengan senang hati.

Sebab terciptanya suatu programming kehidupan di badan tanpa kita sadari adalah karena kebiasaan kita sendiri yang melalukan. Tanpa disadari dalam kehidupan selalu berkata tidak. Selalu menolak bahkan ketus. Baru ditawari peluang bisnis, sudah seperti tahu apa yang akan terjadi, langsung ditolak. Bahkan dikomentari: “wah ini pasti MLM ini… wah gak bagus ini, manajemennya kurang bagus…..”
Apapun kejadian penolakan ini, tanpa disadari satu demi satu kejadian akan menyimpan program dalam tubuh, dan tanpa terasa puluhan, ratusan bahkan ribuan kejadian penolakan terakumulasi dalam badan menjadi programming. Akhirnya menjadi karakter inti. Artinya: selalu berprasangka negatif, baru mau ditawarkan peluang saja….. langsung menolak. Nah lho.

Program menolak inilah yang sesungguhnya akan menarik program yang sama, sehingga dalam kehidupan… selalu sulit. Selalu ditolak apapun lakon kehidupan. Istilah betawi: kemane-mane ente bergerak…. pasti mentok.

Solusinya adalah segera cabut program kehidupan Anda dengan healing mind set ini. Dalam session ke-2 tafakuran pembersihan, Mahakosmos juga latihan bareng membuang mind set dalam diri yang tertanam dalam perasaan, pikiran, aliran darah, sel-sel, daging, organ tubuh, yaitu dengan power spirit yang telah dibangkitkan di awal session. Membuang detoks programming negatif.
Mind set: selalu gagal, selalu sulit, putus asa, kesedihan, prasangka negative, dan lain-lain. Kemudian mengisinya dengan mind baru dengan olah pikiran, rasa dan olah tubuh dalam suatu tafakur / meditasi. Rasa menjadi Kenyataan.

Tanpa kita sadari, sesungguhnya ayat-ayat agama mengajarkan kita berperilaku positif dalam tutur kata, sikap, perbuatan adalah menanamkan kita membentuk program kehidupan positif yang dampaknya untuk kebaikan kita sendiri agar mendapat ganjaran kehidupan yang juga baik.
Nabi Muhammad tidak pernah menolak siapapun yang datang minta tolong atau orang yang datang. Baru makan, ada yang datang dan lebih perlu… makanan itu diberi semuanya. Tidak pernah menolak menerima tamu dan memberi sedekah. Jadi wajarlah, beliau disholawati diberi salam oleh seluruh alam semesta karena positif mind, feeling, dan habitnya.

Kehidupan baik, keluarga baik, relasi baik, tetangga baik, rejeki baik dan selalu positif, sesungguhnya karena kita sendiri yang membuatnya. Kita sendiri yang men-settingnya sebelumnya di masa lalu.


by:Mas Kris --- Mahakosmos

Senin, 01 Juli 2013

MEMAHAMI RAHASIA RUANG & WAKTU : MELIHAT MASA DEPAN LEWAT KURVA LENGKUNGNYA ..... BY AGUS MUSTOFA



Sejak zaman baheula manusia sudah merasakan dan menyadari adanya ‘sesuatu’ yang menggiring perjalanan hidup mereka menuju ‘terminal-terminal kehidupan’. Terlahir sebagai bayi, menjadi kanak-kanak, remaja, pemuda-pemudi, menua, dan kemudian mati. Bukan hanya pada diri manusia, melainkan juga terjadi pada ‘apa saja’ di lingkungan sekitarnya.

Manusia melihat tetumbuhan dan hewan-hewan juga demikian. Bebatuan, sungai, lembah, dan ngarai. Pegunungan, awan, angin, dan cuaca. Juga bulan, matahari dan bintang-bintang. Semuanya mengalami perubahan dalam fase-fase tertentu. Ya, alam semesta dengan segala peristiwanya sedang bergerak maju, dan tak pernah kembali ke masa lalu.

Apakah yang menggerakkan semua ini? Ilmu pengetahuan akhirnya memahami, bahwa semua benda di alam semesta ini memang tidak ada yang diam. Semuanya bergerak. Baik dalam skala makro maupun mikro. Planet-planet, bulan dan matahari, bintang-bintang dan galaksi, semuanya bergerak saling menjauh, seperti dilontarkan oleh kekuatan maha raksasa di masa lalu.

Demikian pula dalam skala mikrokosmos, molekul-molekul, atom-atom, dan partikel-partikel, semuanya sedang bergerak, bergetar, dan berubah. Semua itu memunculkan wajah alam semesta yang tak pernah sama dari waktu ke waktu. Ya, manusia lantas memahami istilah ‘masa lalu’ dan ‘masa depan’ untuk menandai perubahan yang sedang terjadi. Termasuk pada dirinya sendiri.

Maka, manusia pun menyimpulkan adanya dua variable alam yang sangat erat kaitannya dan tak terpisahkan: ruang dan waktu. Keduanya bergerak tak pernah berhenti. Ruang alam semesta terus membesar, menyebabkan jarak antara benda di skala makro maupun mikro terus menjauh. Sedangkan waktu terus ‘menua’menyebabkan terjadinya ‘masa lalu’ dan ‘masa depan’ untuk menandai semua kejadian yang terjadi dalam pergerakan ruang alam semesta itu.

Dikarenakan ruangan terus membesar, maka jarak antar-benda menjadi semakin menjauh dan memunculkan kekacauan. Bayangkanlah, ada sejumlah bola bilyar ditata berdempetan di atas meja. Dalam kondisi tanpa jarak itu, tak ada peluang untuk kacau. Tetapi, begitu Anda menabrakkan sebuah bola bilyar ke kumpulan bola itu, maka energi tabrakan itu akan melontarkan bola-bola tersebut ke segala arah, menjadi kacau. Sebuah kekacauan yang bertambah seiring waktu yang juga terus bertambah.

Begitulah kurang lebih keadaan alam semesta. Dalam pengamatan menggunakan teleskop, diketahui benda-benda langit bergerak saling menjauh ke segala arah. Ruangan alam bertambah besar. 

Waktunya semakin menua. Kerapatan materinya semakin rendah. Dan suhu alam semesta semakin mendingin, alias kerapatan energinya semakin turun. Ini sudah berlangsung selama belasan miliar tahun. Sehingga diambil kesimpulan begini: kalau semua benda langit bergerak menjauh, berarti dulunya berada pada posisi lebih dekat. ‘Semakin dulu’, semakin dekat. Dan ‘paling dulu’, di masa lalu, semua benda langit itu sangat dekat, bahkan berhimpitan, dan melebur ke dalam satu formasi tunggal.

Karena adanya energi maha raksasa yang meledakkan pusat alam semesta itulah, maka seluruh materi dan energi terlontar ke segala penjuru ruang yang mengembang, dalam ukuran waktu yang terus bertambah. Keadaan itu dikenal sebagai alam semesta yang memiliki ruangan nol, di waktu ke nol. Atau secara awam disebut ‘tak ada ruang’ dan ‘tak ada waktu’. Alias sebuah ketiadaan.
Maka, kalau kita buat grafik Ruang dan Waktu, kita akan memperoleh bentuk kurva melengkung.

 Dimana X adalah sumbu mendatar yang menggambarkan perubahan dimensi Waktu, sedangkan Y adalah sumbu tegak yang menggambarkan perubahan dimensi Ruang. Saat Waktu X=nol, maka Ruang Y=nol. Seiring dengan waktu yang terus bertambah (bergerak ke kanan dalam sumbu X), ruang alam semesta juga bertambah (bergerak ke atas dalam sumbu Y). Sehingga kurva pergerakan alam semesta akan bergerak diagonal dalam sumbu Cartesian itu.

Namun, pergerakan itu tidak linear membentuk sudut 45 derajat. Karena pergerakan alam semesta ternyata juga tidak linear, melainkan berubah secara beraturan. Logikanya, perubahan itu terjadi secara melambat. Karena kekuatan ledakan alam semesta mestinya paling besar di saat awal terjadinya ledakan. Setelah itu tinggal gemanya yang menyisakan daya lontar semakin rendah.

Nah, karena daya lontar itu semakin rendah, maka kita akan memperoleh sebuah kurva berbentuk lengkung, mirip bentuk lintasan batu yang dilemparkan oleh seorang atlet lempar martil atau lempar lembing. Awalnya, batu itu dilempar ke depan, bergerak melambat sampai mencapai puncak lemparan di angkasa, lantas si batu akan turun lagi ke tanah dengan gerakan mencepat kembali, dan jatuh di kejauhan sana. Begitulah kurang lebih, bentuk grafik alam semesta jika dilihat dari sisi perubahan Ruang dan Waktunya.

Artinya, dimensi ruang alam semesta ini sekarang sedang mengembang seiring dengan waktu yang terus bertambah. Dan suatu ketika, akan mencapai puncak pengembangannya, lantas jatuh kembali ke pusat alam semesta mirip batu yang dilontarkan tadi. Ini adalah salah satu teori yang paling banyak dianut oleh para ahli kosmologi, disamping teori-teori lain yang masih terus dikembangkan.

Jika Anda ingin memahami kurva Ruang-Waktu itu secara tiga dimensi, Anda bisa membayangkan bola bumi alias globe. Bayangkanlah garis-garis bujurnya sebagai dimensi waktu, dan garis-garis lintangnya sebagai dimensi ruang. Lantas, ibaratkanlah pergerakan alam semesta  terjadi dari kutub utara menuju kutub selatan. Di kutub utara itu dimensi ruang = nol, dan dimensi waktu = nol. Tetapi seiring dengan garis bujur ke arah kutub selatan, kita akan mendapati volume bola bumi itu semakin membesar. Dan kemudian maksimum di bagian perutnya, alias katulistiwa.

Setelah itu, ukurannya akan mengecil kembali seiring dengan posisi menuju ke kutub selatan. Dan ruangannya menjadi nol kembali di kutub selatan. Tetapi, waktu tidak pernah berjalan mundur. Waktu tetap bertambah, dan bergerak maju dari arah kutub utara menuju kutub selatan. Meskipun volumenya berubah dari nol di kutub utara, dan maksimum di bagian katulistiwa, serta mengecil mencapai nol lagi di kutub selatan.

Mudah-mudahan penjelasan saya diatas bisa tertangkap dengan baik, meskipun agak abstrak. Pada intinya, saya cuma ingin mengatakan bahwa dimensi ruang itu memiliki kurva berbentuk lengkung sebagaimana garis lintang di permukaan globe. Dan demikian pula kurva waktu itu juga berbentuk lengkung sebagaimana garis bujur dalam globe.

Nah, karena bentuknya lengkung, maka kita bisa melihat masa depan dari kedalaman ruang bola, kalau globe itu terbuat dari bahan transparan. Inilah yang saya maksudkan, bahwa ruang dua dimensi di permukaan bola itu ternyata bisa di-bypass dari ruang tiga dimensi di dalam bola. Itu pula yang saya jelaskan dalam buku ‘Terpesona di Sidratul Muntaha’, bahwa langit dunia yang berdimensi tiga ini bisa di-bypass dari langit kedua yang berdimensi empat…!

Allah menciptakan ruang dan waktu ini lengkung. Dan membukakan sebagian rahasia masa depan bagi orang-orang yang dikehendaki-Nya.

QS. Al Baqarah (2): 33
… Allah berfirman: “Bukankah sudah Ku katakan kepadamu, bahwa sesungguhnya Aku mengetahui rahasia langit dan bumi dan mengetahui apa yang kamu lahirkan dan apa yang kamu sembunyikan?”

QS. Ath Thalaq (65): 12
Allah-lah yang menciptakan tujuh langit dan seperti itu pula bumi. Perintah Allah berlaku padanya, agar kamu mengetahui bahwasanya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu, dan sesungguhnya Allah, ilmu-Nya benar-benar meliputi segala sesuatu.

~ Salam Merenungi Misteri Alam Semesta ~




http://catatanagusmustofa.wordpress.com/2012/03/19/memahami-rahasia-ruang-waktu-melihat-masa-depan-lewat-kurva-lengkungnya/

Sabtu, 29 Juni 2013

Plat Kehidupan (Mind Set, Spirit set dan Habit) itulah Hakekat Do’a



Salam Sahabat Mahakosmos,

 
 
Dalam level energi quanta, apapun sesuatu yang terlihat dan tak terlihat berbahan dasar energi. Dan apapun motif, pikiran, niat, missi, cara pandang dalam diri adalah sesuatu energi yang tertanam dalam badan laksana sebuah chip programming yang menentukan kehidupan.

 
 
Agama menyuruh penganutnya untuk selalu berdo’a, yang merupakan afirmasi, sugesti, mantra dalam gelombang pikiran, dilakukan sebaiknya berulang-ulang di kala ibadah atau ingat pada Sang Maha Kuasa tiap saat. Dalam khasanah hukum Law of Attraction, Tarik Menarik, gesekan do’a yang berulang diafirmasikan akan menimbulkan energi dan tertanam dalam diri. Sehingga energi do’a memancar dari dalam dirinya… menarik energi yang sama… tujuan dari do’a tersebut.

 
 
Energi yang dihasilkan dalam gesekan kata-kata afirmasi do’a ternyata lebih besar efeknya ketika dalam gelombang pikiran terbawah. Kita mengenal gelombang pikiran Gamma, Beta, Alpha, Tetha dan Delta. Semakin urutan ke bawah, maka gelombang pikiran termasuk kategori level terbawah, yaitu Delta… pikiran bawah sadar, alam tidur lelap tanpa mimpi yang disitulah letak dimensi hati.

 
 
Banyak orang yang berbusa-busa berdo’a kesembuhan tidak terkabul, do’a tidak terjadi apa-apa dalam kehidupan. Mengapa? Apakah Tuhan tidak mendengar do’a kita? Atau kita yang gak ngerti rahasia metafisik prosedur Tuhan yang Maha Pengabul yang facility-nya sudah ada dalam diri, sesuai prinsip hukum-hukum universal modern diatas. 

 
 
Kelemahan dari orang berdo’a adalah tidak adanya keselarasan antara perkataan, pikiran, perasaan (spirit) dan gerak anggota tubuh (akhlak). Perkataan dalam do’a meminta rejeki… minta kaya…. namun pikiran, perasaan ternyata pesimis, juga habit gerak anggota tubuh juga malas. Bagaimana bisa? Memang cara Tuhan memberi rejeki ibarat jatuh dari langit di atas tempat ibadah, gabruk di depan orang berdo’a?

 
 
Banyak dari kita yang habit gerak anggota tubuh sudah bekerja keras, hingga membangunkan ayam jantan di pagi hari… sudah pergi bekerja dan pulang larut malam tatkala orang mau tidur. Namun hasilnya, kok ya begitu-begitu saja. Kenapa? Tuhan pilih kasih? Kok ya orang gak kenal agama, justru kaya dan makmur.

 
 
Dalam khasanah metafisik diatas, bisa jadi ada ketidaktahuan dari sang pekerja tersebut, bisa saja habitnya sudah kerja keras, namun tanpa disadari chip programming yang tertanam dalam pikiran, perasaannya adalah pesimis, selalu gagal, pecundang, tidak percaya diri, kesedihan, dan semua energi negative lainnya. Dan semuanya tanpa disadari tertanam dari kehidupan keseharian sejak kecil hingga saat ini. Energi negative itulah yang dominant memancar layaknya Hukum Law of Attraction, dan jadilah begitu.

 
 
Berhati-hatilah orang tua yang selalu menanamkan sugesti negatif, pecundang, pesimistis pada anak, karena akan menjadi program untuk anak kedepannya. Seperti: “Nak, kamu ini gak bakat jadi orang kaya, kamu ini keturunan orang susah.” Beratus-ratus kali, orang tua berpola pikir demikian, maka terjadilah sang anak terprogram demikian. Jadi orang susah. Tanpa sadar, sang orang tua telah mendo’akan negative pada anak.

 
 
Pola pikir, prasangka negatif, itulah yang tidak pernah disadari tertanam menjadi programming kehidupan yang menentukan masa mendatang. Sesungguhnya do’a yang menjadikan nyata adalah energi yang tercipta itu memancar ke seluruh badan, tertanam dalam pikiran, perasaan dan habit gerak anggota tubuh.

 
 
Berprasangka positif, pikiran positif, perasaan (spirit) positif dan kebiasaan gerak anggota tubuh yang juga positif sukses akan menimbulkan gabungan energi keselarasan. Memancar demikian kuat, dan menarik energi yang sama. Positif dan Sukses. Marilah kita tanamkan bangsa ini selalu positif dan selaras dengan dirinya sendiri, sesama dan alam semesta, juga kepada Tuhannya. Kebahagiaan, ketentraman sempurna di dunia dan setelahnya.

 
 
Dalam Program Mahakosmos, inilah salah satu tujuan yang ingin dicapai… mencabut chip program negatif dan menanamkan chip program positif yang saling selaras dalam pikiran, perasaan dan gerak anggota tubuh (ahlak) melalui olah rasa hati.
 
 
Salam Ikhlas,
Mas Kris
 
 
 
http://swarakesadaran.blogspot.com/search?updated-max=2012-10-19T05%3A02%3A00-07%3A00&max-results=5

Hati-hati sama omongan. Nanti kualat!!! Apa maknanya?



Salam Sahabat Mahakosmos,

Orangtua jadul alias jaman dulu selalu menasehati demikian. Hati-hati sama omongan, nanti kualat!!  Suatu pesan yang bagus, namun bagaikan sebuah mitos saja, gak ngerti maksudnya  memangnya kenapa?  Orang tua, gak bisa jelasin sih.Kalo ditanya, jawabannya itukan juga pesan eyang-eyangmu…. Lho, warisan!!

Banyak kisah yang saya temui dalam meberikan terapi masalah kehidupan seseorang, ternyata penyebab masalahnya adalah karena faktor omongan yang sembarangan. Banyak dari kita yang emosi disalip di tikungan ketika mengendarai mobil….langsung mengumpat keluar kata-kata mutiaranya:  “monyet lu, dasar gak waras…”   Atau senang sekali mengumpat dengan kata-kata khasnya…  ”Buluk…buluk….”  atau apapun.

Bahkan kadang kita seneng becanda dengan bahasa khas agar mudah diingat temen-temen.  Seperti contohnya:  “wah dasar sakit jiwa….”  Semuanya becandaan saja. Tahukah sahabat, becanda it’s Okeh saya.  Namun tahukah bahwa efeknya sangat luarbiasa membentuk programming dalam tubuh yang sebenarnya itulah hakekat do’a kita sendiri yang menjadikan.   

Do’a atau kata-kata yang berulang dan terekam dalam gelombang pikiran serta rongga-rongga tubuh.   Gelombang pikiran dari gamma, beta, alpha, teta, delta yang merupakan gelombang sadar dan bawah sadar.  Semuanya terhubung ke organ jantung, dan rekaman program itu mengalir dalam darah, DNA, urat-urat syarat ke seluruh tubuh.  Jadilah perbuatan, dan terus berulang menjadi kebiasaan.

Banyak orang kena penyakt aneh, susah hidupnya, karena dia sendiri yang membuatnya.  Seperti kasus ada yang kena stroke, lumpuh sebelah, dan pikirannya agak terganggu.

Setelah saya satukan dengan konsep Law of Connection yaitu menyatukan frekuensi hati kecil dengan penyebab masalahnya.   Ternyata tahukah sahabat?  Penyebabnya adalah karena kekhilafan dari omongan.


Setelah saya perhatikan, dan investigasi ke keluarga, teman-temannhya.  Benarlah olah rasa saya, bahwa yang bersangkutan seneng banget ngomong:  “bangkai hidup lu…..”   Gak waras….

Kata-kata itu sebenarnya adalah sumpah serapah untuk orang lain, siapa saja yang berbenturan dengan dia.  Namun sesungguhnya, tidak ada dampaknya bagi yang disumpahi.  Yang disumpahi ya seger-seger saja. Namun omongannya kena badan sendiri.


Akhirnya kunci intropeksi inilah yang dia harus akui dan sesali untuk diikhlaskan kembali kepada Sang Pencipta.  Lambat laun, lumpuhnya mulai pulih kembali,  berangsur-angsur sehat.     Konsep Mahakosmos sederhana hanya mengenali chip programming penyebab masalah alias Mind Set, istilah kerennya.  Mind set yang tertanam kebiasaan omongan, pikiran dan perasaan.  Kemudian dikhlaskan alias dicabut, dibersihkan dalam session Terapi Ikhlas, Tafakuran Pembersihan Mindset.

Sessi workshop yang memakan waktu seharian ini, terkesan membosankan bagi yang gak ngerti, namun seperti kurang waktunya bagi para peserta yang membutuhkan untuk mendobrak masalah kehidupan dan menggantinya dengan program kehidupan baru.  Kepinginnya lebih dari itu, 3 hari….supaya fresh dan menjadi manusia baru.


Banyak orang yang ambruk, sekarat, bisa pulih menjadi sehat dan berumur panjang.  Banyak orang yang bisnisnya hancur lebur, dan mampu bangkit. Banyak orang yang gagal, namun sukses kemudian hari. Mereka adalah orang yang mampu intropeksi mengenali penyebab kesalahan masa lalu, berani meninggalkannya dan hidup baru untuk menjadi sosok pribadi yang baru. Gak salah deh, orang tua jaman dulu kasih pesen.  Hati-hati sama omongan… karena bisa makan badan sendiri. So, berkatalah yang positif.   Jadi kalo nyumpahi temen, bilang saja:  “dasar orang sukses lu… banyak duit”
 

Salam Ikhlas,
mas Kris




http://swarakesadaran.blogspot.com/search?updated-max=2012-10-19T05%3A46%3A00-07%3A00&max-results=5

Kamis, 27 Juni 2013

Salam Memberi Manfaat Sebesar-besarnya ..... by Agus Mustofa


KEMATIAN ibarat rusaknya baterai sebagai sumber listrik dari sebuah laptop. Hardwarenya yang Pentium-4 ataupun Centrino masih utuh. Softwarenya yang canggih-canggih juga masih utuh. Tapi karena listriknya sudah turned off, maka ‘badan’ dan ‘jiwa’ komputer itu pun sudah tak berfungsi lagi. Karena ‘ruh’ telah terlepas darinya, tak menghidupi ‘badan’ dan ‘jiwanya’. 
Maka nilai sebuah laptop bukanlah pada seberapa canggih atau mahal ‘badan’ dan ‘jiwanya’. Juga bukan pada cepat atau tidaknya ‘sang listrik’ meninggalkannya. Melainkan seberapa besar komputer itu telah memberikan manfaat kepada sekitarnya, sesuai dengan fungsi dan perannya.




http://catatanagusmustofa.wordpress.com/2012/01/08/salam-memberi-manfaat-sebesar-besarnya/#more-78

KEMARAHAN dan Kebencian .... by Agus Mustofa


KEMARAHAN dan kebencian akan membuat kinerja otak menjadi turun. Mekanisme sistem limbik bakal ‘dikuasai’ oleh Amygdala sebagai sumber emosi, sehingga sinyal-sinyal pikiran – logika dan rasio – dari kawasan prefrontal cortex menjadi terhambat untuk menyeimbangkan kinerja ‘Hati Dalam’ di limbic system itu.

Para pelaku tasawuf menyebutnya sebagai ‘hati yang terhijab’. 
Al Qur’an menyebutnya sebagai ‘hati yang berpenyakit’. Getaran sistem limbik yang tidak seimbang itu bakal diresonansikan ke jantung (qalbu) dan diteruskan ke seluruh tubuh, termasuk yang bekerja lewat sistem hormonal sebagai penjaga keseimbangan (homestasis) tubuh kita.

Sehingga, orang yang dalam kondisi seperti ini akan mengalami ketidakseimbangan fisik maupun psikis. Jika diterus-teruskan, ia bakal ‘sakit badan’ maupun ‘sakit jiwa’. Makanya, jangan suka marah-marah, apalagi penuh kebencian…:)

QS. Al Baqarah (2): 10
”Di dalam HATI mereka ada PENYAKIT, lalu ditambah Allah penyakitnya (karena mereka terus memupuk di dalam perilakunya)…”

QS. Asy Syuura (42): 37
Dan orang-orang yang (beriman) menjauhi dosa-dosa besar serta perbuatan- perbuatan keji. Dan apabila mereka MARAH mereka (segera) MEMAAFKAN.

~ salam ~


http://catatanagusmustofa.wordpress.com/2013/03/04/kemarahan-dan-kebencian/

Inilah akibatnya kalo menyimpan program mindset masalah, ya masalah teyuuuus


Salam Sahabat Mahakosmos,
 

Kali ini rasa saya kepingin sekali mengeluarkan uneguneg
mengenai mind set memendam masalah , yang
tanpa disadari karena suatu kejadian - kejadian
kehidupan yang selalu bermasalah sejak kecil hingga
dewasa akhirnya menjadi sebuah chip program yang
tertanam dalam diri.


Dalam berbagai terapi kehidupan dan kejadian yang saya
lihat, ternyata banyak orang yang giat bekerja mencari
nafkah kehidupan baik di kantor, bisnis besar hingga
kecil, dan sebagainya tidak mendapatkan hasil yang
sesuai dengan perencanaannya. Target sekian ternyata
hasilnya jeblok. Selalu aja ada masalah.


Setelah saya analisis dengan olah rasa dan pengumpulan
data yang logika, semua kejadian kegagalan tersebut
karena ada programming mind set tertanam dalam diri
mereka. Programming masalah. Semua tanpa disadari
terekam dalam gelombang pikiran mereka dan akhirnya
menyatu dengan pikiran, perasaan, aliran darah, system
tubuh dan jadilah sebuah program di perilakunya.


Saya sudah menyaksikan dan membuat sebuah test yang
nilainya juga besar dan harus mempertaruhkan bisnis
sejak beberapa tahun lalu. Ternyata kegagalan
bisnisnya karena ada personal yang memiliki
programming masalah kehidupan. Hampir semua
orang yang saya interview berasumsi negatif terhadap
sosok orang tersebut. Hingga jadinya apapun yang
dipegangnya tidak pernah menjadi emas, namun hancur
jeblok.


Puluhan kali dari kasus sendiri maupun kasus orang lain,
apapun kerjasama dengan partner bermasalah, maka
akan jadi masalah. Demikian juga bila ada satu saja
team work yang memendam masalah, maka energinya
yang negatif akan menular dan jadilah team tersebut
mulai bermasalah.


Benarlah hukum semesta menganut Hukum Tarik
Menarik (Law of Attraction) bahwa apapun program
mindset yang dipendamnya akan menarik hal yang
sama. Apapun program yang tertanam tersebut
memancar aura energi yang mencari dan menarik energi
yang sama. Oleh karenanya dalam perekrutan pegawai
yang professional harus melalui bermacam-macam test
hingga psikotest untuk mengetahui attitude, potensi dan
what’s wrong with employee. 



Apa yang harus dilakukan bila ternyata ada team work
atau partner bermasalah? Ya bantulah untuk mencabut
programming masalahnya. Karena kalau tidak, ya energi
masalahnya akan menular. Dan pancaran aura
masalahnya membuat siapapun tidak nyaman untuk
berkomunikasi dengan sang bermasalah tersebut.
Partner lain pun akan jadi malas bekerjasama. Rejeki
jadi mampet.


Inilah test untuk mengatahui apakah diri ini memendam
program mind set bermasalah. Cobalah latihan
tafakur/meditasi dengan hening, relaks yang sangat
nyaman. Bisa dengan duduk atau bersila di tempat yang
hening. Lepaskan dulu masalah yang membelenggu.
Pejamkan mata, tangan di atas paha atau posisi
meditasi. Mulai latihan seolah tidak punya kepala dan
badan, seolah gak punya casingan tubuh kasar ini.


Hingga terasa badan seperti gak ada tulangnya, lemas
dan relaks. Fokus seolah berada di dalam dada. Energi
eter (ruh / spirit) di dalam dada (ulu hati). Latih terus
seolah mengawang-awang laksana energi eter yang tidak
punya jasad.


Bila sudah terasa nyaman, hawa adem, seolah lepas
tanpa ikatan masalah dan jasad, berkomunikasilah
dengan sumber suara keluar dari dalam dada (suara spirit
di ulu hati). Niatkan dengan suara dari dalam dada:
“saya ingin merasakan mind set masalah dalam diri.”
Dan rasakanlah sensasi perubahannya. Bila rasa nyaman,
adem, relaks tetap dengan rasa yang sama, tanpa
perubahan, artinya ya berarti jawabannya tidak ada
programming tersebut. Namun bila ternyata merasakan
sensasi perubahan, jadi tidak nyaman lagi, rasa gak enak,
menggelitik, berdesir, dan perubahan sensasi lainnya.
Artinya kita menyimpan program mind set masalah
tersebut.


Dan lepaskanlah program tersebut, diikhlaskan.
Caranya: akuilah bahwa kita memang menyimpan
program tersebut, nyatakan bahwa kita mohon maaf
karena tanpa disadari telah menyimpa nprogram ini yang
akhirnya membuat kehidupan menjadi sulit selalu
menarik masalah demi masalah, dan demi namaNya
serahkan kepadaNya, minta Dia mengangkat mencabut
program tersebut dengan diikhlaskan.


Semua teknik healing baik yang keluaran produk luar
negeri maupun lokal adalah me-release energi program
tersebut agar tidak lagi bersemayam di badan, baik di
pikiran, perasaan, rongga-rongga badan, aliran darah dan
semua elemen tubuh. Sehingga terasa plong, tanda tidak
ada lagi program negatif tersebut dalam diri. Itulah
program mindset yang menjadikan masalah kehidupan
selalu datang. Dan bila sudah tercabut, diisi dengan
program mind set baru. Yang sekarang banyak produk
mengisi program baik produk bule (NLP), sugesti,
kekuatan pikiran, maupun produk lokal yaitu olah rasa
olah hati.


Intinya adalah kita memprogram di gelombang Alpha
terbawah yang berbatasan dengan frekuensi Ruh kita
yaitu antara gelombang 6 – 8 Hz. Itulah gelombang
frekuensi yang bersumber di dalam dada yang
menggerakkan unsur alam. Kecerdasan emosional yang
menghubungkan dengan seluruh elemen alam semesta.
Kekuatan gelombang Alpha bawah -Tetha yang luarbiasa
bila diasah apapun menjadi kenyataan.


Banyak orang yang tidak menyadari memiliki kekuatan
mindset (perasaan di gelombang ini), namun diakui
apapun yang dirasakan diniatkan dengan sangat kuat
selalu menjadi kenyataan. Dan bagi anak-anak ,
biasanya yang bermain di gelombang ini adalah anak
pemurung, jarang bergaul, senang menyendiri, larut
dalam keasyikan dunianya sendiri.


Dan anak-anak yang demikian memiliki otak kanan yang
jauh lebih dominan daripada otak kirinya dan ternyata
tanpa belajar mereka bisa melakukan apapun. Jenius.
Setidaknya memiliki kreatifitas luarbiasa, bisa
menunjukkan luarbiasa walaupun baru belajar beberapa
menit, kecerdasan emosional jauh diatas rata-rata.
Gelomban kecerdasan yang juga bisa ditempuh dengan
permainan kreatifitas sesuai kesenangan dan minat sang
anak.


Salam ikhlas.

mas kris


www.mahakosmos.com

Stress, jadinya prestasi menurun, karena rangkaian listriknya korslet


Salam Sahabat Mahakosmos,


Kita ketahui bahwa tadinya kita adalah sesosok bayi tak
berdosa yang demikian indah, dengan senyumnya tanpa
dosa dan tanpa beban.


Namun seiring dewasa dengan berbagai energi yang
menghampiri yang berasal dari pikiran, perasaan,
perilaku maupun pergaulan menjadikan energi tersebut
tercipta dan bersemayam dalam rongga-rongga tubuh,
aliran darah, organ tubuh, jiwa dan raganya. Jadilah
program mind set tertanam dan menarik energi dengan
panjang gelombang – frekuensi sejenis. Dan terjadilah
apa yang diprogramkan tersebut.


Ternyata dengan manajemen kehidupan yang tidak bijak,
semua masalah kehidupan dimasukkan kedalam pikiran,
perasaan dan tubuh ini, dan jadilah masalah di kemudian
hari.


Banyak orang menghadapi kasus kehidupan hari demi
hari yang merupakan lakonnya namun ternyata tidak
bisa menerima, menjalani alias tidak ikhlas karena tidak
tercapainya harapan, dan akhirnya kepikiran terus,
masuk kedalam perasaan. Semuanya terakumulasi
menumpuk, tubuh tidak bisa menampung beban lagi,
jadilah stress.


Ujung-ujungnya semua menjadikan penyakit gak
sembuh-sembuh. Dan program masalah inilah yang
terus menerus menarik masalah yang sama tak
berkesudahan jadilah depresi berat. Ambruk.



Harapan terlalu tinggi adalah ibarat sebuah program
mind set tertanam dalam diri, sebagaimana halnya
rangkaian listrik yang mengalir sesuai programnya.
Namun ternyata hasilnya tidak sesuai, tidak mampu
menerima kenyataan hidup atas ujian, jadilah rangkaian
listrik ini korslet. Karena program awal tidak sesuai
dengan program tambahan lain alias tambahan beban
daya kehidupan.


Korslet rangkaian listrik dalam tubuh sehingga
mengakibatkan system elektronik tubuh pun kacau,
jadinya system tubuh menjadi terganggu. Syaraf-syaraf
terganggu. Dengan melemahnya tubuh, daya tahan,
jadilah prestasi semakin menurun dan terus menurun.


Wake up, bangun, jangan terjerembab terus menerus
kedalam masalah. Kenali masalahnya, programnya, dan
cabut chip programmingnya dengan mengikhlaskannya
kepada Tuhan. Kosongkan rongga tubuh, pikiran,
perasaan, organ tubuh, system tubuh, panca indera dari
chip programming yang membawa masalah ini. Biarkan
rangkaian listrik tubuh kembali normal dengan arusnya
yang teratur dengan program yang kembali positif. Dan
tanamkan dengan chip programming yang baru, serba
positif agar menarik semua yang positif kembali.


Mari kita bangun hari esok dan seterusnya dengan chip
programming baru yang jauh lebih baik.
 

Salam ikhlas

mas kris


www.mahakosmos.com

Sabtu, 22 Juni 2013

Ngerumpi sih…. gak jelas deh nasib lho!! Pusiiiiing



Salam Sahabat Mahakosmos,


Banyak sekali pengalaman diri dan juga sharing temen-temen yang intinya: kalo habis ngomongin orang kok kepala sakit dan hawa gak enak. Mereka yang punya otak kanan jauh lebih dominan akan merasakan sensasi tersebut ketika ngomongin suatu obyek atau orang lain. Frekuensi kita langsung tersambung / terkoneksi dengan frekuensi siapapun yang sedang kita bicarakan.


Apes deh kalo yang kita omongin itu sosok orang yang sedang bermasalah. What’s wrong…. ya pastilah energi masalah orang tersebut akan merambat di jembatan frekuensi yang sudah kita koneksikan. TANPA DISADARI…. kita jadi kena masalah yang sama atau katakanlah pasti mengalami masalah. Bahkan bisa jadi…. energi penyakitnya juga merambat…mengalir kepada kita, dan kita juga jadi sakit. PENYAKIT YANG SAMA.


Kalo sosok yang kita bicarakan mendalam tersebut ternyata memiliki program apes… maka kita juga akan kecipratan. Jangan salahkan Tuhan kalau semua item negatif diatas kok ikutan transfer kepada kita.


Itulah Makna Berkumpullah dengan orang Sholeh. Adalah agar tanpa disadari koneksi yang terhubung dengan orang sholeh dalam pengertian positif kepada sesama, dunia dan Tuhan maka dipastikan energi positif tersebut akan mengalir pada diri kita yang meliputi hati alam bawah sadar, pikiran dan seluruh jasad tubuh. Tersimpan, terekam dan terakumulasi menjadi program do’a yang menjadikan. Kita menjadi insan positif alias sholeh.


Energi besar akan menular…berjalan diatas tali frekuensi yang telah terkoneksi. Koneksi karena adanya fokus pikiran dan perasaan kita kepada sesuatu obyek. Ketika pikiran perasaan kita terkoneksi oleh suatu obyek yang sukses, maka energi sukses tersebut akan mengalir menjadi inspirated tercerahkan kita untuk bergerak sukses.


Namun sebaliknya kalo pikiran perasaan kita terkoneksi oleh suatu hal negatif dari diri seseorang, maka masalah orang tersebut akan mengalir menjadi program masalah dalam diri kita. Dan tentu saja, NGERUMPI jarang sekali ngomongin yang positif. Karena gak seru!! Pasti yang negatif jadi bahan olokan. Tukang ngerumpi pasti mengalami masalah sepanjang hidupnya. Ada-ada aja masalah, halangan, hambatan. Bahkan juga sakit-sakitan ketika omongin orang yang ternyata punya penyakit migrain.


Ikut-ikutan.. pussiiiiing deh. Itulah kenapa agama melarang GHIBAH alias ngomongin kejelekan orang. Karena kita akan ikutan jadi jelek. Kita menjadi jelek, tanpa disadari. Kita sendiri yang membuatnya. Jangan pernah menyalahkan orang lain, apalagi Tuhan.


Sukses, positif, negatif, menderita, penyakit gak sembuh-sembuh, beruntung atau sial….. ya karena kita sendiri yang membuatnya. Program tanpa disadari.


Salam Ikhlas
mas Kris




http://swarakesadaran.blogspot.com/search/label/Masalah%20dan%20Deritaku%20adalah%20Doa%20yang%20dikabulkan

Aplikasi Ilmu Hati Untuk Traumatik dan Healing



Salam Sahabat Mahakosmos,

Banyak terbukti bahwa penyakti yg sulit tersembuhkan karena salah satu penyebabnya yaitu masalah psikis…traumatik, emosional dll. Jadi bila sudah men-therapi sakitnya..dan berkurang..namun masih saja ada sisa sakit…berarti ada penyabab lain….bisa jadi kotoran dosa…atau juga traumatik…..yg jadi blocking.

Inilah afirmasi/do’a utk traumatik, Yaitu dg tafakur..di dimensi hati menjemput Cahaya Penyembuh yg sudah memancar di hati……tentu akan efektif ibila sudah menemukan Cahaya ini..melalui penyelarasan……bila belum ya…coba saja…semoga bisa.

1. Tepekur..merenungi…mata dipejamkan…nafas lambat…olengkan kepala sedikit kekanan (aggar otak kanan lebih dominan dan mudah masuk dimensi hati), niat: geombang otak saya 2 Hz…saya ingin merasakan hati paling dalam

2. Rasakan…hadirkan traumatiknya….misal: ditinggal tunangan kawin…. hadirkan di hati…peristiwa tersebut…rasakan penderitaannya..(tentu hati dan tubuh akan merespon…rasa yg gak enak luarbiasa)

3. Pancarkan Cahaya Peneymbuh: Ya Allah Tuhanku…pancarkan CahayaMu ke hatiku, pikiranku, dan badanku….jadikan penderitaan yg kurasakan ini lenyap sempurna…..Pancarkan Ya Allah (hitung dari 10% smp 100%, rasakan semakin besar prosentasenya…akan semakin besar daya panarnya)

4. Ilmu Ikhlas.
Ya Allah Tuhanku…kuikhlaskan seluruh penderitaan yg kurasakan ini….sakit yg kurasakan ini….aku ditinggal tunangan kawin…kuihlaskan padaMu ya Allah. Angkat penderitaanku ini ya Allah…lenyapkan dari hatku, psikisku…pikiranku, sistem tubuhku…organ tubuhku….aliran darahku…dan seluruh tubuhku….

Aku ikhlas…..terma kash…ya Allah …aku ikhlas….terma kasih…aku ikhlas……dstnya…..ikhlas…lepaskan…tarik nafas…lepaskan…aku ikhlas… Ulangi berkali2 hingga nyaman, dan energi traumatik ini lenyap sempurna. Bila penyebabnya adalah traumatik ini, maka penyakit yg tak tersembuhkan ini akan hilang…….selamanya. Bila masih sisa sakit juga….cari lagi penyebabnya….traumatik yg lain…. Demikian seterusnya….di healing kembali…..ikhlaskan

Mengikhlaskan adalah menyerahkan, memberi amanat kpd Allah pemilik Semesta ini melalui CahayaNya dalam diri kita…..yg membawanya melesat dg kecepatan Cahaya…..membawa traumatik yg kita titipkan ini…pulang kembali ke asalnya..lenyap sempurna.

Karena sesungguhnya, semua ini adalah titipan.

Salam Ikhlas
 
 
 
http://swarakesadaran.blogspot.com/search/label/Praktek