SMILE...^_^

Sabtu, 29 Juni 2013

Plat Kehidupan (Mind Set, Spirit set dan Habit) itulah Hakekat Do’a



Salam Sahabat Mahakosmos,

 
 
Dalam level energi quanta, apapun sesuatu yang terlihat dan tak terlihat berbahan dasar energi. Dan apapun motif, pikiran, niat, missi, cara pandang dalam diri adalah sesuatu energi yang tertanam dalam badan laksana sebuah chip programming yang menentukan kehidupan.

 
 
Agama menyuruh penganutnya untuk selalu berdo’a, yang merupakan afirmasi, sugesti, mantra dalam gelombang pikiran, dilakukan sebaiknya berulang-ulang di kala ibadah atau ingat pada Sang Maha Kuasa tiap saat. Dalam khasanah hukum Law of Attraction, Tarik Menarik, gesekan do’a yang berulang diafirmasikan akan menimbulkan energi dan tertanam dalam diri. Sehingga energi do’a memancar dari dalam dirinya… menarik energi yang sama… tujuan dari do’a tersebut.

 
 
Energi yang dihasilkan dalam gesekan kata-kata afirmasi do’a ternyata lebih besar efeknya ketika dalam gelombang pikiran terbawah. Kita mengenal gelombang pikiran Gamma, Beta, Alpha, Tetha dan Delta. Semakin urutan ke bawah, maka gelombang pikiran termasuk kategori level terbawah, yaitu Delta… pikiran bawah sadar, alam tidur lelap tanpa mimpi yang disitulah letak dimensi hati.

 
 
Banyak orang yang berbusa-busa berdo’a kesembuhan tidak terkabul, do’a tidak terjadi apa-apa dalam kehidupan. Mengapa? Apakah Tuhan tidak mendengar do’a kita? Atau kita yang gak ngerti rahasia metafisik prosedur Tuhan yang Maha Pengabul yang facility-nya sudah ada dalam diri, sesuai prinsip hukum-hukum universal modern diatas. 

 
 
Kelemahan dari orang berdo’a adalah tidak adanya keselarasan antara perkataan, pikiran, perasaan (spirit) dan gerak anggota tubuh (akhlak). Perkataan dalam do’a meminta rejeki… minta kaya…. namun pikiran, perasaan ternyata pesimis, juga habit gerak anggota tubuh juga malas. Bagaimana bisa? Memang cara Tuhan memberi rejeki ibarat jatuh dari langit di atas tempat ibadah, gabruk di depan orang berdo’a?

 
 
Banyak dari kita yang habit gerak anggota tubuh sudah bekerja keras, hingga membangunkan ayam jantan di pagi hari… sudah pergi bekerja dan pulang larut malam tatkala orang mau tidur. Namun hasilnya, kok ya begitu-begitu saja. Kenapa? Tuhan pilih kasih? Kok ya orang gak kenal agama, justru kaya dan makmur.

 
 
Dalam khasanah metafisik diatas, bisa jadi ada ketidaktahuan dari sang pekerja tersebut, bisa saja habitnya sudah kerja keras, namun tanpa disadari chip programming yang tertanam dalam pikiran, perasaannya adalah pesimis, selalu gagal, pecundang, tidak percaya diri, kesedihan, dan semua energi negative lainnya. Dan semuanya tanpa disadari tertanam dari kehidupan keseharian sejak kecil hingga saat ini. Energi negative itulah yang dominant memancar layaknya Hukum Law of Attraction, dan jadilah begitu.

 
 
Berhati-hatilah orang tua yang selalu menanamkan sugesti negatif, pecundang, pesimistis pada anak, karena akan menjadi program untuk anak kedepannya. Seperti: “Nak, kamu ini gak bakat jadi orang kaya, kamu ini keturunan orang susah.” Beratus-ratus kali, orang tua berpola pikir demikian, maka terjadilah sang anak terprogram demikian. Jadi orang susah. Tanpa sadar, sang orang tua telah mendo’akan negative pada anak.

 
 
Pola pikir, prasangka negatif, itulah yang tidak pernah disadari tertanam menjadi programming kehidupan yang menentukan masa mendatang. Sesungguhnya do’a yang menjadikan nyata adalah energi yang tercipta itu memancar ke seluruh badan, tertanam dalam pikiran, perasaan dan habit gerak anggota tubuh.

 
 
Berprasangka positif, pikiran positif, perasaan (spirit) positif dan kebiasaan gerak anggota tubuh yang juga positif sukses akan menimbulkan gabungan energi keselarasan. Memancar demikian kuat, dan menarik energi yang sama. Positif dan Sukses. Marilah kita tanamkan bangsa ini selalu positif dan selaras dengan dirinya sendiri, sesama dan alam semesta, juga kepada Tuhannya. Kebahagiaan, ketentraman sempurna di dunia dan setelahnya.

 
 
Dalam Program Mahakosmos, inilah salah satu tujuan yang ingin dicapai… mencabut chip program negatif dan menanamkan chip program positif yang saling selaras dalam pikiran, perasaan dan gerak anggota tubuh (ahlak) melalui olah rasa hati.
 
 
Salam Ikhlas,
Mas Kris
 
 
 
http://swarakesadaran.blogspot.com/search?updated-max=2012-10-19T05%3A02%3A00-07%3A00&max-results=5

Hati-hati sama omongan. Nanti kualat!!! Apa maknanya?



Salam Sahabat Mahakosmos,

Orangtua jadul alias jaman dulu selalu menasehati demikian. Hati-hati sama omongan, nanti kualat!!  Suatu pesan yang bagus, namun bagaikan sebuah mitos saja, gak ngerti maksudnya  memangnya kenapa?  Orang tua, gak bisa jelasin sih.Kalo ditanya, jawabannya itukan juga pesan eyang-eyangmu…. Lho, warisan!!

Banyak kisah yang saya temui dalam meberikan terapi masalah kehidupan seseorang, ternyata penyebab masalahnya adalah karena faktor omongan yang sembarangan. Banyak dari kita yang emosi disalip di tikungan ketika mengendarai mobil….langsung mengumpat keluar kata-kata mutiaranya:  “monyet lu, dasar gak waras…”   Atau senang sekali mengumpat dengan kata-kata khasnya…  ”Buluk…buluk….”  atau apapun.

Bahkan kadang kita seneng becanda dengan bahasa khas agar mudah diingat temen-temen.  Seperti contohnya:  “wah dasar sakit jiwa….”  Semuanya becandaan saja. Tahukah sahabat, becanda it’s Okeh saya.  Namun tahukah bahwa efeknya sangat luarbiasa membentuk programming dalam tubuh yang sebenarnya itulah hakekat do’a kita sendiri yang menjadikan.   

Do’a atau kata-kata yang berulang dan terekam dalam gelombang pikiran serta rongga-rongga tubuh.   Gelombang pikiran dari gamma, beta, alpha, teta, delta yang merupakan gelombang sadar dan bawah sadar.  Semuanya terhubung ke organ jantung, dan rekaman program itu mengalir dalam darah, DNA, urat-urat syarat ke seluruh tubuh.  Jadilah perbuatan, dan terus berulang menjadi kebiasaan.

Banyak orang kena penyakt aneh, susah hidupnya, karena dia sendiri yang membuatnya.  Seperti kasus ada yang kena stroke, lumpuh sebelah, dan pikirannya agak terganggu.

Setelah saya satukan dengan konsep Law of Connection yaitu menyatukan frekuensi hati kecil dengan penyebab masalahnya.   Ternyata tahukah sahabat?  Penyebabnya adalah karena kekhilafan dari omongan.


Setelah saya perhatikan, dan investigasi ke keluarga, teman-temannhya.  Benarlah olah rasa saya, bahwa yang bersangkutan seneng banget ngomong:  “bangkai hidup lu…..”   Gak waras….

Kata-kata itu sebenarnya adalah sumpah serapah untuk orang lain, siapa saja yang berbenturan dengan dia.  Namun sesungguhnya, tidak ada dampaknya bagi yang disumpahi.  Yang disumpahi ya seger-seger saja. Namun omongannya kena badan sendiri.


Akhirnya kunci intropeksi inilah yang dia harus akui dan sesali untuk diikhlaskan kembali kepada Sang Pencipta.  Lambat laun, lumpuhnya mulai pulih kembali,  berangsur-angsur sehat.     Konsep Mahakosmos sederhana hanya mengenali chip programming penyebab masalah alias Mind Set, istilah kerennya.  Mind set yang tertanam kebiasaan omongan, pikiran dan perasaan.  Kemudian dikhlaskan alias dicabut, dibersihkan dalam session Terapi Ikhlas, Tafakuran Pembersihan Mindset.

Sessi workshop yang memakan waktu seharian ini, terkesan membosankan bagi yang gak ngerti, namun seperti kurang waktunya bagi para peserta yang membutuhkan untuk mendobrak masalah kehidupan dan menggantinya dengan program kehidupan baru.  Kepinginnya lebih dari itu, 3 hari….supaya fresh dan menjadi manusia baru.


Banyak orang yang ambruk, sekarat, bisa pulih menjadi sehat dan berumur panjang.  Banyak orang yang bisnisnya hancur lebur, dan mampu bangkit. Banyak orang yang gagal, namun sukses kemudian hari. Mereka adalah orang yang mampu intropeksi mengenali penyebab kesalahan masa lalu, berani meninggalkannya dan hidup baru untuk menjadi sosok pribadi yang baru. Gak salah deh, orang tua jaman dulu kasih pesen.  Hati-hati sama omongan… karena bisa makan badan sendiri. So, berkatalah yang positif.   Jadi kalo nyumpahi temen, bilang saja:  “dasar orang sukses lu… banyak duit”
 

Salam Ikhlas,
mas Kris




http://swarakesadaran.blogspot.com/search?updated-max=2012-10-19T05%3A46%3A00-07%3A00&max-results=5

Kamis, 27 Juni 2013

Salam Memberi Manfaat Sebesar-besarnya ..... by Agus Mustofa


KEMATIAN ibarat rusaknya baterai sebagai sumber listrik dari sebuah laptop. Hardwarenya yang Pentium-4 ataupun Centrino masih utuh. Softwarenya yang canggih-canggih juga masih utuh. Tapi karena listriknya sudah turned off, maka ‘badan’ dan ‘jiwa’ komputer itu pun sudah tak berfungsi lagi. Karena ‘ruh’ telah terlepas darinya, tak menghidupi ‘badan’ dan ‘jiwanya’. 
Maka nilai sebuah laptop bukanlah pada seberapa canggih atau mahal ‘badan’ dan ‘jiwanya’. Juga bukan pada cepat atau tidaknya ‘sang listrik’ meninggalkannya. Melainkan seberapa besar komputer itu telah memberikan manfaat kepada sekitarnya, sesuai dengan fungsi dan perannya.




http://catatanagusmustofa.wordpress.com/2012/01/08/salam-memberi-manfaat-sebesar-besarnya/#more-78

KEMARAHAN dan Kebencian .... by Agus Mustofa


KEMARAHAN dan kebencian akan membuat kinerja otak menjadi turun. Mekanisme sistem limbik bakal ‘dikuasai’ oleh Amygdala sebagai sumber emosi, sehingga sinyal-sinyal pikiran – logika dan rasio – dari kawasan prefrontal cortex menjadi terhambat untuk menyeimbangkan kinerja ‘Hati Dalam’ di limbic system itu.

Para pelaku tasawuf menyebutnya sebagai ‘hati yang terhijab’. 
Al Qur’an menyebutnya sebagai ‘hati yang berpenyakit’. Getaran sistem limbik yang tidak seimbang itu bakal diresonansikan ke jantung (qalbu) dan diteruskan ke seluruh tubuh, termasuk yang bekerja lewat sistem hormonal sebagai penjaga keseimbangan (homestasis) tubuh kita.

Sehingga, orang yang dalam kondisi seperti ini akan mengalami ketidakseimbangan fisik maupun psikis. Jika diterus-teruskan, ia bakal ‘sakit badan’ maupun ‘sakit jiwa’. Makanya, jangan suka marah-marah, apalagi penuh kebencian…:)

QS. Al Baqarah (2): 10
”Di dalam HATI mereka ada PENYAKIT, lalu ditambah Allah penyakitnya (karena mereka terus memupuk di dalam perilakunya)…”

QS. Asy Syuura (42): 37
Dan orang-orang yang (beriman) menjauhi dosa-dosa besar serta perbuatan- perbuatan keji. Dan apabila mereka MARAH mereka (segera) MEMAAFKAN.

~ salam ~


http://catatanagusmustofa.wordpress.com/2013/03/04/kemarahan-dan-kebencian/

Inilah akibatnya kalo menyimpan program mindset masalah, ya masalah teyuuuus


Salam Sahabat Mahakosmos,
 

Kali ini rasa saya kepingin sekali mengeluarkan uneguneg
mengenai mind set memendam masalah , yang
tanpa disadari karena suatu kejadian - kejadian
kehidupan yang selalu bermasalah sejak kecil hingga
dewasa akhirnya menjadi sebuah chip program yang
tertanam dalam diri.


Dalam berbagai terapi kehidupan dan kejadian yang saya
lihat, ternyata banyak orang yang giat bekerja mencari
nafkah kehidupan baik di kantor, bisnis besar hingga
kecil, dan sebagainya tidak mendapatkan hasil yang
sesuai dengan perencanaannya. Target sekian ternyata
hasilnya jeblok. Selalu aja ada masalah.


Setelah saya analisis dengan olah rasa dan pengumpulan
data yang logika, semua kejadian kegagalan tersebut
karena ada programming mind set tertanam dalam diri
mereka. Programming masalah. Semua tanpa disadari
terekam dalam gelombang pikiran mereka dan akhirnya
menyatu dengan pikiran, perasaan, aliran darah, system
tubuh dan jadilah sebuah program di perilakunya.


Saya sudah menyaksikan dan membuat sebuah test yang
nilainya juga besar dan harus mempertaruhkan bisnis
sejak beberapa tahun lalu. Ternyata kegagalan
bisnisnya karena ada personal yang memiliki
programming masalah kehidupan. Hampir semua
orang yang saya interview berasumsi negatif terhadap
sosok orang tersebut. Hingga jadinya apapun yang
dipegangnya tidak pernah menjadi emas, namun hancur
jeblok.


Puluhan kali dari kasus sendiri maupun kasus orang lain,
apapun kerjasama dengan partner bermasalah, maka
akan jadi masalah. Demikian juga bila ada satu saja
team work yang memendam masalah, maka energinya
yang negatif akan menular dan jadilah team tersebut
mulai bermasalah.


Benarlah hukum semesta menganut Hukum Tarik
Menarik (Law of Attraction) bahwa apapun program
mindset yang dipendamnya akan menarik hal yang
sama. Apapun program yang tertanam tersebut
memancar aura energi yang mencari dan menarik energi
yang sama. Oleh karenanya dalam perekrutan pegawai
yang professional harus melalui bermacam-macam test
hingga psikotest untuk mengetahui attitude, potensi dan
what’s wrong with employee. 



Apa yang harus dilakukan bila ternyata ada team work
atau partner bermasalah? Ya bantulah untuk mencabut
programming masalahnya. Karena kalau tidak, ya energi
masalahnya akan menular. Dan pancaran aura
masalahnya membuat siapapun tidak nyaman untuk
berkomunikasi dengan sang bermasalah tersebut.
Partner lain pun akan jadi malas bekerjasama. Rejeki
jadi mampet.


Inilah test untuk mengatahui apakah diri ini memendam
program mind set bermasalah. Cobalah latihan
tafakur/meditasi dengan hening, relaks yang sangat
nyaman. Bisa dengan duduk atau bersila di tempat yang
hening. Lepaskan dulu masalah yang membelenggu.
Pejamkan mata, tangan di atas paha atau posisi
meditasi. Mulai latihan seolah tidak punya kepala dan
badan, seolah gak punya casingan tubuh kasar ini.


Hingga terasa badan seperti gak ada tulangnya, lemas
dan relaks. Fokus seolah berada di dalam dada. Energi
eter (ruh / spirit) di dalam dada (ulu hati). Latih terus
seolah mengawang-awang laksana energi eter yang tidak
punya jasad.


Bila sudah terasa nyaman, hawa adem, seolah lepas
tanpa ikatan masalah dan jasad, berkomunikasilah
dengan sumber suara keluar dari dalam dada (suara spirit
di ulu hati). Niatkan dengan suara dari dalam dada:
“saya ingin merasakan mind set masalah dalam diri.”
Dan rasakanlah sensasi perubahannya. Bila rasa nyaman,
adem, relaks tetap dengan rasa yang sama, tanpa
perubahan, artinya ya berarti jawabannya tidak ada
programming tersebut. Namun bila ternyata merasakan
sensasi perubahan, jadi tidak nyaman lagi, rasa gak enak,
menggelitik, berdesir, dan perubahan sensasi lainnya.
Artinya kita menyimpan program mind set masalah
tersebut.


Dan lepaskanlah program tersebut, diikhlaskan.
Caranya: akuilah bahwa kita memang menyimpan
program tersebut, nyatakan bahwa kita mohon maaf
karena tanpa disadari telah menyimpa nprogram ini yang
akhirnya membuat kehidupan menjadi sulit selalu
menarik masalah demi masalah, dan demi namaNya
serahkan kepadaNya, minta Dia mengangkat mencabut
program tersebut dengan diikhlaskan.


Semua teknik healing baik yang keluaran produk luar
negeri maupun lokal adalah me-release energi program
tersebut agar tidak lagi bersemayam di badan, baik di
pikiran, perasaan, rongga-rongga badan, aliran darah dan
semua elemen tubuh. Sehingga terasa plong, tanda tidak
ada lagi program negatif tersebut dalam diri. Itulah
program mindset yang menjadikan masalah kehidupan
selalu datang. Dan bila sudah tercabut, diisi dengan
program mind set baru. Yang sekarang banyak produk
mengisi program baik produk bule (NLP), sugesti,
kekuatan pikiran, maupun produk lokal yaitu olah rasa
olah hati.


Intinya adalah kita memprogram di gelombang Alpha
terbawah yang berbatasan dengan frekuensi Ruh kita
yaitu antara gelombang 6 – 8 Hz. Itulah gelombang
frekuensi yang bersumber di dalam dada yang
menggerakkan unsur alam. Kecerdasan emosional yang
menghubungkan dengan seluruh elemen alam semesta.
Kekuatan gelombang Alpha bawah -Tetha yang luarbiasa
bila diasah apapun menjadi kenyataan.


Banyak orang yang tidak menyadari memiliki kekuatan
mindset (perasaan di gelombang ini), namun diakui
apapun yang dirasakan diniatkan dengan sangat kuat
selalu menjadi kenyataan. Dan bagi anak-anak ,
biasanya yang bermain di gelombang ini adalah anak
pemurung, jarang bergaul, senang menyendiri, larut
dalam keasyikan dunianya sendiri.


Dan anak-anak yang demikian memiliki otak kanan yang
jauh lebih dominan daripada otak kirinya dan ternyata
tanpa belajar mereka bisa melakukan apapun. Jenius.
Setidaknya memiliki kreatifitas luarbiasa, bisa
menunjukkan luarbiasa walaupun baru belajar beberapa
menit, kecerdasan emosional jauh diatas rata-rata.
Gelomban kecerdasan yang juga bisa ditempuh dengan
permainan kreatifitas sesuai kesenangan dan minat sang
anak.


Salam ikhlas.

mas kris


www.mahakosmos.com

Stress, jadinya prestasi menurun, karena rangkaian listriknya korslet


Salam Sahabat Mahakosmos,


Kita ketahui bahwa tadinya kita adalah sesosok bayi tak
berdosa yang demikian indah, dengan senyumnya tanpa
dosa dan tanpa beban.


Namun seiring dewasa dengan berbagai energi yang
menghampiri yang berasal dari pikiran, perasaan,
perilaku maupun pergaulan menjadikan energi tersebut
tercipta dan bersemayam dalam rongga-rongga tubuh,
aliran darah, organ tubuh, jiwa dan raganya. Jadilah
program mind set tertanam dan menarik energi dengan
panjang gelombang – frekuensi sejenis. Dan terjadilah
apa yang diprogramkan tersebut.


Ternyata dengan manajemen kehidupan yang tidak bijak,
semua masalah kehidupan dimasukkan kedalam pikiran,
perasaan dan tubuh ini, dan jadilah masalah di kemudian
hari.


Banyak orang menghadapi kasus kehidupan hari demi
hari yang merupakan lakonnya namun ternyata tidak
bisa menerima, menjalani alias tidak ikhlas karena tidak
tercapainya harapan, dan akhirnya kepikiran terus,
masuk kedalam perasaan. Semuanya terakumulasi
menumpuk, tubuh tidak bisa menampung beban lagi,
jadilah stress.


Ujung-ujungnya semua menjadikan penyakit gak
sembuh-sembuh. Dan program masalah inilah yang
terus menerus menarik masalah yang sama tak
berkesudahan jadilah depresi berat. Ambruk.



Harapan terlalu tinggi adalah ibarat sebuah program
mind set tertanam dalam diri, sebagaimana halnya
rangkaian listrik yang mengalir sesuai programnya.
Namun ternyata hasilnya tidak sesuai, tidak mampu
menerima kenyataan hidup atas ujian, jadilah rangkaian
listrik ini korslet. Karena program awal tidak sesuai
dengan program tambahan lain alias tambahan beban
daya kehidupan.


Korslet rangkaian listrik dalam tubuh sehingga
mengakibatkan system elektronik tubuh pun kacau,
jadinya system tubuh menjadi terganggu. Syaraf-syaraf
terganggu. Dengan melemahnya tubuh, daya tahan,
jadilah prestasi semakin menurun dan terus menurun.


Wake up, bangun, jangan terjerembab terus menerus
kedalam masalah. Kenali masalahnya, programnya, dan
cabut chip programmingnya dengan mengikhlaskannya
kepada Tuhan. Kosongkan rongga tubuh, pikiran,
perasaan, organ tubuh, system tubuh, panca indera dari
chip programming yang membawa masalah ini. Biarkan
rangkaian listrik tubuh kembali normal dengan arusnya
yang teratur dengan program yang kembali positif. Dan
tanamkan dengan chip programming yang baru, serba
positif agar menarik semua yang positif kembali.


Mari kita bangun hari esok dan seterusnya dengan chip
programming baru yang jauh lebih baik.
 

Salam ikhlas

mas kris


www.mahakosmos.com

Sabtu, 22 Juni 2013

Ngerumpi sih…. gak jelas deh nasib lho!! Pusiiiiing



Salam Sahabat Mahakosmos,


Banyak sekali pengalaman diri dan juga sharing temen-temen yang intinya: kalo habis ngomongin orang kok kepala sakit dan hawa gak enak. Mereka yang punya otak kanan jauh lebih dominan akan merasakan sensasi tersebut ketika ngomongin suatu obyek atau orang lain. Frekuensi kita langsung tersambung / terkoneksi dengan frekuensi siapapun yang sedang kita bicarakan.


Apes deh kalo yang kita omongin itu sosok orang yang sedang bermasalah. What’s wrong…. ya pastilah energi masalah orang tersebut akan merambat di jembatan frekuensi yang sudah kita koneksikan. TANPA DISADARI…. kita jadi kena masalah yang sama atau katakanlah pasti mengalami masalah. Bahkan bisa jadi…. energi penyakitnya juga merambat…mengalir kepada kita, dan kita juga jadi sakit. PENYAKIT YANG SAMA.


Kalo sosok yang kita bicarakan mendalam tersebut ternyata memiliki program apes… maka kita juga akan kecipratan. Jangan salahkan Tuhan kalau semua item negatif diatas kok ikutan transfer kepada kita.


Itulah Makna Berkumpullah dengan orang Sholeh. Adalah agar tanpa disadari koneksi yang terhubung dengan orang sholeh dalam pengertian positif kepada sesama, dunia dan Tuhan maka dipastikan energi positif tersebut akan mengalir pada diri kita yang meliputi hati alam bawah sadar, pikiran dan seluruh jasad tubuh. Tersimpan, terekam dan terakumulasi menjadi program do’a yang menjadikan. Kita menjadi insan positif alias sholeh.


Energi besar akan menular…berjalan diatas tali frekuensi yang telah terkoneksi. Koneksi karena adanya fokus pikiran dan perasaan kita kepada sesuatu obyek. Ketika pikiran perasaan kita terkoneksi oleh suatu obyek yang sukses, maka energi sukses tersebut akan mengalir menjadi inspirated tercerahkan kita untuk bergerak sukses.


Namun sebaliknya kalo pikiran perasaan kita terkoneksi oleh suatu hal negatif dari diri seseorang, maka masalah orang tersebut akan mengalir menjadi program masalah dalam diri kita. Dan tentu saja, NGERUMPI jarang sekali ngomongin yang positif. Karena gak seru!! Pasti yang negatif jadi bahan olokan. Tukang ngerumpi pasti mengalami masalah sepanjang hidupnya. Ada-ada aja masalah, halangan, hambatan. Bahkan juga sakit-sakitan ketika omongin orang yang ternyata punya penyakit migrain.


Ikut-ikutan.. pussiiiiing deh. Itulah kenapa agama melarang GHIBAH alias ngomongin kejelekan orang. Karena kita akan ikutan jadi jelek. Kita menjadi jelek, tanpa disadari. Kita sendiri yang membuatnya. Jangan pernah menyalahkan orang lain, apalagi Tuhan.


Sukses, positif, negatif, menderita, penyakit gak sembuh-sembuh, beruntung atau sial….. ya karena kita sendiri yang membuatnya. Program tanpa disadari.


Salam Ikhlas
mas Kris




http://swarakesadaran.blogspot.com/search/label/Masalah%20dan%20Deritaku%20adalah%20Doa%20yang%20dikabulkan

Aplikasi Ilmu Hati Untuk Traumatik dan Healing



Salam Sahabat Mahakosmos,

Banyak terbukti bahwa penyakti yg sulit tersembuhkan karena salah satu penyebabnya yaitu masalah psikis…traumatik, emosional dll. Jadi bila sudah men-therapi sakitnya..dan berkurang..namun masih saja ada sisa sakit…berarti ada penyabab lain….bisa jadi kotoran dosa…atau juga traumatik…..yg jadi blocking.

Inilah afirmasi/do’a utk traumatik, Yaitu dg tafakur..di dimensi hati menjemput Cahaya Penyembuh yg sudah memancar di hati……tentu akan efektif ibila sudah menemukan Cahaya ini..melalui penyelarasan……bila belum ya…coba saja…semoga bisa.

1. Tepekur..merenungi…mata dipejamkan…nafas lambat…olengkan kepala sedikit kekanan (aggar otak kanan lebih dominan dan mudah masuk dimensi hati), niat: geombang otak saya 2 Hz…saya ingin merasakan hati paling dalam

2. Rasakan…hadirkan traumatiknya….misal: ditinggal tunangan kawin…. hadirkan di hati…peristiwa tersebut…rasakan penderitaannya..(tentu hati dan tubuh akan merespon…rasa yg gak enak luarbiasa)

3. Pancarkan Cahaya Peneymbuh: Ya Allah Tuhanku…pancarkan CahayaMu ke hatiku, pikiranku, dan badanku….jadikan penderitaan yg kurasakan ini lenyap sempurna…..Pancarkan Ya Allah (hitung dari 10% smp 100%, rasakan semakin besar prosentasenya…akan semakin besar daya panarnya)

4. Ilmu Ikhlas.
Ya Allah Tuhanku…kuikhlaskan seluruh penderitaan yg kurasakan ini….sakit yg kurasakan ini….aku ditinggal tunangan kawin…kuihlaskan padaMu ya Allah. Angkat penderitaanku ini ya Allah…lenyapkan dari hatku, psikisku…pikiranku, sistem tubuhku…organ tubuhku….aliran darahku…dan seluruh tubuhku….

Aku ikhlas…..terma kash…ya Allah …aku ikhlas….terma kasih…aku ikhlas……dstnya…..ikhlas…lepaskan…tarik nafas…lepaskan…aku ikhlas… Ulangi berkali2 hingga nyaman, dan energi traumatik ini lenyap sempurna. Bila penyebabnya adalah traumatik ini, maka penyakit yg tak tersembuhkan ini akan hilang…….selamanya. Bila masih sisa sakit juga….cari lagi penyebabnya….traumatik yg lain…. Demikian seterusnya….di healing kembali…..ikhlaskan

Mengikhlaskan adalah menyerahkan, memberi amanat kpd Allah pemilik Semesta ini melalui CahayaNya dalam diri kita…..yg membawanya melesat dg kecepatan Cahaya…..membawa traumatik yg kita titipkan ini…pulang kembali ke asalnya..lenyap sempurna.

Karena sesungguhnya, semua ini adalah titipan.

Salam Ikhlas
 
 
 
http://swarakesadaran.blogspot.com/search/label/Praktek

Ilmu Hati Untuk Diabetes dan kolestrol



Salam Sahabat Mahakosmos,

Banyak testimoni yg menyatakan bahwa diabetes-nya sudah berkurang bahkan sudah tidak lagi minum obat dan normal. Juga Asam urat dan kolestrol.
Dibawah ini adalah afirmasi/do’a utk melenyapkan racun tersebut dalam darah. Tentu ini bisa berdampak efektif, bila sudah menemukan Cahaya Penyembuhan dalam diri. Cahaya yg sudah memancar ke lapisan terdalam hati…..itulah gunanya tafakur masuk dimensi hati utk menjemput Cahaya itu sebagai kendaraan atas apapun afirmasil/doa’.

1. Tepekur....olah rasa…masuk ke frekuensi 2 Hz….dg niat gelombang otak saya 2 Hz….saya ingin merasakan hati terdalam

2. Niat: Saya ingin merasakan kadar diabetes dalam darah saya….. (tentu bila diabetes…maka hati dan tubuh akan merespon..dg rasa yg gak enak…mual,…desiran..extrem)

3. Niat di hati: Ya Allah Tuhanku…pancarkan Cahaya PenyembuhMu ke seluruh aliran darahku…Jadikan seluruh diabetes ku lenyap sempurna……Pancarkan Ya Allah (hitung 10% s/d 100%, semakin besar prosentasenya silahkan rasakan akan semakin besar daya pancarnya)

4. Pake Ilmu Ikhlas
Ya Allah Tuhanku..kuikhlaskan seluruh diabetesku ini pada Mu, Wahai Pemilik Cahaya Penyembuh…. angkat seluruh diabetesku….lenyapkan dalam darahku…kuserahkan padaMu…..aku ikhlas.Terima kash Ya Allah…aku Ikhlas….terma kash…aku ikhlas…..(dstnya..hingga rasa menjadi nyaman)

Demikian juga satu persatu….kolestrol-nya, kemudian asam urat….nya. Teknik ini saya saya pergunakan setelah saya makan durian yg banyak, sate kambing yg banyak…yg penuh kolestrol… berapapun berani (apalagi kalo dibayarin…) Sehingga kolestrol tidak “berani” mampir dibadan.

Salam Ikhlas
mas kris



http://swarakesadaran.blogspot.com/search/label/Praktek

Hukum Sebab Akibat



Masalah…penyakit aneh…halangan rejeki…dkk karena kita sendiri yang membuatnya di waktu sebelumnya… Teknik Mahakosmos adalah sangaaaat sederhana…kesederhanaan yg memunculkan keluarbiasaan. Yaitu menemukan Cahaya Illahi (RuhNya) dalam diri kita sendiri, pengiring seperjalanan turun ke dunia dan pulang kembali. Dan menjadi obat segala masalah kehidupan.

Keselarasan antara ragawi, spirit dan RuhNya…dimensi Cahaya. Penyembuhan Mahakosmos juga sangat sederhana, hanya mencari penyebabnya kenapa kita dikasih ujian sakit tak kunjung sembuh….kenapa bisnis jadi macet…kenapa rumah tangga berantakan…kenapa selalu dirundung masalah….kenapa saya diguna-guna orang…. Kalau jawabnya:yah….sudah takdir Allah. Ya terima saja, ini namanya menyerah total. Padahal kita dikarunia pikiran. Atau banyak juga yg menyalahkan Allah, dan agama, jadilah menjauhi agama….ini namanya akal dan pikiran sudah tersumbat.

Allah menjadikan alam semesta dan aturan mainnya dengan ketelitian yg sangat Luarbiasa. Salah satunya Hukum Sebab Akibat. Masalah, penyakit, kesulitan yg terjadi….karena kita sendiri yg membuatnya….di waktu lalu sebelumnya.

Dalam setiap terapi, hukum sebab akibat inilah yg terjadi. Serngkali saya temui yg berpenyakit kronis…atau penyakit aneh tak tersembuhkan…ternyata masalahnya adalah: traumatik, kesalahan sama istri, sama anak, orang tua, atau kadang rekan kerja….. Ketika sumbatan itu diikhlaskan…diserahkan kepada Allah, ternyata sakitnya sembuh total.

Demikian juga masalah2 yg selalu datang dalam hidup…ternyata sepele…banyak maksiat…dan suka mencederai hak orang lain. Atau, penyakit tak tersembuhkan…sering sesak..radang…ternyata setelah direnungi dengan olah hati….penyebabnya karena dulu pernah sakit hati ditinggal kawin tunangannya….

Atau ada masalah rejeki yg tersumbat….ternyata setelah tepekur direnungi…penyebabnya adalah orang tua yg sakit hati….karena ucapan sering menyakiti perasaan orang tua. Ridho Allah, adalah ridho orang tua. Alam semesta menutup pintu rejekinya. Atau gangguan tekanan darah, diabetes, asam urat, kolestrol, toserba…semuanya ada…..setelah direnungi….penyebabnya adalah “terbiasa” korupsi….

Namun apapun itu, Mahakosmos adalah cara sederhana utk tafakur, tepekur merenungi “ada apa dalam diri…sumbatan apa…penghalang apa dalam diri…..” atas segala masalahnya. Indera Hati adalah indera yg paling tajam menganalisis…level energi quanta….sehalus apapun. Baik energi penyakit, karakter, sifat, sumbatan rejeki….dosa, kotoran badan, traumatik, emosional, niat, motif, trend bisnis, atau apapun di sekitarnya, juga jiwa kita sendiri. Inilah yg disebut MENGENALI DIRI.
Sumbatan (penghalang atau hijab) yang telah diketemukan inilah yg kemudian kita introspeksi…sadari…mengakui…minta ampun…dan ikhlaskan..serahkan kepada Pemiliknya, yaitu Allah.

Dengan secepat cahaya, maka Cahaya Illahi dalam diri inilah yg mengantar sumbatan ini melesat….kembali kepada ke Sang Pemilik. Dan selesailah penyakitnya, masalahnya. Karena sudah pulang. Dengan ketekunan mengolah ketajaman rasa hati…akan bermanfaat dalam kehidupan…intuisi yg tajam.

Dan ketekunan melepas sumbatan tiap hari…tanpa disadari…telah mengurangi kotoran dosa yang telah kita buat sejak kecil hingga segede gini. Tanpa disadari….meningkatkan kualitas hidup…sehat…jauh dari masalah….rejeki mudah…sahabat berdatangan….rumah tangga sehat…tetangga harmonis…..dan pulang meninggalkan dunia dalam keadaan tentram bersih….didioakan sahabat dan pasukan langit.

Tanpa disadari lagi…..menemukan surga kehidupan. Surga dunia yg merupakan perwujudan surga kekal nantinya.
Salam Hormat,




http://swarakesadaran.blogspot.com/search/label/Sunnatullah-Hukum%20Alam