SMILE...^_^

Rabu, 29 Desember 2010

Ooh … jatuh cinta itu indah sekali …



Ooh … jatuh cinta itu indah sekali …

Karena,

Belum ada keharusan untuk
bayar sewa rumah, rekening listrik,
perbaiki pompa air yang rusak,
mertua yang turut campur,
istri boros, suami kasar,
tak suka kesukaan masing-masing,
dan saling merahasiakan sms dan bbm.

Itu sebabnya, bila Anda jatuh cinta,
pastikanlah Anda jatuh cinta
kepada orang yang akan tetap
mencintai Anda,
dan yang akan tetap Anda cintai.

by Mario Teguh

Makanan Terbaik Cegah Derita Menstruasi

VIVAnews - Menstruasi sering menjadi periode menyiksa bagi sebagian wanita. Perubahan hormon saat menstruasi mengubah kerja tubuh dan emosi wanita.

Untuk mengatasi keluhannya, simak beberapa jenis makanan yang dapat meringankan derita sindrom pra menstruasi (PMS) sekaligus mempertahankan tingkat energi, seperti dikutip dari Cosmopolitan.com.

Hari 1-5

Emosi mengalami periode yang sangat sensitif. Asupan makanan kaya magnesium seperti bayam dan berbagai biji-bijian akan memperbaiki emosi lebih baik. Dianjurkan juga makanan kaya asam lemak omega 3 seperti ikan salmon, sarden, dan kacang walnut yang menenangkan saraf.

Hari 6-13

Selama periode ini tubuh memproduksi hormon yang melindungi Anda dari stres hingga Anda lebih mudah makan makanan sehat. Perbanyak asupan buah dan sayur-sayuran.

Hari 14-17

Semua indra semakin peka, termasuk terhadap rasa makanan. Manjakan diri Anda dengan makanan mengandung protein seperti keju, lobster, daging sapi, dll

Hari 18-23

Masa di mana jumlah hormon progesteron memuncak dalam tubuh serta kinerja usus melambat. Pada periode ini dianjurkan untuk mengasup makanan kaya serat seperti beras merah, barley, dan sayuran agar mengurangi sembelit sekaligus mempertahankan energi.

Hari 24-28

Merupakan puncak sindroma pra menstruasi (PMS) yang ditandai perubahan hormon dalam tubuh. Asup karbohidrat dan protein dengan porsi sesuai untuk menstabilkan gula darah. Kurangi konsumsi beras putih dan perbanyak buah dan sayur. Makanan yang bisa memperbaiki mood Anda saat ini adalah seporsi es krim.

Mayoritas wanita memiliki siklus menstruasi 28 hari. Namun, faktor lingkungan seringkali membuat siklus menstruasi bisa berubah dengan kisaran 22 sampai 36 hari. Siklus dihitung dari hari pertama menstruasi sampai hari terakhir sebelum menstruasi di bulan berikutnya


dikutip dari : vivanews









Ketidak sempurnaanku karena tiada dirimu melengkapi setengah dari yg tidak terisi....

Kita adalah SATU dari setengah yg terbagi, terberai dari ringkasan jejak jalan yg terukirkan olehNYA...

Wahai pelepas dahaga membara,
...
ku tunggu segelas air cintamu bersama selimut sederhana kasih yg SEMPURNA.....

.
(Ratih Septiana)



Saat kesedihan datang melanda dalam hidupmu,,,cobalah untuk tetap tegar,,,meskipun air mata jatuh ikut mengiringi hati yang sedang pilu,,,tapi ingatlah bahwa Allah Maha Tahu segalanya,,,Dan hanya Allah lah Sang Maha Pengasih dan Maha Penyayang Sejati,,,yang takkan pernah meninggalkan kita,,,selama kita terus mengingatNya,,,

Tugas Si Pikiran dan Do'a untuknya


Tugas kita bukanlah memikirkan apa yang kita pikirkan...
Tapi tugas utama Si Pikiran adalah memikirkan cara yang efektif untuk mengalahkan kita...

Tentu saja, sebagai "seorang" Pikiran sejati..
Dia tidak mau menjadi Si Pikiran yang gagal menunaikan tugasnya...
Sehingga dia terus menggoda kita..
sampai kita meyakini bahwa :"Kita adalah apa yang kita pikirkan"

Sahabat yang dianugerahi Pikiran sebagai ujian dan kenikmatan...
Mari kita berdo'a kepada Allah...

Ya Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang...

Aku terima sepenuhnya dengan ikhlas lapang dada :
semua pikiran negatif yang pernah datang kepadaku...
Aku terima kehadiran setiap tamu :
yang menjengkelkan yang sering hadir dalam ruang pikiranku...
Aku terima kunjungan Syaitan beserta koleganya ;
yang sering mengajak aku berdiskusi hingga tengah malam..
Sehingga aku pun sering kelelahan
Dan aku terima kelelahanku ini...

Ya Allah Yang Maha Pemaaf dan Maha Pengampun...

Aku maafkan semua pikiranku ini...
Aku maafkan semua tamu yang hadir ke dalam pikiranku ini....
Maka maafkanlah pikiranku...
Dan maafkanlah aku yang masih sering jengkel atas kehadiran syaitan
ke dalam ruang pikiranku

Maka,
Ampunilah aku...
Bersihkanlah aku..
Rahmatilah aku...
Hidayahilah aku...

Ya Allah Yang Maha Pengampun lagi Maha Bijaksana...

Aku lepaskan semua pikiranku dari diriku...
Aku bukanlah pikiranku..
Aku bukanlah apa yang aku pikirkan....
Aku hanyalah aku yang merdeka dari semua makhluk,
kecuali aku hanya bergantung padaMu
Maka lepaskanlah semua pikiran yang tak kubutuhkan itu dari diriku...
Dan gantungkanlah diriku hanya kepadaMu
Sebab, Engkaulah sebaik-baiknya tempat bergantung...

Ya Allah Yang Maha Menggerakkan Alam Semesta...

Aku serahkan semua urusan pikiran ini kepadaMu...
Sebab hanya Engkaulah yang menggerakkan semua pikiran yang ada di alam semesta ini...
Maka gerakkanlah kepadaku berbagai pikiran terbaik dariMu...
Dan berikanlah aku kemampuan untuk :
Mencuekkan dan mengabaikan setiap pikiran yang tak perlu
yang berkunjung ke dalam ruang pikiranku...

Amien...

Wallahu alam
KZ

Coba menguak sebagian RAHASIA dari SABAR, SYUKUR dan MANISNYA IMAN



SETIDAKNYA ada TIGA hal yang kita RASAkan dalam hidup ini.

1. Penderitaan/Ketidakbahagiaan
2. Kesenangan/Kebahagiaan
3. Ketenangan/Manisnya Iman

Dan tentu saja, hidup kita bukanlah sekedar mencari KEBAHAGIAAN, apalagi mencari KETIDAKBAHAGIAAN, yup tentu saja tidak. Tapi hidup kita adalah untuk mencari KETENANGAN yang sejati, sehingga merasakan MANISNYA IMAN.

"YAA AYYATUHAN NAFSUL MUTHMAINNAH"... "Wahai JIWA yang TENANG"

IMAN adalah MUTIARA yang TAK TERLIHAT yang tak bisa ditukar dengan mutiara yang terlihat. Dan jika seorang hamba sudah berHASIL meRASAkan MANISnya IMAN, maka ia TIDAK LAGI SIBUK mengejar KEBAHAGIAAN dan tidak lagi khawatir dengan KETIDAKBAHAGIAAN. Kok bisa?

Mari kita bahas. Sahabatku, kira-kira kapankah seseorang itu MENDERITA dan kapan pula seseorang itu SENANG BAHAGIA?

Sesungguhnya seseorang itu MENDERITA karena ia TERIKAT dengan hal-hal yang TIDAK DISUKAINYA. Sahabatku, biarkanlah ada hadir beberapa hal yang tidak Anda sukai, yang penting Anda tidak terikat kepadanya, sehingga menyebabkan Anda terganggu kekhusyuan ibadah Anda dikarenakan ingat terus permasalahan Anda.

Kemudian, sesungguhnya seseorang itu SENANG BAHAGIA ketika ia TERIKAT dengan hal-hal yang DISUKAINYA. Sahabatku, tak mengapa ada hal-hal yang Anda sukai dalam hidup ini selama Anda tidak terikat kepadanya sehingga Anda terlena karenanya dan menyebabkan tidak khusyu beribadah karena teringat terus kepada hal yang mengikat Anda.

Dan kapan seseorang itu TENANG dan merasakan MANISNYA IMAN?

Sesungguhnya seseorang menjadi TENANG dan merasakan MANISNYA iman ketika ia TIDAK TERIKAT dengan hal-hal yang TIDAK DISUKAINYA dan TIDAK pula TERIKAT dengan hal-hal yang DISUKAINYA. Tapi ia HANYA TERIKAT kepada ALLAH SWT beserta apa pun yang diperintahkanNya dan apa pun yang dilarangNya. Nah inilah seorang hamba yang tidak hanya meyakini ayat : ALLAAHU AHAD, tapi juga sudah sampai kepada tahap meyakini ayat: ALLAHUSH SHOMAD.

Itu sebabnya Rosulullah saw pernah bersabda :
Sungguh menakjubkan perkaranya orang yang berIMAN, karena SEGALA URUSANnya adalah BAIK baginya. Dan hal yang demikian itu tidak akan terdapat KECUALI HANYA pada orang MUKMIN (Ber-IMAN); yaitu jika ia mendapatkan keBAHAGIAan, ia berSYUKUR, karena (ia mengetahui) bahwa hal tersebut merupakan yang TERBAIK untuknya. Dan jika ia tertimpa MUSIBAH, ia berSABAR, karena (ia mengetahui) bahwa hal tersebut merupakan hal TERBAIK bagi dirinya.” (HR. Muslim)

Nah, itu sebabnya TERBUKAlah kini sebagian fungsi dari SABAR dan SYUKURyang terkait dengan MANISNYA IMAN. Apakah itu?

1. SABAR adalah kemampuan diri untuk meLEPASkan keTERIKATAN dari hal-hal yang TIDAK kita SUKAI dan kita berhasil KEMBALI hanya terikat kepada ALLAH saja, sehingga kita mampu merasakan MANISNYA IMAN. Itu sebabnya ALLAH berfirman bahwa "JADIkanlah SABAR dan SHOLAT sebagai penolongmu, dan hal ini sangatlah berat kecuali bagi orang-orang yang KHUSYU (yakni yang terikat hanya kepada ALLAH)". Dan itu pula sebabnya ALLAH menyuruh kita mengucapkan "Innaa lillaahi wa innaa ilaihi rooji'uun" ketika kita terkena musibah, yang artinya "Sungguh kami milik ALLAH dan sungguh kepadaNYAlah kami akan KEMBALI". So, Sabar adalah sebuah usaha untuk mengKEMBALIkan diri kita untuk hanya TERIKAT kepada ALLAH saja...

2. SYUKUR adalah kemampuan diri untuk meLEPASkan keTERIKATAN dari hal-hal yang kita SUKAI dan kita pun kembali hanya TERIKAT kepada ALLAH saja, sehingga ditambahkanlah bagi kita kenikmatan yang sejati. Apakah kenikmatan yang sejati itu? Kenikmatan yang sejati itu adalah MANISNYA IMAN, dan bukan manisnya materi yang kita miliki. MANISNYA MATERI bukanlah KENIKMATAN SEJATI melainkan adalah KENIKMATAN RELATIF. Itulah makna sejati dari "La insyakartum la aziidan nakum" yang artinya "Sungguh jika kamu berSYUKUR, pasti AKU TAMBAHKAN bagimu".

Yup, apakah yang ditambahkan ALLAH bagi hamba yang bersyukur? Sip, Betul sekali, yang ditambahkan oleh ALLAH kepada mereka adalah MANISNYA IMAN, bukan sekedar manisnya materi sebagaimana yang banyak dipahami oleh sebagian dari kita selama ini. Sebab, jika yang dimaksud adalah peNAMBAHAN dari sisi materi, maka akan berbahaya maknanya jika ada seorang suami yang "bersyukur karena telah memiliki SEORANG istri yang cantik". Nah, menurut Anda, Kira-kira apakah yang ditambahkan baginya? Apakah ditambah lagi istrinya ataukah ditambahkan ketenangan beriman bersama istrinya yang sekarang?

3. Dengan demikian, jika Anda membiasakan diri MELEPASKAN diri dari KETERIKATAN terhadap hal-hal yang Anda sukai, maka ALLAH SWT akan mempermudah ANDA atau akan membantu Anda untuk berhasil MELEPASKAN diri dari KETERIKATAN terhadap hal-hal yang tidak Anda sukai. Inilah sebuah keseimbangan, sehingga Anda pun tetap nyaman istiqomah berada di "Ruang Tenang" bersama-Nya, dalam kondisi apa pun, sesenang dan sesusah apa pun. Insya ALLAH.

Wallahu 'alam bish-showab

KZ

Selasa, 28 Desember 2010



Mencintai satu jiwa

karena kualitas dan kelebihannya
adalah sesuatu yang wajar dan
mudah untuk dilakukan.
Tetapi…
Mcintai krn kekurangan
& kelemahan seseorang,
Itu bukan kemampuan dr jiwa2 biasa
Tuhan mencintai qt
Bukan krn qt sempurna
Tetapi krn qt menyerahkan diri 
Bersama smua kekurangan qt
Hanya Tuhan,
Yg mampu sepenuhnya mcintai qt
Beserta kelemahan qt




By: Mario Teguh

Nasihat Seekor Induk Laba-Laba

Seekor  Induk laba-laba memberikan nasihat pada anak-anaknya:
 “Mulai sekarang kalian harus berdiri sendiri, keluarga kita memiliki semangat pantang menyerah, harus giat berjuang dan berusaha. Pekerjaan kalian hanyalah merajut dan terus merajut sarang kalian sendiri. Dari sanalah kalian akan memperoleh makanan dari hasil kerja keras kalian sendiri.”
 “Walau pada kenyataannya banyak manusia yang tidak suka dengan sarang yang dengan susah payah kita buat, kalian harus mengerti sebabnya, karena kita telah masuk ke dalam rumah mereka. Manusia senang kebersihan, maka bila kalian membuat sarang di sembarang tempat dalam rumah mereka, sudah pasti kalian tidak akan pernah hidup dengan tenang. Bila kalian membuat sarang di halaman, di pohon atau di tempat-tempat yang tidak menganggu banyak orang, maka kalian akan dapat bertahan hidup.”
 “Jangan berpikir pekerjaan kalian adalah pekerjaan yang sia-sia, pada saat pagi hari embun membasahi sarang kita, dan mentari mulai bersinar, lihatlah hasil karyamu yang indah. Warna indah dari air liur yang menjadi benang akan memancarkan warna pelangi nan indah. Inilah keindahan hidup sebagai laba-laba.”
 “Jangan merasa kecil hati, saat banyak yang tidak suka dengan kehadiranmu, tetapi lihatlah semangat, keuletan dan kerja keras keluarga kita. Jangan malas untuk menambal sarang yang rusak, dan jangan putus asa untuk mengisi kehidupan dengan hal yang berarti. Walau kita kaum binatang yang tidak berguna, tetapi suatu kemuliaan untuk mengisi hidup dengan kerja keras dan hasil karya serta ketekunan membuat sarang laba-laba yang indah.”



**serangga kura diujung daun**




serangga kura diujung daun
bukan letih menanti pasti
pemandangan indah itu mempesona hati

serangga kura diujung daun
siapkan terbang ketaman indah
melayang bebas kuatkan hati

serangga kura diujung daun
mengeja beraneka lembaran terlampaui
memaknai seluas taman tak terperi 

serangga kura diujung daun
menghirup segar inti mewangi
menyerap aroma hikmah sejati

(by : Adi Wijaya Sastra)

Cinta Yang Tulus

By: M. Agus Syafii

Ada seorang perempuan muda bertutur tentang cinta yang tulus, kisah itu seolah mengiris luka dihati. berikut ini penuturannya. 'Pagi itu klinik sangat sibuk. Sekitar jam 9.30 seorang pria berusia 70-an datang utk membuka jahitan pada luka di ibu jarinya. Aku menyiapkan berkasnya dan memintanya menunggu, sebab semua dokter masih sibuk, mungkin dia baru dapat ditangani setidaknya 1 jam lagi. Sewaktu menunggu, pria tua itu nampak gelisah, sebentar-sebentar melirik ke jam tangannya. Aku merasa kasihan. Jadi ketika sedang luang aku sempatkan untuk memeriksa lukanya, dan nampaknya cukup baik dan kering, tinggal membuka jahitan dan memasang perban baru.

Pekerjaan yg tidak terlalu sulit, sehingga atas persetujuan dokter aku memutuskan untuk melakukannya sendiri. Sambil menangani lukanya, aku bertanya apakah dia punya janji lain hingga tampak terburu-buru.

Lelaki tua itu menjawab tidak, dia hendak ke rumah jompo untuk makan siang bersama istrinya, seperti yang dilakukannya sehari-hari.

Dia menceritakan bahwa istrinya sudah dirawat di sana sejak beberapa waktu dan istrinya mengidap penyakit Alzheimer. Lalu kutanya apakah istrinya akan marah kalau dia datang terlambat. Dia menjawab bahwa istrinya sudah tidak lagi dapat mengenalinya sejak 5 tahun terakhir. Aku sangat terkejut dan berkata,' Dan bapak masih kesana setiap hari walaupun istri bapak sudah tidak kenal lagi?'

Dia tersenyum ketika tangannya menepuk tangan ku sambil berkata, 'Dia memang tidak mengenali saya, tapi saya masih mengenali dia kan?'

Aku terus menahan air mata sampai kakek itu pergi, tangan ku masih tetap merinding, 'Cinta kasih seperti itulah yang aku mau dalam hidupku.' Cinta sesungguhnya tidak bersifat fisik atau romantis.

Cinta yang tulus adalah menerima apa adanya yang terjadi saat ini, yang sudah terjadi, yang akan terjadi, dan yang tidak akan pernah terjadi. Orang yang paling berbahagia tidaklah harus memiliki segala sesuatu yang terbaik, mereka hanya berbuat yang terbaik dengan apa yang mereka miliki.

---
'Ya Tuhan kami, anugerahkanlah kami pasangan hidup dan keturunan yang menyenangkan hati kami, dan jadikanlah kami pemimpin orang-orang yang bertaqwa.'( Q.S: Al-Furqaan : 74).

Wassalam,
M. Agus Syafii