SMILE...^_^

Sabtu, 22 Mei 2010

Idealkah Berat Badan Anda ?

Cara paling mudah untuk menentukan apakah berat badan anda ideal atau tidak adalah dengan menggunakan rumus berikut ini :

Indeks Massa Tubuh (IMT) = Berat Badan (kg) dibagi dengan Tinggi Badan (m) kuadrat
IMT dianggap ideal jika nilainya lebih kecil dari 25. Dari pedoman tersebut akan diperoleh standar tinggi badan dan berat badan ideal berikut :

Tinggi Badan 1.55 m (Berat Badan 60 kg)
Tinggi Badan 1.6 m (Berat Badan 64 kg)
Tinggi Badan 1.65 m (Berat Badan 68 kg)

Jika nilai IMT :
Di atas 30 : obesitas
Di atas 25 : kelebihan berat badan
Antara 18,5 - 25 : Ideal
Di bawah 18,5 : berat badan di bawah normal
Di bawah 15 : berarti ada masalah dengan pola makan (eating disorder)

dikutip dari:http://www.infopenting.com/2009/08/idealkah-berat-badan-anda.html


yuuuuuuuuuk qt dance... biar sehat...^_^
coba dengerin lagu dbawah ini yaaaaaaaaaa... kereeeeeeen

Khasiat Cabai Rawit



JAKARTA, KOMPAS.com — Cabai rawit memang pedas. Namun, pendamping tempe goreng ini memiliki banyak khasiat pengobatan. Bukan cuma rematik, radang beku atau frostbite yang sering terjadi di daerah ketinggian atau bersalju itu pun bisa diatasi.

Cabai rawit kadang ditanam orang di pekarangan sebagai tanaman sayur atau tumbuh liar di tegalan dan tanah kosong yang telantar. Tanaman budidaya ini berasal dari daerah Amerika tropis, lebih suka tumbuh di daerah kering, serta ditemukan pada ketinggian 0,5-1.250 m di atas permukaan laut.

Buahnya digunakan orang sebagai sayuran, bumbu masak, acar, dan asinan. Daun mudanya biasa dikukus untuk dijadikan lalap.

Tanaman bernama Latin Capsicum frutescens ini terdiri atas tiga varietas. Pertama, cengek leutik. Buahnya kecil, berwarna hijau, dan berdiri tegak pada tangkainya. Kedua, jenis cengek domba (cengek bodas). Buahnya lebih besar dari cengek leutik, berwarna putih, dan menjadi jingga pada saat masak. Ketiga, ceplik. Buahnya besar, berwarna hijau, dan menjadi merah pada saat tua.

Berdasarkan teori pengobatan Traditional Chinese Medicine (TCM), tanaman bernama Cina La jiao ini mempunyai rasa pedas, sifatnya panas, dan masuk dalam meridian jantung dan pankreas.

Menurut Dr Budi Sugiarto Widjaja, TCM, dari Klinik Beijing, Jakarta, cabai rawit merah berkhasiat sebagai tonik dan stimulan kuat untuk jantung dan aliran darah, juga obat rematik. Gilingan cabai rawit dapat menghancurkan bekuan darah (antikoagulan) dan mengatasi gangguan rematik dan radang beku. Cabai rawit bisa meningkatkan nafsu makan (stomakik), perangsang kulit, peluruh kentut (karminatif), serta peluruh keringat (diaforetik), air liur, dan air kencing (diuretik).

Mengandung Antioksidan
Menurut Dr Setiawan Dalimartha, anggota Sentra Pengembangan dan Penerapan Pengobatan Tradisional (SP3T) DKI Jakarta, di dalam buah cabai rawit terkandung kapsaisin, kapsantin, karotenoid, alkaloid atsiri, resin, minyak menguap, serta vitamin A dan C. Kapsaisin memberikan rasa pedas pada cabai, berkhasiat melancarkan aliran darah serta sebagai pemati rasa kulit.

Biji tanaman bernama daerah lombok jempling (Madura), cabe rawit (Jawa), leudeu jarum (Gayo), rica halus (Manado), metrek wakfoh (Papua) ini, kata Dr Setiawan, mengandung solanine, solamidine, solamargine, solasodine, solasomine, dan steroid saponin (kapsisidin). Kandungan terakhir ini berkhasiat sebagai antibiotik.
Saat disantap, rasa pedas di lidah dapat menimbulkan rangsangan ke otak untuk mengeluarkan endorfin (opiate endogen). Hasilnya, rasa sakit hilang dan timbul perasaan lebih sehat. Pada sistem reproduksi, sifatnya yang panas dapat mengurangi rasa tegang dan sakit akibat sirkulasi darah yang buruk.

Salah satu hasil penelitian, kata Dr Setiawan, cabai rawit diketahui memiliki khasiat mengurangi terjadinya penggumpalan darah (trombosis) dan menurunkan kadar kolestrol. Satu hal lagi, banyaknya kandungan zat antioksidan (seperti vitamin C dan betakaroten), dapat digunakan untuk mengatasi ketidaksuburan (infertilitas), afrodisiak, dan memperlambat proses penuaan.

Masalahnya, tidak setiap orang boleh mengonsumsi cabai rawit secara berlebihan. Pengidap sakit tenggorokan, sakit mata, dan penderita gangguan saluran pencernaan, kata Dr Setiawan, tidak dianjurkan mengonsumsi cabai rawit.

Penelitian yang dilakukan Tyas Ekowati Prasetyoningsih dari Fakultas Farmasi Universitas Airlangga, Jawa Timur, pada 1987, menyebutkan, ekstrak buah cabai rawit mempunyai daya hambat terhadap pertumbuhan jamur Candida albicans, yaitu jamur pada permukaan kulit. Daya hambat ekstrak cabai rawit 1 mg/ml setara dengan 6,20 mcg/ml nistatin dalam formamid.

Dr Setiawan menambahkan, cabai rawit indikasinya digunakan untuk menambah nafsu makan, menormalkan kembali kaki dan tangan yang lemas, melegakan rasa hidung tersumbat pada sinusitis, mengurangi batuk berdahak, dan meredakan migrain.

Empat Resep Ramuan La Jiao
Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mendapatkan khasiat cabai rawit. Bisa dengan cara merebusnya atau dibuat bubuk dan pil. Untuk pemakaian luar, cukup dengan merebusnya, lalu uapnya dipakai memanaskan bagian tubuh yang sakit.

Cara lain, kata Dr Setiawan, dengan menggiling cabai rawit hingga halus, kemudian membalurkannya di bagian yang sakit. Cara terakhir ini bisa digunakan untuk gangguan rematik dan frostbite (jari nyeri karena kedinginan). Daunnya bisa digiling untuk dibalurkan di daerah yang sakit guna mengatasi sakit perut dan bisul.

Berikut empat resep yang ditawarkan Dr Setiawan:
1. Rematik
Bahan: 15 cabai rawit, 1/2 sendok teh kapur sirih, 1 jeruk nipis
Pemakaian: Cabai rawit digiling hingga halus, jeruk nipis dibelah dua, ambil airnya. Campur gilingan cabai, kapur sirih, dan perasan jeruk nipis, aduk hingga rata. Balurkan ramuan tersebut pada bagian tubuh yang sakit. Lakukan hingga penyakit sembuh.

2. Sakit perut
Bahan: 15 gr daun muda cabai rawit, 1/2 sendok teh kapur sirih
Pemakaian: Cuci bersih daun cabai, giling hingga halus. Tambahkan kapur sirih, aduk hingga rata. Balurkan ramuan pada bagian perut yang sakit. Lakukan pengobatan 1-2 kali saja.

3. Kaki dan tangan lemas (lumpuh)
Bahan: 2 bonggol akar cabai rawit, 15 pasang cakar ayam, 60 gr kacang tanah, 6 butir hungcao
Pemakaian: Bersihkan semua bahan, lalu potong-potong seperlunya. Tambahkan air dan arak sama banyaknya hingga bahan-bahan terendam kira-kira 1 cm di atasnya. Ramuan tersebut dimasak dengan cara ditim. Setelah dingin, saring airnya, minum sehari dua kali, masing-masing setengah dari ramuan tersebut.

4. Frostbite
Bahan: 5 cabai rawit segar
Pemakaian: Buang biji cabai rawit, giling hingga halus. Balurkan ke bagian yang sakit.

dikutip dari:
http://id.news.yahoo.com/kmps/20100331/tls-aneka-khasiat-cabai-rawit-8d16233.html

Kematian aneh para saintis dunia

Doktor Ivan Glebov dan Doktor Alexi Brushlinski (Keduanya meninggal Januari 2002). Glebov dan Brushlinski merupakan pakar mikrobiologi asal Rusia. Keduanya anggota dari Russian Academy of Science. Mereka berdua tewas akibat serangan para bandit yang diduga anggota mafia Rusia di Moskow.

Tanya Holzmayer (Usia 46 tahun, meninggal 28 Februari 2002). Pada hari yang naas itu, Holzmayer yang merupakan ahli mikrobiologi asal Rusia tewas ditembak oleh rekan kerjanya sesama ahli mikrobiologis bernama Guyang “Mathew” Huang, 38, saat dia menerima pizza dari Huang. Holzmaer tewas seketika dengan luka tembak di kepala dan di dada. Setelah menembak Holzmayer, Huang melarikan diri dan sempat menelpon isterinya jika dia juga akan bunuh diri. Tak lama kemudian Huang juga menembak dirinya sendiri dan tewas. Mereka berdua diketahui tengah meneliti sistem pertahanan tubuh terhadap virus HIV.



Robert Leslie Burghoff (Seorang saintis spesialisasi virus. Usia 45 tahun, meninggal pada 20 November 2003 akibat tabrak lari di South Braeswood, Texas).

Roman Kuzmin (Seorang mahasiswa di Connecticut asal Rusia. Meninggal Desember 2002, usia 24 tahun, setelah ditabrak oleh sebuah kendaraan). Kuzmin dikenal sebagai seorang mahasiswa yang sangat cerdas dan berdedikasi dalam ilmu bedah tulang. Kuzmin yang asal Rusia ini meninggal dunia ditabrak sebuah kendaraan. Polisi hanya menyatakan jika Kuzmin menjadi korban tabrak lari.

Dr. Roger (Meninggal musim panas tahun 2003)

Robert Aranosia (Seorang peneliti medis. Meninggal di usia 61 tahun dalam suatu kecelakaan lalu lintas, 18 Desember 2003)

Todd Kauppila (Usia 41. Meninggal 8 Mei 2005). Kaupilla merupakan ahli dalam bidang organ dalam di Rumah Sakit Los Alamos. Kematiannya misterius.

Leonid Strachunsky (Meninggal 8 Juni 2005). Spesialisasi Strachunsky adalah membuat pertahanan mikroba bagi senjata kimia. Strachunsky ditemukan meninggal dunia di kamar hotelnya di Moskow, dalam perjalanannya dari Smolensk menuju Amerika Serikat. Hasil penyelidikan menyebutkan jika kematiannya terkait dengan kasus pembunuhan terhadap seorang peneliti senior senjata biologi di Tver, Russia.

Mohammed Munim al-Izmerly (Meninggal April 2004). Saintis Irak ini ditembak tepat di kepalanya dalam suatu insiden di Amerika.

Ilsley Ingram (Usia 84 tahun, meninggal 12 April 2004 dalam kasus yang masih menjadi misteri). Ingram adalah Direktur dari Supraregional Haemophilia Reference Centre dan The Supraregional Centre for the Diagnosis of Bleeding Disorders di St. Thomas Hospital di London.

William T. McGuire (Usia 39 tahun, meninggal 5 Mei 2004). McGuire merupakan saintis senior di NJ University dan Senior Analisis Program di New Jersey Institute of Technology di Newark. Dia merupakan salah satu dari pakar dunia di bidang mikrobiologi.

Antonina Presnyakova (Usia 46 tahun, meninggal 25 Mei 2004). Seorang saintis Rusia yang bekerja dalam riset senjata biologi di sebuah laboratorium di Siberia. Keterangan resmi menyebutkan jika Presnyakova meninggal akibat virus Ebola.

Dr. Paul Norman (Usia 52 tahun, meninggal 27 Juni 2004). Seorang jenius di bidang senjata kimia dan biologi yang tewas dalam suatu kecelakaan pesawat bermesin tunggal, Cessna 206 di Devon.

Dr. Larry Bustard (Usia 53 tahun, Meninggal 2 Juli 2004 tanpa sebab yang jelas). Doktor Bustard merupakan saintis di Department of Energy Laboratorium Sandia di Alburqueque yang salah satu fokus penelitiannya adalah virus anhtrax. Bersama timnya, Bustard mengembangan teknologi baru guna melawan serangan senjata biologi dan kimia.

Professor John Clark (Usia 52 tahun, meninggal dunia 12 Agustus 2004. John Clark adalah seorang pakar di bidang bioteknologi yang sukses mengembangkan teknik modifikasi bagi beberapa tema penelitiannya, antara lain dalam teknologi kloning.

Mohammed Toki Hussein al-Talakani (Usia 40 tahun, meninggal 5 September 2004). Al-Talakani merupakan seorang ilmuwan Fisika Nuklir di Irak sejak ahun 1984. Dia tewas ditembak orang tak dikenal di Mahmudiya, Baghdad selatan.

Matthew Allison (Usia 32 tahun, meninggal 13 Oktober 2004). Saintis ini meninggal dunia saat membuka mobilnya yang terparkir di Osceola County, Fla., Wal-Mart Store. Mobil Allison langusng meledak ketika dia membuka pintunya. Allison merupakan seorang peneliti di bidang Biologi Molekuler dan Bioteknologi.

Masih ada ratusan saintis lagi dalam daftar kematian yang aneh dan misterius. Kasus seperti ini juga pernah menimpa seorang mahasiswa asal Indonesia, yang menemui kematian secara misterius di Singapura, yakni David Hartanto Wijaya.

David Dibunuh MOSSAD?

David Hartanto merupakan lulusan SMAK 1 Penabur Jakarta dan pernah mewakili Indonesia dalam ajang Olimpiade Matematika Internasional. David melanjutkan pendidikannya di Nanyang Technological University (NTU) melalui jalur beasiswa dan mengambil jurusan Teknik Elektro. Keterangan resmi menyebutkan jika David bunuh diri setelah menikam menikam Profesor Chan Kap Luk, dosen yang mengurusi tugas akhirnya di NTU pada 2 Maret 2009. Namun semua fakta yang ditemukan di lapangan membantah asumsi ini dengan tegas.

Data tentang David dan FYP (Final Year Project) nya telah dihapus dari database NTU. Hanya dalam 2 hari, NTU langsung menghapus data topik FYP yang sedang David kerjakan. Dalam tugas akhirnya, David diketahui mengerjakan proyek prestisus dalam sistem surveillance system 3D, suatu teknik pengintaian yang sangat berharga dalam kerja intelijen. Proyek ini seharga 500 ribu dollar, namun jika dikembangkan lebih lanjut maka menjadi satu terobosan baru di bidang pengintaian.

Sejumlah kejanggalan yang sangat jelas tentang kematian David menimbulkan dugaan jika David sengaja dibunuh dan penemuannya dicuri. Semua orang tahu, Singapura adalah basis gerakan intelijen Zionis-Israel di Asia Tenggara dan Pasifik. Apakah dengan ini berarti MOSSAD berada di balik kematian David? Bukan mustahil.

Di Indonesia, kasus kontroversial lainnya adalah soal fasilitas penelitian Angkatan Laut AS (Naval Medical Research Unit), NAMRU yang sangat kontroversial. Dr. Siti Fadhilah Supari adalah salah satu korban dari kasus ini dengan tidak dipilih lagi oleh Presiden SBY dalam susunan kabinet periode 2009-2014. Presiden Sby malah menunjuk dokter Endang Sedyaningsih, seorang pejabat Eselon II yang dikenal sangat dekat dengan NAMRU sebagai Menteri Kesehatan. Keberpihakan Endang dengan Amerika jelas dengan dimasukkannya memelihara kerjasama dengan AS dalam program seratus harinya.

Kontrol Populasi

Banyak orang percaya, dibalik semua kematian misterius ratusan saintis dunia, semua ini terkait dengan program pembatasan populasi umat manusia yang memang telah lama dilancarkan konspiran globalis. Perang merupakan program yang paling jelas bisa dilihat, sedangkan operasi-operasi tertutup lainnya adalah dengan menyerang suatu negara atau wilayah dengan penyakit, wabah, atau pun dengan menyusupkan agen-agen kimia pembunuh ke dalam bahan makanan dan obat-obatan medis seperti yang telah dilakukan mereka dalam menunggangi Codex Alimentarius yang berada di bawah PBB. Percaya atau tidak, Indonesia merupakan laboratorium terbesar mereka saat ini.

dikutip dari:http://www.misterialam.co.cc/2010/02/kematian-aneh-para-saintis-dunia.html

7 Kebiasaan Orang-orang Berdaya Ingat Kuat

Orang-orang berdaya ingat kuat memiliki beberapa kebiasaan yang tidak akan mereka lewatkan tiap harinya. Melatih kebiasaan itu mungkin bisa membuat Anda menjadi salah satu dari mereka yang berdaya ingat kuat.
Melindungi dan meningkatkan kemampuan otak sangatlah mudah. Cukup melatih beberapa kebiasaan kecil dan ubah pola hidup yang tidak baik. Otak akan tetap hidup bahkan meningkat kemampuannya jika terus dilatih dan digunakan.
Sebuah survei online dilakukan oleh para peneliti Australia terhadap 29.500 orang responden yang telah diseleksi dan termasuk kategori orang-orang yang memiliki daya ingat kuat.
Para responden sebelumya menjalani beberapa tes ingatan seperti mengingat kejadian-kejadian 1, 5 atau 20 tahun yang lalu, menghafal daftar belanja, mengingat wajah orang, nama-namanya serta pekerjaannnya masing-masing.
Peneliti juga menganalisis pola hidup dan pola makannya sehari-hari. Akhirnya setelah melakukan beberapa analisis, para peneliti mengetahui dan menyimpulkan 7 kebiasaan orang-orang dengan daya ingat yang kuat.
Dikutip dari Preventio, ini dia 7 kebiasaan sederhana mereka yang berdaya ingat kuat yang bisa Anda terapkan sehari-hari untuk meningkatkan kemampuan otak, sebagai berikut:

1.Tidak mengonsumsi alkohol, Mereka dengan memori yang kuat ternyata jarang mengonsumsi minuman-minuman beralkohol, karena ternyata alkohol dapat merusak sistem saraf dan melemahkan kemampuan otak.
2.Menonton televisi tidak lebih dari satu jam setiap harinya, Orang-orang berdaya ingat kuat jarang melihat tontonan-tontonan yang tidak terlalu penting, kecuali tontonan yang sifatnya mengedukasi. Mereka lebih sering membaca ketimbang menonton.
3. Sering membaca novel, Dengan membaca novel, otak akan dilatih berpikir dan menebak-nebak apa yang akan terjadi. Alur cerita novel yang berliku-liku akan membuat otak terus berpikir tapi dalam bentuk petualangan otak yang lebih menarik dan seru. (saya akan ganti mjd = SERING MEMBACA QURAN)
4.Selalu menyilang-nyilangkan dan menyambung-nyambungkan data, Kemampuan otak akan terus meningkat ketika data yang masuk ke dalamnya terhubung satu sama lain. Dengan menghubung-hubungkan seperti itu, sebuah data akan tersimpan dan tertanam dalam otak lebih kuat lagi.
5.Tidak pernah lupa mengonsumsi ikan, Ikan diketahui merupakan sumber protein yang berfungsi meregenerasi sel-sel mati. Sel-sel otak pun harus terus diregenerasi. Beberapa jenis ikan seperti salmon dan sarden mengandung omega 3 yang sangat baik untuk perkembangan sel-sel otak dan kemampuan mengingat seseorang.
6.Meminum teh atau kopi, Teh dan kopi mengandung kafein yang bisa memacu kerja jantung dan otak untuk terus terjaga dan bekerja lebih baik lagi. Namun konsumsi yang berlebihan, terutama kopi bisa berakibat fatal. Minumlah dalam dosis yang sewajarnya.
7.Selalu membuat catatan dalam bentuk jurnal atau notes kecil, Data yang masuk ke otak kita tanpa tercatat mungkin saja menempel dan mungkin juga tidak. Namun jika data tersebut dicatat, maka kita dapat melihatnya kembali ketika lupa. Mencatat juga ternyata bisa meningkatkan kemampuan otak untuk menghafal hingga 20 persen.

dikutip dari http://id.shvoong.com/medicine-and-health/genetics/1920651-kebiasaan-orang-orang-berdaya-ingat/

Awal penyakit menurut AlQur'an *ust Danu*

Assalamu’alaikum wr wb,

Pada artikel sebelumnya (Awal Datangnya Penyakit menurut AlQuran - 1) telah diterangkan bahwa segala musibah termasuk didalamnya penyakit adalah awalnya berasal dari perbuatan tangan kita sendiri, tingkahlaku kita sehari-hari yang kurang baik atau dengan kata lain akhlak yang kurang terpuji.

Sehingga menyebabkan Allah SWT menurunkan suatu musibah berupa penyakit salah satunya agar semata-mata kita kembali ke jalan yang benar.

Hal ini diperkuat lagi oleh firman Allah SWT sebagai berikut:

Dan Sesungguhnya Kami merasakan kepada mereka sebahagian azab yang kecil (di dunia) sebelum azab yang lebih besar (di akhirat), mudah-mudahan mereka kembali (kejalan yang benar). QS: As-Sajdah 32 : 21


Disebutkan “azab yang kecil didunia” berarti sesuatu yang berhubungan dengan azab pastilah amat tidak mengenakkan. Apa saja yang tidak mengenakkan buat kita didunia ini? Pastinya adalah musibah, tabrakan, kecurian, kerampokan, kena tipu, diejek dan dihina dan banyak lagi termasuk didalamnya adalah terkena suatu penyakit.
Ayat yang tersebut diatas lebih memperjelas lagi keinginan Allah SWT menurunkan suatu musibah semata-mata karena Allah SWT sayang kepada kita.

Kita diingatkan dengan sakit agar kita segera sadar dan segera kembali kejalan yang benar, jalan Allah SWT yang sesuai dengan Al-Qur’an dan itu semua dimata Allah SWT hanya azab yang kecil saja.Apakah kita pernah berpikir lebih jauh apa yang dimaksudkan Allah SWT dengan “sebelum azab yang lebih besar (di akhirat)”?

Ini bisa berarti bahwa azab/siksa yang mendera kita di akherat kelak berhubungan dengan sakit yang kita derita didunia. Bahwa sakit pusing yang mendera kepala kita sekarang adalah perwujudan siksa Allah besok diakherat dimana kepala kita akan dipukul dan atau ditusuk dengan besi panas. Bahwa sakit perut kita sekarang adalah kelak diakherat kita akan diberi minum timah panas yang mendidih………naudzubillahimindzalik……!!Siksa Allah amatlah pedih……..

Kita tidak akan pernah bisa membayangkan seberapa pedih dan sakitnya siksa itu kelak mendera kita. Kalau sekarang saja dengan kondisi fisik kita yang lemah karena suatu penyakit kita sudah merasakan sakit yang teramat sangat bagaimana kelak diakherat….???? Astaghfirullah…. naudzubillahimindzalik.

Marilah kita bersama-sama segera kembali kejalanNya, mari bersama-sama kita saling berlomba dalam kebaikan dan saling mengingatkan bila ada saudara kita yang lupa.

Semoga ini bisa menjadi bahan renungan buat kita semua dan kami khususnya dan bisa bermanfaat Dan jika ada kebenaran yang tertuang di artikel ini semata-mata itu hanyalah karena Rahmat Allah SWT dan jika ada kesalahan yang tertuang semata-mata dikarenakan kekhilafan kami sebagai manusia yang penuh salah dan dosa.

Wassalamu'alaikum Wr. Wb


dikutip dari : http://akhlakmuliacenter.com/site/

Akhlak Mulia - Sebuah Solusi Penyembuh Penyakit Secara Islami *ust Danu*

Assalamu’alaikum. wr. wb.

Tak bisa dipungkiri bahwa sejak jaman dulu kesehatan adalah suatu hal yang paling utama dan paling dicari oleh manusia. Karena dengan tubuh yang sehat maka aktivitas sehari-hari akan terasa nyaman. Hidup juga akan terasa lebih tenang. Lain halnya bila tubuh kita terserang penyakit maka aktivitas sehari-hari akan terganggu dan luapan emosional akan lebih mudah muncul sehingga kita akan lebih mudah marah, mudah jengkel dan membuat hidup semakin tidak nyaman.

Menurut penelitian terkini dari negara-negara maju ditemukan bahwa penyakit-penyakit fisik yang ada sekarang ini 53% penyebabnya adalah berasal dari factor psikis atau kejiwaan yang berawal dari pola berpikir dan bertindak kita sehari-hari. Bisa berawal dari tekanan atau banyaknya pekerjaan dikantor, problematika rumah tangga, lingkungan dan lain sebagainya yang akhirnya tanpa disadari akan memacu kerja otak dan emosional seseorang secara berlebihan dan akhirnya muncul berbagai penyakit yang menderanya. Kemudian diikuti oleh faktor-faktor lain yaitu 18% dari faktor keturunan, 19% faktor lingkungan, 10% pelayanan kesehatan.

Menurut Islam semua musibah atau bencana yang mendera manusia adalah disebabkan oleh perbuatan manusia itu sendiri, baik itu berupa penyakit, kecelakaan, kehilangan, bencana alam, bahkan hingga kematian. Hal ini sudah sesuai dengan firman Allah QS. An-Nissa, 4 : 79 yang berbunyi:


“Apa saja nikmat yang kamu peroleh adalah dari Allah, dan apa saja bencana yang menimpamu, maka dari (kesalahan) dirimu sendiri…………….”





Jelaslah sekarang bagi kita bahwa menurut Islam bukan hanya 56% tapi hampir 100% penyakit itu awalnya dari perbuatan kita sendiri.
Dalam kehidupan sehari-hari sering kita jumpai hubungan suami dengan isteri dan anak, isteri dengan suami dan anak, anak dengan orangtua. Dimana sering terjadi kesalahpahaman yang menyebabkan emosi masing-masing pihak muncul kepermukaan.


Misal suami pulang terlambat kerumah karena sedang banyak perkerjaan, isteri bukannya bertanya dengan baik kenapa suaminya pulang terlambat malah berpikir dan menuduh suaminya macam-macam.


Demikian juga bila suami merasa kurang dilayani dengan baik oleh isteri bukannya memberitahu dan membimbing dengan baik malah langsung marah-marah dan berkata kasar.


Anak juga demikian bila mempunyai keinginan minta dibelikan sesuatu akan memaksa tanpa melihat kondisi orang tua sehingga orangtua akan kelabakan mencarikan dana untuk menuruti keinginan anak.


Itu hanya masalah rumah tangga saja, belum lagi nanti masalah dilingkungan tempat tinggal kita, lingkungan pekerjaan, dimana akan banyak masalah yang menyebabkan emosi kita mudah terpancing dan muncul kepermukaan. Dan hal itu sudah jamak kita dengar dan akhirnya menjadi suatu kebiasaan yang dipandang wajar, padahal mengumbar emosi sebenarnya adalah suatu hal yang dilarang oleh Allah Ta’ala. Tapi tanpa kita sadari hal yang dilarang oleh Allah Ta’ala itulah yang sering menghiasi keseharian kita.


Disatu sisi kita berusaha agar rajin sholat, rajin mengaji, menjalankan puasa wajib maupun sunnah, berqurban, berzakat atau mungkin berhaji dengan hanya berharap pahala dari Sang Khaliq tapi tanpa kita sadari pula disisi lain dengan kita mengumbar hawa nafsu (baca: emosi) hanya akan menyebabkan kita akan semakin jauh dari jalan Allah Ta’ala.


Sebenarnya itulah yang menyebabkan Allah SWT memberikan peringatan kepada kita (misal penyakit) agar kita mau kembali ke jalan yang benar, jalan yang dirahmati dan diridhoi Alah SWT. Dan ini sesuai dengan firman Allah QS. Yunus, 10 : 57 yang berbunyi:


”Hai manusia, sesungguhnya telah datang kepadamu pelajaran dari Tuhanmu dan penyembuh bagi penyakit-penyakit (yang berada) dalam dada dan petunjuk serta rahmat bagi orang-orang yang beriman”


Beriman disini maksudnya agar kita mau mengimani ayat-ayat Allah SWT yaitu Al-Qur’an. Mengimani berarti percaya, percaya berarti mau mengerti dan memahami lalu melaksanakan apa-apa yang tertulis di Al-Qur’an, sehingga dengan demikian insyaallah Allah SWT akan berkenan melimpahkan rahmatNya, memberi kesembuhan atas penyakit yang diderita dan menjauhkan kita dari segala marabahaya, amin.


Selama ini jika kita sakit banyak hal yang kita usahakan agar bisa sembuh seperti pergi ke dokter, minum obat, minum jamu, pijat, pergi ke tabib atau bahkan kerokan. Itu semua adalah hal yang wajar, itu adalah bentuk ikhtiar kita dalam rangka mencari kesembuhan. Bahkan pengobatan yang telah lama ada di dunia seperti meminum madu pun adalah termasuk ikhtiar dan madu adalah merupakan salah satu obat yang memang disebut Allah Ta’ala bisa menyembuhkan penyakit seperti yang tersebut dalam QS. An-Nahl , 16 : 69 yang berbunyi:


“…………..Dari perut lebah itu keluar minuman (madu) yang bermacam-macam warnanya, didalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kebesaran Rabb) bagi orang-orang yang memikirkan”


Semua yang kita lakukan seperti yang tersebut diatas adalah bentuk ikhtiar kita dalam mencari kesembuhan tapi ada satu bentuk ikhtar yang sering kita lupakan. Kita sering lupa berikhtiar untuk segera kembali pada jalanNya, bersegera memohon ampunan atas dosa-dosa kita dan memohon agar diberi kesembuhan.


Sebenarnya penekanan Allah SWT adalah kepada perbaikan akhlak kita sebagai umat manusia, hamba Allah yang diharapkan ketakwaannya setiap hari, setiap waktu terus bertambah dan bertambah sehingga bisa dimasukkan ke dalam golongan hamba hamba Allah yang muttaqien, amien.


Akhlak disini adalah perilaku kita sehari-hari, perilaku seorang muslim yang seharusnya mencerminkan semangat rahmatan lil ‘alamin. Selalu membawa kedamaian, kebahagiaan dan ketentraman dimana saja dan buat siapa saja. Perilaku yang tidak menyimpang dan sesuai dengan ayat-ayat Allah Ta’ala.


Contoh perilaku yang menyimpang dari ajaran yang sering kita lakukan tanpa kita sadari adalah keseharian kita dalam bertindak yang mungkin mudah marah atau jengkel bila ada suatu masalah, mudah putus asa, ghibah, merasa pendapat kita yang paling benar, tidak mau mendengarkan nasehat orang lain dan lain sebagainya.


Dimana bila perilaku itu kita lakukan terus menerus dalam kehidupan kita sehari-hari, walaupun awalnya merupakan dosa kecil tapi bila kita lakukan setiap hari dan sudah bertahun-tahun lamanya maka akan menjadi dosa besar, dimana dari perilaku kita yang kurang terpuji (baca : aklak yang kurang baik) akan menjadikan Allah SWT menurunkan peringatan kepada kita berupa penyakit.

Contoh kasus penyakit dengan perilaku:
Pusing sebelah kiri : cenderung sering suudzon
Batuk : sering berbicara dengan nada yang tinggi dan mengebu
Sesak nafas/Asma : sering menahan marah.
Telinga berdenging/vertigo/tuli : tidak mau mendengar nasehat orang lain
Kanker hati : cenderung mempunya sifat yang sangat kaku

Semoga ini bisa menjadi bahan perenungan bagi kita semua dan menjadikan suatu semangat bagi kita semua untuk berbenah diri kearah yang lebih baik, lebih sujud kepada Allah SWT, amien

dikutip dari : http://akhlakmuliacenter.com/

penyakit menurut AlQur'an *ust Danu*

Assalamu’alaikum wr wb,

Sehat itu mahal harganya, apabila tubuh kita ini sehat maka kehidupan kita disadari atau tidak insyaallah senantiasa merasa tenang, senang, lapang dan beraktifitas dengan maksimal. Akan tetapi sebaliknya bila tubuh kita tidak sehat dapat dipastikan kegiatan akan terhambat, tidak bersemangat, mudah sekali emosi atau tersinggung sehingga hari-hari akan kita lalui dengan suram.

Seperti yang kita tahu khususnya orang kita sebagai muslim sering mendengar bahwa “Al-Qur’an adalah penyembuh segala penyakit” dan “Tidak akan berubah nasib suatu kaum apabila kaum itu tidak mau merubahnya”.

Berbagai cara digali, dikelola dan diklaim berasal dari Al-Qur’an untuk mengupayakan kesembuhan penyakit. Mulai dari membaca satu atau beberapa ayat hingga sekian puluh, ratus bahkan ribuan kali; menuliskan ayat diatas selembar kertas lalu dibakar, abunya dimasukkan kedalam air dan diminum; hingga doa-doa khusus yang dibaca agar penyakit bisa berpindah ketubuh hewan.

Belum lagi yang berikhtiar harus ke -maaf- dukun, melakukan ritual-ritual khusus mohon kesembuhan, pergi kedokter mulai dari dokter umum hingga yang sudah bergelar professor, meminum obat2an hingga operasi sampai keluar negeri dengan biaya yang selangit.Pertanyaannya adalah apakah semua itu benar? Apakah semua itu pasti berhasil?

Wallahualam pada kenyataannya banyak yang berakhir di ritual-ritual sesat atau berakhir di meja operasi, naudzubillahimindzalik………

Semua adalah ikhtiar, semua adalah usaha agar kita menjadi sembuh dan sehat asal tidak bertentangan dengan ajaran agama insyaallah hal itu sah-sah saja. Tapi sebenarnya tahukah kita bahwa segala penyakit itu datangnya dari diri kita? Bukan berasal virus, kuman bakteri, nyamuk, mutasi sel dan sebagainya. Memang ketika kita sakit ketika diteliti ada yang namanya virus, kuman, bakteri yang merajalela didalam tubuh kita tapi itu bukanlah sebab itu hanya akibat !!

Ya…. semua yang diklaim sebagai sebab sakit sebetulnya adalah akibat dari perbuatan kita sendiri, tingkahlaku kita sehari-hari yang kurang terpuji dihadapan Allah SWT. Dimana perilaku yang kurang terpuji tersebut (baca: akhlak yang kurang baik) menjadikan malaikat Atid terus mencatat dan mencatat serta melaporkannya di hadapan Allah SWT, dimana sudah berjalan bertahun-tahun bahkan mungkin juga sudah berbelas bahkan berpuluh tahun sehingga akhirnya Allah menurunkan suatu musibah berupa penyakit sebagai pengingat kita umatNya agar segera kembali kejalanNya.Hal ini mungkin luput dari perhatian kita semua tapi hal itu sudah terdapat dalam ayat-ayat Al-Qur’an yang sudah berabad-abad lalu tercipta dan sudah dijamin keabsahannya dan kebenarannya serta tak terbantahkan hingga akhir jaman bahkan Allah SWT sendiri yang menjamin.

Coba kita renungkan ayat-ayat berikut, mari kita baca satu-persatu dengan pelan, teliti dan arif.

Dan apa saja musibah yang menimpa kamu maka adalah disebabkan oleh perbuatan tanganmu sendiri, dan Allah memaafkan sebagian besar dari kesalahan-kesalahanmu. Dan kamu tidak dapat melepaskan diri (dari azab Allah) di muka bumi, dan kamu tidak memperoleh seorang pelindung dan tidak pula penolong selain Allah. QS: As-Syuura 42 :30-31

Nah…….sudah jelas disini bahwa apapun musibah itu yang menimpa kita adalah awalnya karena perbuatan kita sendiri, karena kesalahan-kesalahan kita sendiri, karena dosa-dosa kita sendiri, astaghfirullah……….

Apakah memang benar seperti itu hanya karena dosa dan kesalahan kita saja dan bukan seperti apa yang sudah kita yakini selama ini bahwa penyakit datangnya dari virus, kuman bakteri, pemanasan global, lapizan ozon dan sederet alasan ilmiah lain????Jawabannya adalah benar!!!

Mengapa terlihat sederhana sekali?? Mengapa hanya karena dosa dan kesalahan kita lalu tiba-tiba kita bisa menderita suatu penyakit bahkan hingga yang parah sekalipun??

Sebenarnya tidak sesederhana itu, pada ayat diatas Allah sudah menerangkan bahwa dosa dan kesalahan kita banyak sekali diampuni olehNya, karena kita sendiripun tidak akan sadar bahkan mungkin tidak bisa menghitung dosa kita setiap harinya. Dosa dan kesalahan itu kita kerjakan terus menerus dari hari kehari, bulan ke bulan bahkan hingga berpuluh tahun barulah Allah akan menurunkan suatu musibah dalam hal ini penyakit semata-mata hanya sebagai hukuman, sebagai peringatan, sebagai sentilan, sebagai jeweran bagi kita agar segera sadar bahwa kita memang banyak salah dan dosa agar kita segera mau kembali ke jalan Allah (…..dan kamu tidak memperoleh seorang pelindung dan tidak pula penolong selain Allah).

Sudah jelas disini disebutkan kata-kata “pelindung dan penolong’ berarti kalau kita mau selamat dari musibah, kalau kita mau sembuh dari penyakit maka kita harus kembali kepada pelindung dan penolong kita yaitu Allah SWT.

Hal ini juga akan diperjelas lagi oleh Allah SWT melalui firmanNya yang lain yang berbunyi:

Barangsiapa yang mengerjakan dosa, maka sesungguhnya ia mengerjakannya untuk (kemudharatan) dirinya sendiri. Dan Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana. QS: An-Nissa 4 :111

Semoga ini bisa menjadi bahan renungan buat kita semua dan kami khususnya dan bisa bermanfaat bagi diri kita pribadi dan orang lain (bila kita mau menyampaikannya), juga bagi keluarga kita.

Semoga dengan sekelumit bahasan ini bisa membantu kita semua agar bersegera kembali, bersegera meminta ampunan dan perlindungan Allah SWT. Dan jika ada kebenaran yang tertuang di artikel ini semata-mata itu hanyalah karena Rahmat Allah SWT dan jika ada kesalahan yang tertuang semata-mata dikarenakan kekhilafan kami sebagai manusia yang penuh salah dan dosa.

Wassalam

http://akhlakmuliacenter.com/site

Mencintai Allah *ust Danu*


Assalamu'alaikum wr. wb.


Saudaraku yang dicintai oleh Allah, di bulan ramadhan ini, setiap hari kita mendengarkan saudara kita melantunkan kata-kata pujian kepada Allah Ta’ala, dengan membaca Allahu Akbar, dengan membaca Subhanallah, dengan membaca Astghfirullahal'adzim, dengan membaca kalimat-kalimat toyibah, dan juga banyak yang membaca asmaul husna untuk mengingat kepada Allah.

Memang saudaraku, dengan mengingat kepada Allah banyak-banyak kita insyaallah beruntung


..... dan ingatlah Allah banyak-banyak supaya kamu beruntung (QS 62 : 10).

Itu jelas sekali firman Allah.

Saudaraku, kita mencoba mencintai Allah, kita mencoba niat kita cinta kepada Allah Ta’ala dengan berzikir kepada Allah Ta’ala. Tapi cinta kepada Allah Ta’ala prosentase yang paling banyak adalah melakukan, mengaplikasikan apa-apa yang ada didalam Al Qur’an. Itulah cinta kita kepada Allah.

Kalau kita sudah mengaplikasikan Al Qur’an, kalau kita sudah melakukan apa-apa yang ditulis oleh Allah dalam Al Qur’an dan As Sunnah, insyaallah itulah cinta yang benar di hadapan Allah.

Mari bersama-sama mulai sekarang kita belajar untuk bisa mencintai Allah Ta’ala. Dan kalau kita sudah cinta benar kepada Allah Ta’ala, pastilah Allah akan mencintai kita. Dan kita insyaallah akan menjadi salah satu hamba yang dikasihi oleh Allah, hamba yang nantinya akan dimuliakan di sisi Allah, amien.

Saudaraku, sungguh indah, sungguh amat indah jika kita nanti dikasihi oleh Allah. Kita dicintai oleh Allah karena kita melakukan apa-apa yang ada dalam Al Qur’an dan As Sunnah.

Kita dilarang untuk marah, kita tidak marah. Kita dilarang untuk memaki, kita tidak memaki. Kita dilarang untuk berbuat jahat, kita tidak melakukan. Kita dilarang untuk berbuat aniaya, kita tidak melakukan. Kita disuruh sholat, kita disuruh puasa, kita disuruh melakukan kebaikan, kita ikut, tunduk, taat dan patuh dengan tulus kepada Allah Ta’ala.

Memberikan nasehat dengan penuh kesabaran, memberikan nasehat dengan kasih sayang, subhanallah. Itulah yang namanya kedamaian antara kita umat Islam. Kedamaian yang pasti ada seperti kedamaian yang ada di bulan ramadhan ini. Tidak banyak orang berbuat maksiat, walaupun masih ada, biarkanlah saudaraku, itu urusannya dia dengan Allah Ta’ala.

Marilah kita mencoba mencintai Allah dengan sepenuh hati kita, lakukanlah jika kita bekerja, lakukanlah pekerjaan itu yang tidak nista, lakukanlah pekerjaan itu benar-benar yang baik di mata Allah Ta’ala.

Kalau kita sudah mendapatkan rejeki, marilah rejeki itu kita berikan di jalan Allah Ta’ala, memberikan rejeki kita sebagian di zakat mal kita, di shodaqoh kita, infak kita, atau di jalan Allah Ta’ala yang lainnya.

Marilah kita mencintai Allah dengan sepenuh hati, agar Allah juga mencintai kita, amien.



Wassalamu'alaikum wr. wb.



http://akhlakmuliacenter.com/site/index.php?%2FSiraman-Qalbu%2FMencintai-Allah.html

Menjadi orangtua yang amanah *ust Danu*

Assalamu’alaikum wr. wb.



Saudaraku yang dicintai oleh Allah, kita orang tua, kadang-kadang kita arogan kepada anak-anak kita. Anak-anak kita diharuskan oleh kita itu mematuhi setiap perkataan kita. Padahal kalau kita boleh jujur belum tentu semua perkataan, semua keinginan kita itu sama seperti apa yang ada dalam Al Qur’an dan Ash Sunnah. Kita lupa bahwa di dalam keluarga inilah kita harus bentuk keluarga yang sakinah, keluarga yang saling pengertian antara kita orang tua dan anak-anak kita.

Bagaimana cara kita menjadi orang tua yang amanah, amanah dari Allah Ta’ala dimana kita diberi anak, kita diberi tanggung jawab. Melakukan apa-apa yang sudah diwajibkan oleh Allah kepada kita sebagai orang tua.

Kalau kita mempunyai anak, kita diminta dan wajib untuk memberi makan anak kita. Kalau anak kita sudah diberi makan, kita harus wajib memberikan anak kita pakaian yang santun. Kalau sudah masanya diberi pendidikan, kita wajib memberikan pendidikan kepada anak kita. Pendidikan formal dan atau pendidikan agama seperti apa yang diinginkan oleh Allah Ta’ala, agar anak kita menjadi anak yang sholeh atau sholehah. Kita wajib memberikan pendidikan kepada anak-anak kita hingga anak kita beranjak akhil balikh dan akhirnya anak kita menikah karena Allah Ta’ala.

Saudaraku yang dicintai oleh Allah, seberapa banyak kita mengucap kalau kita tidak sepaham dengan anak kita. “Wahai anakku engkau sudah aku sekolahkan, engkau sudah pandai, engkau sudah aku beri pendidikan yang layak. Tapi kamu tidak menginginkan apa yang orang tuamu inginkan.”

“Engkau sudah aku beri makan, engkau sudah aku beri pakaian. Tapi engkau belum memberikan kepada orang tuamu sesuatu yang berguna”. Naudzubillaahi min dzalik.

Saudaraku, kalau kita berucap seperti itu kepada anak-anak kita, itu adalah dosa di hadapan Allah Ta’ala.

Sama seperti kita disuruh sholat oleh Allah Ta’ala dan wajib kita lakukan. Kalau seumpamanya doa kita belum dikabulkan oleh Allah Ta’ala, apakah kita patut berkata “Ya Allah aku telah sholat, ya Allah aku telah shodaqoh, ya Allah aku telah berpuasa tapi mengapa doaku belum Engkau kabulkan?”. Naudzubillaahi min dzalik.


Jangan kita lakukan saudaraku, itu dosa.


Kewajiban adalah sesuatu yang harus kita lakukan. Kewajiban itu yang akhirnya nanti membuat kita akan mendapatkan amal di akhirat. Itulah ciri kita, ciri kita sebagai seorang muslim yang harus kita lakukan kepada Allah Ta’ala.


Bagaimana kita menjadi orang tua yang amanah, bagaimana nanti kita menjadi orang tua yang disayang oleh Allah Ta’ala, bagaimana kalau kita nantinya didalam keluarga kita penuh dengan kata-kata yang kotor, penuh dengan makian. Allah Ta’ala tidak menyukai orang-orang yang berbuat jahil. Allah tidak menyukai umatnya yang berkata-kata yang tidak baik dan akhirnya doa kita tidak dikabulkan.


Saudaraku, kita harus menyadari, menjadi orang tua tanggung jawabnya adalah sungguh-sungguh berat. Tetapi dibalik beratnya kita sebagai orang tua, Allah akan memberikan amal kita cukup besar jika kita senantiasa berjalan di jalan Allah Ta’ala.


Saudaraku, marilah kita menjadi orang tua yang amanah, yang melakukan apa-apa yang diwajibkan kita sebagai orang tua dan menyayangi keluarga kita. Jangan umbar nafsu kita, untuk memaksa isteri, suami, atau anak-anak kita, atau keluarga kita yang lain dengan setan, dengan nafsu yang ada dalam diri kita. Marilah kita menjadi orang tua yang amanah.

Demikian saudaraku semoga bermanfaat, amin.

Wassalamu’alaikum wr. wb.

http://akhlakmuliacenter.com/site/index.php?%2FSiraman-Qalbu%2FMenjadi-orangtua-yang-amanah.html

Keluarga Sakinah *ust Danu*

Assalamu’alaikum. wr. wb.


Saudaraku yang dicintai oleh Allah


Kita pasti akan merasa senang sekali jika didalam keluarga itu tidak ada amarah, tidak ada emosi, tidak ada kata-kata kotor atau makian dari mulai orang tua kita kepada kita, kita kepada orang tua kita, dengan isteri kita, juga dengan anak-anak kita. Sungguh indah keluarga kita. Inilah yang sering kita idam-idamkan. Keluarga yang sakinah, keluarga yang saling pengertian.


Saudaraku bagaimana kita, keluarga kita, menjadi keluarga sakinah, keluarga yang saling pengertian.



Cobalah kita ajak isteri, suami, anak kita, atau orang tua kita, sholat berjamaah, melakukan kegiatan ibadah di rumah kita kemudian saling pengertian dalam mensikapi permasalahan

Kalau ada masalah dengan isteri, kalau ada masalah dengan suami, ada masalah dengan anak-anak kita yang sudah mulai dewasa. Marilah kita dudukkan permasalahan itu kita cari penyelesaiannya di dalam Al Qur’an dan As Sunnah.

Jika kita senantiasa rukun, jika kita senantiasa berjamaah, insyaallah keluarga kita akan menjadi keluarga yang saling pengertian, keluarga yang sakinah.Saudaraku begitu indahnya keluarga kita, kita setiap hari berdoa kepada Allah agar keluarga kita menjadi keluarga sakinah.

Keluarga sakinah tidak bisa kita dapatkan hanya dengan berdoa saja, tapi keluarga sakinah itu bisa kita dapatkan benar-benar dengan aplikasi kita dengan kehidupan sehari-hari kita dengan keluarga kita.

Janganlah kita menomorsatukan nafsu kita, janganlah kita marah, jengkel kalau ada masalah dengan isteri atau suami kita. Tidak saling mendahulukan amarah, tidak mendahulukan kata-kata yang kotor, kita tidak mendahulukan keinginan kita yang sebenarnya itulah nafsu kita, itulah kesenangan kita.



Mari kita lakukan yang terbaik di hadapan Allah Ta’ala. Mari kita duduk bersama, bercerita, kita selesaikan masalah kita, keluarga kita, di hadapan Allah. Niscaya Allah akan mengetahuinya, jika kita memang senantiasa bermusyawarah dalam keluarga kita.



Malaikat Roqib akan senantiasa menilai kita dan keluarga kita, dan akan disampaikan kepada Allah taala, dan Allah akan memberikan sakinah kepada keluarga kita. Allah akan memberikan nantinya pengertian kepada keluarga kita sehingga keluarga kita benar-benar menjadi keluarga yang harmonis, keluarga yang penuh ridho dari Allah Ta’ala, amin.





Saudaraku, marilah kita lakukan yang terbaik di keluarga kita, agar kita, agar keluarga kita menjadi keluarga sakinah yang saling pengertian. Keluarga kita menjadi mawadah, saling menyayangi, yang akhirnya wa rohmah.





Saudaraku, marilah kita mulai dari keluarga kita dahulu dalam berbuat kebaikan.

Wassalamu’alaikum wr. wb

http://akhlakmuliacenter.com/site/index.php?%2FSiraman-Qalbu%2FKeluarga-Sakinah.html