SMILE...^_^

Rabu, 07 September 2011

Jangan pernah menyesal untuk bertemu dengan orang lain tetapi menyesallah jika orang itu menyesal bertemu dengan kamu # by.Anonim












di Art Gallery punya Zaid Otoum

JERASH-JORDAN

DUA KEBERANIAN SUPER:






1. Menyampaikan impian dan cita-cita Anda kepada orang lain, karena ada resiko Anda akan ditertawai, yang menjadikan Anda kehilangan kepercayaan kepada masa depan Anda.






2. Menyampaikan rasa cinta Anda kepada jiwa pilihan yang merasuki sukma Anda, karena ada kemungkinan Anda ditolak, yang menjadikan Anda kehilangan diri Anda sendiri.


...


Tapi,






Anda adalah jiwa hebat, yang justru menyala cemerlang karena ditertawai dan ditolak.






Sesungguhnya, yang rugi mereka!






by Mario Teguh
 


HUTAN AJLOUN-JORDAN


Selasa, 06 September 2011

PSIKOSOMATIK PENYAKIT FISIK AKIBAT FIKIRAN DAN PERASAAN NEGATIF

Klinik Ochsner di New Orleans menerbitkan laporan yang menyatakan bahwa dari 500 pasien yang dirawat di klinik mereka 74 persennya menderita penyakit karena gangguan mental/emosi. Departemen Medis Universitas Yale yang menangani pasien berobat jalan juga melaporkan bahwa 76 % dari pasien yang datang ke klinik mereka terbukti menderita penyakit karenafikiran dan perasaan negatif yang mempengaruhi emosi mereka.




Tidak dapat kita pungkiri bahwa fikiran dan perasaansangat besar pengaruhnya terhadap metabolisme tubuh . Jika kita sedang makan tiba tiba diberi tahu bahwa anak yang kita kasihi meninggal akibat kecelakaan , dijamin anda tidak bisa meneruskan makan anda. Tubuh anda segera bereaksi, nafas menjadi sesak selera makan kontan menghilang, otot dan saraf anda menjadi tegang. Pada kondisi tertentu juga diikuti naiknya tekanan darah yang kadangkala menyebabkan pecahnya pembuluh darah tertentu. Kadangkala juga diikuti denganrasa mulas pada bagian perut.



Pola hidup dikota besar yang cenderung materialistis dan penuh persaingan menyebabkan tekanan yang berat pada fikiran dan perasaan sebagian orang. Mereka yang tidak terampil memenage fikiran dan perasaannya dalam menghadapi tekanan dan kesibukan pekerjaan, cenderung untuk mengalami gangguan psykosomatik, yaitu penyakit fisik yang muncul akibat gangguan mental/emosi. Umumnya mereka tidak menyadari bahwa penyakit fisik yang mereka derita adalah akibat gangguan emosi yang mereka alami. Mereka hanya sibuk mengobati penyakit fisik yang timbul dan tidak memperhatikan masalah fikiran dan perasaan yang menyadi penyebab dari penyakit tersebut.



Beberapa penyakit fisik yang sering muncul mengiringi gangguan emosi antara lain, Nyeri dileher, Radang tenggorokan, Gatal dan luka pada kulit, Kesemutan dan bengkak, Pusing dan sakit kepala, Sembelit, Diare, Gangguan lambung, Keletihan . Kadangkala gangguan emosi ini juga bisa memicu beberapa penyakit ganas seperti tumor dan kanker. Menangani gangguan penyakit fisikakibat gangguan emositidak cukup hanya dengan mengobati gejala fisik yang timbul, tapi harus dibarengi dengan mengatasi gangguan emosi tersebut. Usaha mengobati gangguan fisikakan sia- siajika tidak diiringi dengan usaha mengatasi gangguan emosi. Obat-obatan medis yang diberikan hanya untuk mengurangi rasa sakit atau mengurangi efek buruk penyakit tersebut , namun tidak akan mampumenyembuhkan secara sempurna jika penyebab utama nya yaitu gangguan emosi tidak segera diatasi.



Penyakit yang timbul akibat gangguan psykosomatik ini kadang kala tidak bisa dideteksi secara fisik maupun medis. Penderita merasakan keluhan rasa sakit dantidak nyaman ditubuhnya yang kadangkala lokasinya berpindah pindah, namun pemeriksaan medis tidak menemukan kelainan pada organ tubuh yang dikeluhkan itu. Menghadapi hal ini biasanya dokter menyarankan pasiennya untuk konsultasi pada psikiater, namun sayangnya banyak pasienyang menolak saran ini:” Emangnya saya gila dok…” . Selanjutnya ia akan mencari dokter lain untuk menyembuhkan keluhannya itu. Orang ini akhirnya akan sering gonta-ganti dokter namun penyakitnya tidak juga kunjung sembuh.



Pengaruh Fikiran dan perasaan negatif pada gen dan sel tubuh



Fikiran dan perasaan negatif mempunyai andil yang besar sebagai penyebab gangguan psykosomatik yang dialami banyak orang. Seseorang yang berada dalam keadaan tertekan, stres berkepanjangan atau menghadapi masalah dan problem berat yang tidak pernah terselesaikan , biasanya memiliki fikiran dan perasaan yang negatif.Fikiran dan perasaan negatif ini akan mempengaruhi gen dan sel tubuhnya, yang pada akhirnya akan memunculkan berbagai keluhan pada tubuh dan fisik yang bersangkutan.



Allah menciptakan manusia dari sebutir sel yang dibuahi, kemudian sel tersebut membelah diri menjadi 2, 4, 8, 16 dan terus membelah diri hingga berjumlah triliunan. Setiap sel memiliki Genyang berisi program atau cetak biru dari sel tersebut. Gen inilah yang mengendalikan sel untuk menjadi bagian-bagiandari tubuh manusia. Gen mengendalikan sel untuk menjadi tulang, daging, rambut, pembuluh darah , gigi , kuku hingga membentuk ujud manusia. Terdapat satu triliun sel dalam setiap kilogram berat badan manusia, sehingga bayi yang baru lahir saja terdiri atas kurang lebih 3 triliun sel, dan manusia dewasa memiliki 50 sampai 70 triliun sel.



SEL DAN UNTAIAN DNA

Dalam setiap sel manusia terdapat Nukleusyang mengandung zat asam deoksiribonukleat atau Deoxyrribonucleic acid (DNA), yaitu zat yang kita sebut sebagai Gen. DNA terdiri dari dua untai berbentuk spiral yang mengandung molekul –molekul yang namanya dapat disingkat dengan huruf A,T,C dan G. Ini adalah kode genetik kita, yang mengandung semua informasi untuk membentuk kehidupan. Nukleus dari sebuah sel tubuh manusia memiliki tiga miliar huruf-huruf seperti tersebut diatas. Bentuk tubuh dan hidup kita dibentuk oleh informasi yang dibentuk dari kombinasi tiga milyar huruf tersebut dan disimpan didalam DNA kita . Instruksi pada DNA itulah yang membentuk bagian tubuh kita menjadi darah, tulang , daging, mata dan lain sebagainya.



Sel tubuh kita akan berfungsi sesuai instruksi yang aktif didalam gen yang ada didalam sel tersebut. Para ahli genetika menyebut instruksi instruksi ini sebagai mekanisme nyala-padam (on-off). Tubuh kita akan dibentuk menurut gen yang sedang nyala (aktif). Seluruh informasi yang baik maupun buruk untuk pembentukan tubuh kita terdapat dalam triliunan gen yang ada didalam tubuh kita. Jika gen yang menyala banyak mengandung unsur negatif kita akan mengalami kekacauan pada metabolisme tubuh, namun jika gen yang nyala adalah gen yang baik insya Allah tubuh kita akan merasa baik dan nyaman .



Para ilmuwan mengatakan bahwa dari triliunan gen yang ada didalam tubuh kita yang aktif terus menerus hanya antara 5 sampai 10 persen saja, sisanya dalam keadaan pasif dan siap untuk diaktifkan sewaktuwaktu. Pengaruh luar dapat memicu gen yang pasif atau tidur itu untuk menyala dan aktif.Pengaruh luar dapat memicu gen yang buruk atau baik untuk menyala dan mulai mengatur sel tubuh untuk mengikuti instruksi gen yang nyala tersebut. Jika gen yang aktif merupakan gen yang buruk ia mulai menimbulkan berbagai masalah didalam tubuh kita,jika gen yang aktif merupakan gen yang baik ia akan memberi kenyaman dan kebaikan pula pada tubuh dan kehidupan kita.



Tubuh kita memilki gen yang berpotensi untuk menimbulkan penyakit, dan pada saat yang sama juga memiliki gen yang dapat menyembuhkan penyakit. Pada saat gen yang berpotensi menimbulkan penyakit menyala , kondisi ini akan diimbangi oleh menyalanya gen yang berpotensi menyembuhkan penyakit , sehingga dicapai keadaan yang seimbang dan tubuh kita tetap berada dalam keadaan sehat. Namun begitu keseimbangan tersebut terganggu , penyakit itu akan mulai menyebar keman mana.



Orang yang mempunyai fikiran dan perasaan negatif dan berada dalam keadaan stres berkepanjangan dapat memicu aktifnya gen yang berpotensi untuk menimbulkan penyakit. Emosi yang labil menyebabkan menyalanya gen yang berpotensi untuk menimbulkan penyakit namun tidak diimbagi oleh sel yang mampu menyembuhkan penyakit. Hal tersebut menyebabkan orang tersebut sangat rentan terhadap gangguan berbagai penyakit. Gejala inilah yang umumnya menimbulkan gangguan psykosomatik pada kebanyak orangdewasa ini.



James K Van Fleet dalam bukunya ‘” The Powwer within , tap your inner for and program yaourself for succsess” mengisahkan bagaimana John Hunter seorang ahli fisiologi terkenal mengalami nasib buruk karena dia mederita kelainan pada pembuluh arteri. Ia selalu berkata bahwa orang pertama yang membuat ia benar benar marah akan menyebabkan kematiannya. Istrinya pernah mencoba membuatnya marah beberap kali namun tidak pernah berhasil. Akhirnya orang yang ditunggu tunggu muncul juga , dalam salah satu rapat medis Dr Hunter sangat marah, sehingga ia terjatuh dan meninggal disaat itu juga karena mengalami oklusi jantung. Kejadian seperti ini banyak kita jumpai dalam kehidupan sehari hari bagaimana emosi yang memuncak dapat mendatangkan kematian pada seseorang akibat menyempitnya pembuluh darah dijantung atau pecahnya pembuluh darah diotak. Demikianlah perasaan negatip dan emosi yang memuncak bahkan dapat mendatangkan kematian pada seseorang.



Merasa dan berfikir positip

Orang yang selalu merasa dan berfikir positip memiliki emosi yang stabil, bebas dari rasa stress dan tertekan yang berkepanjangan , mampu meredam aktifnya gen yang berpotensi menimbulkan penyakit. Orang seperti ini mempunyai daya tahan yang tinggi terhadap berbagai penyakit. Bahkan kadangkala makanan yang menurut perhitungan ilmu kedokteran dapat membahayakannyatidak berpengaruh sedikitpun padanya.



Dalam kehidupan sehari hari kita jumpai orang yang kuat merokok namun sampai usia hampir 90 tahun masih tetap sehat tidak mengalami gangguan apapun. Adapula orang yang banyak mengkonsumsi gula dan garam namun tidak mengalami gangguan penyakit diabet maupun darah tinggi. Fikiran dan perasaan positip yang dimilikinya merangsang gen positipnya untuk meredam semua efek negatif yang muncul dari makanan tersebut. Selalu merasa dan berfikir positip sangat penting untuk mempertahankan tubuh tetap sehat dan bugar.



Perasan dan fikiran dapat mengaktifkan gen kita, sebagian besar gen kita yang sedang tidur dapat diaktifkan oleh kekuatan fikiran dan perasaan . Kazuo Murakami Ph D seorang ahli genetika dari Jepang menyatakan dalam bukunya “The Divine Message of the DNA” bahwa faktor faktor positip seperti kegembiraan, sukacita,keyakinan dan do’a dapat mengaktifasi gen gen yang bermanfaat. Sementara faktor negatif seperti kegelisahan , stress, kesedihan, rasa takut, dapat menon-aktifkan gen yang bermanfaat dan nsebaliknya mengaktifkan gen yang tidak bermanfaat (buruk).



Untuk membuktikan hipotesanya ini ia bergabung dengan raksasa bisnis hiburan jepang Yoshimoto Kogyo Co untuk mempelajari pengaruh tawa danperasaansenang pada ekspresi gen. Secara sfesifik ia meneliti bagaimana tawa mempengaruhi tingkat glukosa darah pada orang yang mengidap diabetes type 2.Dalam penelitian itu ia mengukur glukosa darah setelah puasa (fasting blood clucose) pada subyek tes. Kemudian sebagian mereka mendengarkan kuliah yang tidak lucu dan membosankan sementara yang lain menonton pertunjukan komedi yang lucu dan menyenangkan.Kemudian makanan dihidangkan kepada mereka setelah itu Kazuo Murakami mengukur gula darah setelah makan(post –prandial blood glucose ) mereka. Dalam percobaan itu ia mendapati glukosa darah mereka yang mengikuti kuliah yang membosankan itu meningkat 123 mg/dl sedang pada mereka yang menonton komedi hanya meningkat sebesar 77 mg/dl. Penelitian tersebut menunjukan bahwa tawa memiliki efek menguntungkan bagi tingkat glukosa darah



28- (yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah-lah hati menjadi tenteram. (Ar Ra’d 28)



Menyembuhkan penyakit dengan kekuatan do’a, fikiran dan perasaan positip

Do’a yang dipanjatkan dengan sungguh-sungguh dan penuh keyakinan serta harapan merupakan gelombang fikiran dan perasaan positip yang dapat mengaktifkan gen yang baik untuk memperbaiki berbagai kerusakan tubuh yang muncul akibat penyakit yang diderita.



Morris Goodman seorang pengarang dan pembicara internasional mengalami kecelakaan yang amat parah Ia terbaring dirumah sakit dalam keadaan lumpuh total, tulang punggungnya remuk, tulang leher pertama dan kedua patah, reflek menelannya tidak berfungsi sehingga ia tidak dapat makan dan minum, diafragmanya rusak sehingga sulit untuk bernafas, ia hanya bisa mengedipkan mata. Secara medis sulit baginya untuk sembuh normal kembali. Dalam keadaan demikian ia tetap menjaga fikiran dan perasaannya untuk tetap positip , ia membayangkan dirinya sehat dan normal kembali, ia tetap memelihara fikiiran dan perasaannya demikian . Akhirnya apa yang dibayangkannya itupun terjadi , ia keluar dari rumah sakit berjalan tanpa alat bantu sesuai dengan apa yang dibayangkannya. Kisah Morris Goodman ini diangkat kedalam film The Secret karena membayangkan kekuatan dahsyat dari berfikir dan merasa positip.



KH Arifin Ilham pendiri majelis Dzikiir Adzikra pernah dipatuk ular yang hampir merenggut nyawanya. Ia terbaring dirumah sakit dengan tubuh membiru akibat pengaruh racun ular yang menggigitnya. Dokter yang merawatnya mengatakan bahwa harapan hidupnya tinggal satu persen . Dokter hanya menganjurkan kepada keluarganya untuk berdo’a dan mengharap keajaiban dari yang Maha Kuasa. Secara ajaib akhirnya KH Arifin Ilham berhasil lolos dari maut dan sampai saat ini masih aktif memimpin Majelis Dzikir Adzikra.



Saya juga pernah mengalami keajaiban dari do’a pada saatputra pertama saya mengalami gangguan pada saluran pembuangan air matanya. Sejak lahir sampai usiaenam bulan airmatanya selalu mengalir dipipi, hingga menimbulkan iritasi pada pipinya. Dokter ahli mata yang saya datangi menjelaskan bahwa saluran pembuangan airmata kerongga hidungnya tersumbat, untuk perbaikan diperlukan tindakan operasi. Berhubung anak saya masih bayi untuk tindakan operasi tersebut ia menganjurkan agar saya berkonsultasi dahulu kedokter spesialis anak dan ahli anastesi.



Istri saya panik dan terus menerus menangis, saya minta kepada dokter agar memberikan obat apa saja untuk menyembuhkan penyakit mata anak saya tersebut. Dokter ahli penyaklit mata itu memberi resep salep mata dan surat pengantar untuk konsultasi kepada dokter ahli anak. Setiap malam saya bertahajud memohon kesembuhan bagi mata anak saya sambil mengoleskan salep mata yang diberikan dokter sesuai petunjuk yang diberikan. Sungguh ajaib setelah beberapa hari airmata yang mengalir dipipi anak saya terus berkurang, dan setelahsatu minggu air mata yang meleleh dipipi itu sudah berhenti sama sekali. Kejadian ini betul betul merupakan surprise bagi kami sekeluarga.



Kejadian seperti tersebut diatas banyak kita temui dalam kehidupan sehari hari. Bagaimana do’a dan berfikir serta merasa positip dapat menyembuhkan berbagai penyakit yang secara medis sulit disembuhkan. Do’a , fikiran dan perasaan positip ini akan memicu gen yang baik untuk mengaktifkan sel yang mempunyai kemampuan memperbaiki berbagai kerusakan tubuh dan mengalahkan berbagai virus yang merusak jaringantubuh. Obat2an medis yang diberikan bukan hal utama dalam proses penyembuhan, obat obatan hanya membantu mekanisme tubuh secara kimiawi. Semua obat yang diberikan tidak akan banyak manfaatnya jika tidak diiringi do’a dan fikiran serta perasaan positip.



Menjaga agar fikiran dan perasaan tetap positip dan optimis

Telah kita ketahui bahkan sebagian besar penyakit yang timbul diakibatkan oleh fikiran dan perasaan negatif yang muncul didalam diri seseorang. Banyak cara dilakukan orang untuk menjaga agar fikiran dan perasaan selalugembira dan tetap positip.Hiburan, tamasya, bercengkerama dengan teman dan keluarga, Meditasi, membaca al-Qur’an, Dzikir yang dilakukan secarabersama maupun sendiri .



Rasa nyaman, bahagia dan tentram juga dapat membangkitkan kekuatan berfikir dan merasa positip bagi setiap orang. Ada beberapa aktifitas yang dapatmenimbulkan rasa bahagia nyaman dan tentram didalam hati antara lain, bersyukur, memberi dan bersedekah, ridho dengan apa yang dialami, tawakkal, menyebar salam dan berbagi kasih sayang, selalu ingat dan menyebut nama Allah setiap saat.



Sebaliknya rasa cemas, kawatir, gelisah, takut, jengkel, dendam, dengki dapat membangkitkan kekuatan berfikir dan merasa negatif . Bersihkan diri dari berbagai perasaan tersebut diatas , jangan biarkan diri dikuasai perasaan buruk itu. Berbagai perasaan buruk tersebut akan mendatangkan berbagai bencana, kejadian buruk dan penyakit bagi kita. Jika orang yang memiliki perasaan diatas mengalami gangguan suatu penyakit akibat kecelakaan atau gangguan virus biasanya sangat sulit untuk sembuh. Obat2an yang diberikan hanya menghilangkan penyakit untuk sementara, dan pada akhirnya ia kan mengalami ketergantungan obat yang dalam jangka panjang malah menimbulkan kerusakan pada organ tubuh lainnya seperti jantung, lambung, liver maupun ginjal.



Dalam persaingan hidup pada era globalisasi ini sangat penting bagi kita untuk menjaga agar fikiran dan perasaan selalu positip. Jangan biarkan diri berada dalam keadaan stress dan tertekan berkepanjangan. Fikiran dan perasaan negatif hanya akan mendatangkan berbagai penyakit , bencana dan kejadian buruk bagi kehidupan kita.



62- Ingatlah, sesungguhnya wali-wali Allah itu, tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati. (Yunus 62)

http://www.energibiosel.org/psykosomatik-penyakit-fisik-akibat-fikiran-dan-perasaan-negatif.html

LoA dan LoA dan LoA

Oleh : Ronny FR ( www.ronnyfr.com )




Catatan: Dalam rangka ber LOA ria, berikut ini saya sampaikan tulisan tentang LOA oleh Ronny F Ronodirdjo yang saya copy dari blog beliau “ Ronnyfr.com”. Apa yang dialami Ronny FR dengan LoAnya seperti yang dikisahkan berikut ini sebenarnya banyak juga dialami oleh rekan pembaca terutama yang sudah sepuh. Saya juga banyak mengalami kisah serupa selama hidup saya yang sudah 57 tahun ini. Mudah mudahan kita bisa mengambil pelajaran dari pengalaman mas Ronny dalam ber LOA RIA sebagaimana dikisahkan berikut ini.







Alhamdulillah!



Pada saat SMP/SMA, saya membeli peta dunia yang cukup besar, berukuran 1 X 1.5 meter. Kemudian saya laminating plastik dengan landasan triplek berbingkai, bukan yang pigura kaca). DI peta itu, berbagai negara saya ingin kunjungi maka saya “pines” (pin / paku payung kecil yang pangkalnya plastik warna-warni). Satu warna untuk menandai negara yang saya kepingin banget kesana, warna lain untuk negara yang saya agak kepingin. Saya tidak punya alasan yang jelas kenapa saya agak kepingin atau kepingin banget, cuma pakai perasaan aja.



Teman-teman banyak yang mengomentari dengan kalimat yang aneh-aneh, jika mereka melihat peta dunia saya itu. Ada yang mengejek, ada yang katanya kagum, ada yang geli, ada yang senyum-senyum. Hehehe…, saya biarkan saja keomentar mereka. Toh cuman komentar. Well, bahkan ketika saya pindah ke Jakarta di akhir tahun 1995, peta itu saya bawa naik kereta. Kemudian saya pasang lagi di tembok kost saya yang sempit di bilangan Setiabudi Jakarta. Kost itu cuman kamar berukuran 3 X 4 meter, ditambah dengan kamar mandi shower ukuran 1 meter2. Semua ada di kamar itu, mulai kasur di lantai, meja belajar, lemari baju, buku, rice cooker , dan rak sepatu. Tentunya juga peta dunia saya yang dengan manis nempel di tembok…, lagi-lagi banyak teman kost yang mengejek saya, karena kamar saya paling kosong mlompong dibandingkan mereka yang punya TV, Stereo Set, VCD, beberapa punya karaoke, kulkas, dll.



Nah, kilas balik saya renungkan di malam ini, bahwa ternyata keberangkatan saya ke Canada kali ini merupakan perjalanan yang bagi saya luar biasa sekali. Karena mengalami berbagai kejadian yang luar biasa dan unik serta penuh kelimpahan. Kejadian yang intisarinya mengalami berbagai kelimpahan, dibayarin, di diskon, dikasih gratis, ditolong orang, ditraktir makan, nemu duit di jalan, dll…



Dari keseluruhan saya ke luar negeri semenjak tahun 1993, lebih banyak saya dibayarin orang lain. Perjalanan pertama adalah dibayarin oleh JICA pada tahun 1993-an selama sekitar 40 hari ke Jepang. Itu sekaligus merupakan perjalanan pertama naik pesawat terbang, hahahaha… saya masih ingat betapa ndesonya saya waktu itu.



Perjalanan berikutnya adalah dibayarin oleh perusahaan saya berkerja pada tahun 1997-an ke Singapura, mengikuti seminar dan pameran internasional mengenai suatu industri. Tidak lama, sekitar 3 atau 4 hari aja.



Perjalanan-perjalanan keluar negeri berikutnya adalah terutama waktu saya bekerja dengan Presiden Abdurrahman Wakhid. Saya lupa berapa banyak negara yang sudah saya kunjungi waktu itu… Tidak semua perjalanan saya ikuti, karena kami bergantian mendampingi Ibu Negara dan Juru Bicara Presiden waktu itu.



Perjalanan berikutnya yang dibayarin adalah saat memberikan training-training di Malaysia. Perjalanannya dibayari oleh pihak pengundang untuk berbicara sebagai Trainer di sana.



Nah, perjalanan berikutnya adalah atas biaya sendiri. Termasuk perjalanan ke Canada kali ini atas biaya sendiri, namun boleh dibilang dapat sponsor dari beberapa perusahaan secara tidak langsung. Selain itu dapat banyak sekali potongan harga yang nilainya puluhan juta rupiah. Saya yakin, hal ini terjadi karena saya banyak sekali berdoa, dan juga istri saya yang terus mendoakan, demikian pula Ibu saya ketika saya pamitan melalui telpon…



Saat mau merencanakan keberangkatan, dan menghitung pngeluaran selama di Canada…, wah lumayan juga lebih dari 100 juta rupiah nih! Lha saya akan berada di Canada dari 22 Mei sampai dengan 9 Juni, jadi 18 hari. Hotel bagus semacam Sheraton (tempat Michael Losier Seminar harganya sekitar 300 $Can, namun untuk peserta di diskon menjadi 235 $Can, membayangkan jika harus menginap sekitar 6 hari berarti sekitar hampir 15 juta rupiah hanya untuk hotel. Belum makan dan sebagainya…



Saya hitung lagi pengeluaran lain, sebelum ke Michael Losier saya harus ke Vernon dulu mengikuti pelatihan NLP, dengan rate hotel 94.62 $Can sebelum tax. Setelah tax adalah sekitar 1 juta rupiah. Lha kalau dikalikan 10 hari berarti sekitar 10 juta rupiah. Pesawat dari Vancouver ke Kewlona (dekat Vernon) sekitar 5 juta pp, plus lagi air port shuttle dari Kewlona ke Vernon adalah 27 $Can sekali jalan. Harga sebotol aqua sedang sekitar 1.25 $Can, jadi sekitar 11 ribu rupiah. Satu kali makan normal rata-rata antara 7 - 15 $ Can, lumayan juga nih.



Jadi sebelum berangkat, saya sempat tergoda berpikir untuk ngirit selama di Canada. Namun pikiran itu saya reframe dengan : “Nanti banyak kejadian yang akan mempermudah saya dalam rangka mencapai tujuan saya ke Canada ini, amien!” Saya membayangkan dengan perasaan senang…



Nah, menarik sekali dan rasanya saya sungguh diberkati oleh Tuhan YME, dengan mendapatkan berbagai rejeki dan kelimpahan yang saya terima selama perjalanan ke Canada ini :



Saat membeli tiket pesawat, saya mendapatkan diskon cukup lumayan dari travel agent, ratusan ribu rupiah…, lumayan lah…

Saat mengurus Bank Draft untuk syarat membuat Visa, saya ditolong oleh pihak manajemen suatu Bank yang pernah saya training, sehingga saya dapat memperoleh bank draft hanya dalam waktu beberapa jam saja. Biasanya urusan begini bisa makan waktu satu sampai dua hari lho…

Saat pelatihan NLP dengan Steve di Vernon, saya adalah satu-satunya peserta yang mendapatkan diskon sebesar 250 Can$. Ini kira-kira hampir Rp 2.250.000,- Jumlah yang tidak sedikit bukan?

Selama di hotel Best Western Vernon saya dapat diskon dari $123 menjadi 94.62, diskon lagi menjadi 83$Can, jadi akhirnya senilai …. itung sendiri yah…

Perjalanan shuttle bus kembali dari Vernon ke Kewlona saya dapat diskon lagi sebesar 7$, dari 27$ menjadi 20$. Lumayan… sekitar 50 ribu hehehe…

Saya sering sekali di tolong orang selama di Canada, bahkan ditolong orang pada saat sedang tidak mencari pertolongan lho… Tahu-tahu ada yang menawarkan bantuan, dll.

Beberapa kali nemu uang dalam berbagai denominator. Saya berikan lagi sih ke orang lain. BTW, di Vancouver cukup banyak pengemis juga, setidaknya yang mengaku pengemis dan homeless.

Saat pelatihan dengan Michael Losier, dari fee training senilai 3999 $Can (hampir 40 juta) saya mendapatkan diskon sebesar 1000 Can$, ini hampir setara dengan Rp 9.000.000,- . Masya Alloh!

Selesai training NLP saya pindah lagi ke kota Vancouver, sementara saya belum dapat hotel, maka saya pilih di hotel YWCA, sekitar 103$Can (sekitar 1 juta rupiah). Hotel ini agak jauh dari lokasi pelatihan, dan sempit, saya memilihnya karena bersih dan aman. Saya hanya menginap 2 hari di sini, sambil mencari hotel alternatif yang cukup dekat dengan acara pelatihan. Akhirnya saya mendapat hotel tepat di samping hotel Sheraton, yakni Burrard Inn :).

Burrard Inn, dari namanya Anda dapat menduga ini hotel kecil. Benar sekali! Ini sekelas motel sebenarnya, semua sederhana dan kuno, nggak ada pemanas/pendingin, hanya ada fan…, bayangkan deh! Harganya? 123 $Can semalam…., sejutaan lho… Saya sempat deg-degan juga waktu nginep di sini, karena membaca di internet reviewnya kurang bagus. Katanya ini dan itulah… Bahkan salah satu review di internet mengatakan bahwa pengunjung itu sangat kecewa dan marah dengan pada penjaganya karena kurang sopan dan dapat kamar buruk. Semalaman ia merutuki sambil membayangkan tamu-tamu lain yang tidur di hotel sebelah pasti keenakan dan penuh kenyamanan (maksudnya hotel Sheraton). Tulisan itu mempengaruhi saya, sehingga ketika saya datang ke hotel itu, saya muterin dulu satu kali sambil saya berdoa untuk diberikan aman, dan nyaman… Dan malam harinya, aduuuuuuuuh dingin banget, karena selimut tipis banget… Saat kedinginan itu saya jadi ikut ngebayangin betapa enaknya yang nginep di Sheraton itu…, sambil memandang dari jendela kaca… Namun saya segera mengubah feeling saya “Saya juga akan mendapatkan kenyamanan itu…, yang penting saya happy!!!” Saya mengembangkan rasa syukur saya, karena sudah mendapatkan hotel yang harganya murah (RP 1 juta semalem lebih murah dari 3 juta khan?), dan dekat dengan lokasi pelatihan, cuma nyeberang jalan saja…

Well, selama di Burrard In saya ternyata mendapat diskon menjadi 89$ plus pajak. Lumayan… Saya tadinya berencana nginep disini sekitar 8 hari. Namun ternyata hanya 3 hari 2 malam saja…, sebab, pada sore hari ketiga… saya mendapatkan kejutan yang tidak di duga-duga dari Michael Losier!

Malam sebelumnya adalah acara pertemuan informal dengan sesama peserta (yang saya tulis di artikel sebelumnya). Di sana saya sempat bertemu dengan Gizelle, yakni EO-nya Michael Losier. Saya bertanya padanya apakah uang pendaftaran yang ditransfer istri saya di Jakarta (saya sudah di Canada) sudah ia terima? Di bilang belum di cek, dan besok akan ngabarin…

Nah, hari berikutnya kelas dimulai di sore hari jam 3 tepat. Saya datang sekitar jam 2.30 dan melakukan regristasi. Setelah mendapat training kit, saya hendak balik ke hotel saya, namun tiba-tiba dipanggil oleh Gizelle “Ronny, please wait a second, I ‘ll talk to you, important!” Dia memanggil saya sambil menelepon orang lain, jadi saya harus menunggunya. Saya sempat melihat ia memegang kertas kecil bertuliskan tulisan tangan nama saya dan angka-angka. Jadi saya sempat berpikir…, “Aduh, jangan-jangan transferan dari istri saya bermasalah nih!”. Untungnya saat itu juga saya menyadari bahwa itu adalah emosi negatif (vibrasi negatif), jadi segera saya reframe : pasti ada hikmah dan manfaatnya bahwa saya disuruh menunggu ini . Sejurus kemudian Gizelle bertanya saya menginap di mana? Saya jawab di hotel sebelah… Kemudian ia mengatakan bahwa semalam Michael Losier memutuskan bahwa SAYA DIBERI KAMAR GRATIS SELAMA 4 HARI Di HOTEL SHERATON! What!!!!???? <!--[if !vml]--><!--[endif]-->

Menginap 4 hari di Sheraton, senilai hampir 10 juta lho! Lha jadi saya ini cuman mbayar seminar Michael separo saja! Alhamdulillah luar biasa!!! Ya Alloh! Terima kasih Ya Alloh…. Tuhan memang nggak bakal kekurangan skenario! Yang penting kita meminta, bersyukur dan happy.

Akhirnya malam itu jam 10 saya pindah ke hotel Sheraton. Saat mengambil tas di hotel saya…, saya bertemu dengan beberapa orang peserta yang berasal dari Australia dan Filipina yang ternyata menginap di Burrard Inn juga. Sempat kasihan juga, kok mereka nggak dapat hotel gratis. Lantas saya doakan saja, semoga mereka segera mendapat kemudahan juga…, amien!







Demikian kisah saya mengenai kejadian yang related dengan LOA yang saya alami selama di Canada. Saya masih beberapa hari lagi di sini, nanti saya lanjutkan ceritanya.



Ohya,



Jadi ingat, ternyata Michael Losier juga menggunakan paku pines (berbentuk bendera kecil) dan peta untuk mewujudkan impiannya! Luar biasa, ternyata kami ada persamaan lagi… Asyiknya, setelah saya pelajari lebih jauh, cara Michael Losier agak berbeda dikit dan……… lebih baik…

ronny.jpg


Pengin tahu?



Tunggu berikutnya deh!



Semoga semua pembaca juga penuh berkelimpahan, amien!



(Ronny F Ronodirdjo)




http://www.fadhilza.com/2008/08/tadabbur/loa-dan-loa-dan-loa.html#more-199

Senin, 05 September 2011

kata-kata indah penuh makna ^_^

Dendam artinya belum bisa memaafkan orang lain. Penyesalan artinya belum bisa memaafkan diri sendiri ....by: Arif Rh (#lg introsfeksi ke diri sendiri)

Sesungguhnya ... Yang membuat kita meneteskan air mata kebahagiaan adalah ketika kita memaafkan, bukan ketika melampiaskan kebencian ... #Sharing Pengalaman Pribadi (by: Arif Rh)




Tanya : "Saya udah dari kemarin berdo'a ... Niy air kok enggak mendidih ya?"
Jawab : "Coba sekarang naikan pancinya di atas kompor lalu nyalakan api kompornya ... Tunggu sekitar 30 menit"

ALAM SEMESTA MEMANG BUKAN TUHAN ... TAPI, JANGAN PISAHKAN PERILAKU TUHAN DENGAN GERAK ALAM SEMESTA ...(by Arif Rh)

Pegang sebuah benda di tangan ... Lalu jatuhkan ... Pasti jatuh ke bawah ...
Sekarang ... Silahkan berdo'a dulu dengan khusyuk ... Minta lah kepada Tuhan agar benda tersebut ketika dijatuhkan tidak akan jatuh ke bawah ... Lalu lakukan lagi sebagaimana sebelumnya ... Pasti bendanya tetap jatuh ke bawah tho? Salah satu kekeliruan kita adalah memisahkan antara perilaku Tuhan dan hukum-hukum alam semesta dalam proses pengabulan do'a ... :) by Arif Rh ...#baru nyadar.com ^_^





Mungkin sulit. . Tapi pasti bisa.. Kita yang memegang kendali atas setiap rasa yang kita miliki.. Ketika ingin sedih,, sesempurna apapun keberhasilan yang kita dapatkan, air mata tetap bisa saja menyambangi.. Dan ketika kita ingin bahagia,, seperih apapun sebuah luka jika lekas meninjau hikmah dibaliknya tidak bisa menghalangi kita untuk tersenyum kembali....:) by bpk Abdul Azis Setiawan #lg merenungi diri ^_^





foto2nya sumber dr om google ^_^

Minggu, 28 Agustus 2011

Indahnya Ramadhan dgn Tradisi Mudik


Mudik adalah kegiatan perantau untuk kembali ke kampung halamannya. Mudik di Indonesia identik dengan tradisi tahunan yang terjadi menjelang hari raya besar keagamaan misalnya menjelang Lebaran. Bagi sebagian besar masyarakat Indonesia, khususnya masyarakat Jawa, Mudik boleh dikatakan sebuah tradisi yang mutlak harus dilaksanakan. Pada saat itulah ada kesempatan untuk berkumpul dengan sanak saudara yang tersebar di perantauan, selain tentunya juga sowan dengan orang tua. (wikipedia indonesia).

Mudik diambil dari kata "udik" yang berati kampung atau jauh dari kota. Entah sejak kapan tradisi mudik pulang kampung di indonesia dimulai. Namun menurut budayawan Jacob Soemardjo, mudik merupakan tradisi primordial masyarakat petani Jawa yang sudah mengenal tradisi ini jauh sebelum berdiri Kerajaan Majapahit untuk membersihkan pekuburan dan doa bersama kepada dewa-dewa di kahyangan untuk memohon keselamatan kampung halamannya yang rutin dilakukan sekali dalam setahun. Kebiasaan membersihkan dan berdoa bersama di pekuburan sanak keluarga sewaktu pulang kampung sampai saat ini masih banyak ditemukan di daerah Jawa.

Budaya mudik adalah suatu nilai sosial positif bagi masyarakat Indonesia, karena dengan mudik berarti masyarakat masih menjunjung nilai silaturahmi antara keluarga. Acara mudik khususnya menjelang lebaran bukan hanya menjadi milik umat muslim yang akan merayakan idul fitri bersama keluarga, namun telah menjadi milik "masyarakat indonesia" seluruhnya. karena pada dasarnya bersilaturahmi adalah hakikat dari kehidupan manusia sebagai makhluk sosial. karena manusia sebagai makhluk sosial tidak akan dapat hidup tanpa orang lain, meskipun manusia adalah juga makhluk individu yang berhak menetukan tujuan hidupnya sendiri.

Selain untuk bersilaturahmi, mudik juga digunakan sebagai momen untuk menunjukkan sebuah eksistensi para pemudik kepada orang lain. Dengan bertemu sanak keluarga, mereka bisa menunjukkan sampai sejauh mana hasil jerih payah mencapai taraf hidup di perantauan. meskipun ajang "pamer" ini cenderung berdampak negatif. Para perantau rela menghamburkan tabungannya, jerih payahnya selama di rantau untuk menunjukkan "keberhasilan" kepada keluarga dan tetangga. tak heran dealer handphone dan motor/mobil sangat laris menjelang hari lebaran.

Sebenarnya pulang kampung bukan hanya terdapat di Indonesia, di masyarakat Eropa atau Amerika pun, mereka memiliki tradisi berkumpul makan bersama keluarga besar di malam natal. Meskipun mobilisasi yang ada tak sehebat "pulang kampung" di indonesia. Diperkirakan mobilitas mudik di indonesia adalah mobilisasi penduduk terbesar di dunia setiap tahunnya. Hal ini juga berarti masih pekatnya sentralisasi pembangunan, pemerintahan, dan ekonomi Indonesia di Jakarta. Pegawai swasta, pegawai pemerintah, anak kuliah, pembantu rumah tangga, semuanya pulang ke kampung halaman dari jakarta, seolah identik bahwa jakarta adalah ladang sumber penghidupan. Pemerintah harus mulai memikirkan pemerataan pembangunan supaya beban urbanisasi bisa ditekan.

Ribuan orang bahkan jutaan, berbondong2 berebut tiket kereta api, bus, pesawat, kapal laut, travel bahkan rela naik mobil atau motor pribadi semalaman suntuk hanya untuk merayakan hari raya bersama keluarga. Kita membayangkan begitu indahnya niat hati orang-orang yang pulang kampung hanya untuk bertemu keluarga karena ternyata masyarakat kita masih peduli dengan keluarga, sangat ironis memang ketika menyaksikan berita2 kriminal ada, ibu membuang anaknya, anak membunuh orang tua, sesama keluarga saling bertengkar. Sedikit terbayar sudah keprihatinan itu ketika menyaksikan jutaan orang "mati-matian" merindukan keluarga untuk pulang kampung.

Orang yang mencintai kampung halamannya adalah orang yang tidak lupa dari mana dia berasal, lebih filosofis adalah ibarat kacang yang tak lupa akan kulitnya atau menurut pepatah "Sejauh-jauh burung terbang, akhirnya akan kembali ke sarangnya". Oleh karena itu, mudik juga dapat digunakan untuk sebuah refleksi diri kembali ke asal, kembali ke belakang. Bahkan sampai di masa kecil kita. Pernahkah terbayang ketika kita di sini saat ini sedang menggunakan internet dan terpikir di kampung halaman kita, mungkin masih banyak orang yang tak tahu apa itu internet. Ketika kita dengan mudah berkomunikasi dengan hand phone, fasilitas hiburan yang beragam, tempat makan yang bervariasi, semuanya mudah dan praktis, sedangkan di tempat lain sangat mungkin orang2 di kampung harus berjuang untuk sekedar hidup yang layak. Tentunya jangan sampai hanya berhenti pada keperihatinan di situ, namun seharusnya ada komitmen untuk membangun kampung halaman kita.

Lekat dengan budaya kita cerita rakyat Malin Kundang di Sumatera Barat, kisah seorang anak yang lupa akan kampung halamannya, bahkan malu mengakui Ibunya karena sangat miskin. yang kemudian Malin dikutuk menjadi batu yang bersujud. Cerita rakyat tersebut dapat menjadi inspirasi pula, bahwa dengan pulang ke kampung, sungkem dengan orang tua adalah juga sebentuk kecil bhakti untuk orang tua atau keluarga dengan menunjukkan sedikit keberhasilan di tanah rantau. Orang bijak bilang, orang yang berbhakti adalah anak yang memuliakan orang tuanya.

Met berpuasa ^_^







Minggu, 21 Agustus 2011

Siapa bilang bahwa ikhlas itu tidak dibayar?







Siapa bilang bahwa ikhlas itu tidak dibayar?


Sebaik-baik manusia adalah
yang bermanfaat bagi sesama,
dan sebaik-baik pembayar adalah Tuhan.

Maka jiwa yang ikhlas hidup dan bekerja
bagi kebahagiaan keluarga dan sesamanya,
akan diurus bayarannya langsung oleh Tuhan.

Dan jika Tuhan yang membayar,
Dia membayar dengan kesehatan,
kedamaian, kesejahteraan,
belahan jiwa dan keluarga yang penuh kasih,
dan derajat yang tidak bisa dibeli
dengan apa pun dan oleh siapa pun.

Aamiin







buah peach waktu musim semi bulan juni 2011
Amman-Jordan


Rabu, 17 Agustus 2011

Berpikir ruwet complicated, ini yang bikin hidup semrawut dan kena deh penyakit pencernaan....


MERDEKA.....
Merdeka, bebas dari kemelekatan. 

Sahabat,
Ini untuk mengingatkan saya saja, sebuah reuni pemikiran masa lalu dan mungkin juga bermanfaat untuk semua sahabat.
Konon saya dulu orangnya rumit, complicated, semua dipikirin, bahkan yang belum terjadi saja sudah saya pikirin detailnya untuk persiapan. Bahkan sampai asuransi buat beli tanah kuburan, anak cucu, dan kejelekan dunia pada puluhan tahun kedepan sudah dipikirin. 

Namun untuk hal positif sih okeh saja, sehingga fungsi otak yang sebagai antena pemancar ini akan menarik semua hal positif yang kelak akan terjadi.
Namun sayangnya banyak pikiran negatif, complicated.   Memikirkan semua yang BELUM TERJADI dari sisi resikonya, kejelekannya,   Sehingga akhirnya jadi ketakutan sendiri, jangan-jangan.....

Alhamdulillah, semua yang dipikirkan itu terjadi.  Peristiwa jelek dan masalah datang silih berganti.
Dan alhamdulillah lagi, bertaon-taon kena penyakt pencernaan, thypus, susah BAB, mules, gangguan lambung dan seabrek-abrek.

Pengalaman memang guru yang terbaik, kini semua itu sudah tiada.
Kebodohan pada masa lalu yang telah merekam SANGKAAN, PIKIRAN COMPLICATED, BERBURUK SANGKA, MEREKAYASA NEGATIF YANG BELUM TERJADI,  semua sudah dilepaskan.
Bebas dari kemelekatan yang kayak begituan....

Sejak berubahnya pola pikir menjadi simpel, sederhana, ikhlas jalani yang ada.  Karena yang ada nanti adalah hasil dari blue print pola pikir sendiri.
Benar ada pepatah kata, bahwa Anda bisa menjadi apa saja, seperti apa yang ada dalam pikiranmu.

Berpikir sederhana, menganggap apapun,   semua peristiwa apapun, juga siapapun yang menghampiri yang datang pada diri ini adalah NIKMAT DARI TUHAN.
Berpikir sederhana, penuh kegembiraan, antena pemancar di otak dan hati diaktifkan....SEMUA KEBAIKAN DAN REJEKI MENGALIR DARI SEGALA PENJURU.......SELAMA ADA NAFAS.

Merubah pola hidup menjadi sederhana, bersahaja, ternyata mendatangkan semua kebaikan dari segala penjuru.  Kebahagiaan tidak terkira, sahabat yang demikian besar.  Kasih sayang keluarga semakin luarbiasa.  Angin, burung, tanaman, apapun full smile memberikan rejeki.

Satu lagi, penyakit kini jadi malu malu kucing.....dan pergi sendiri.
Alhamdulillah tiada lagi penyakit pencernaan, thypus, gangguan lambung, dan lain-lain yang pernah "mampir" belasan bahkan puluhan tahun lalu.
Semoga ini adalah tips bagi sahabat, peserta pelatihan, alumni yang punya masalah sama.  Bila Anda telah berobat medis, terapi psikologi, psikoterapi, namun hasilnya nihil.  Hanya ada satu solusi,  kita belajar merubah pola pikir dan perilaku.

Seperti ikan hidup di air laut, tidak perlu keasinan, dong.
Hidup memang penuh perjuangan dan seabrek masalah.
Tapi masalah ya masalah, dunia ya dunia yang semrawut,  NAMUN diriku adalah diriku yang cool, sederhana, sehat, sumringah, bahagia, tentram, rejeki melimpah, full kasih sayang dan kebaikan.....beda gelombang gitu loh.
Bahasa kerennya,  bebas dari kemelekatan.....

JANGAN KALAH SAMA MASALAHMU......

Salam MERDEKA,
Yuuk bebaskan otak, pikiran/jiwa, nyawa badan dari semua koneksi negatif yang sudah terlanjur terkoneksi.

mas kris
mahakosmos terlahir dari sebuah kesederhanaan hidup


Selasa, 16 Agustus 2011

Catatan Harian Seorang Pramugari

Saya adalah seorang pramugari biasa dari China Airlines, karena bergabung dengan perusahaan penerbangan hanya beberapa tahun dan tidak mempunyai pengalaman yang mengesankan, setiap hari hanya melayani penumpang dan melakukan pekerjaan yang monoton. Pada tanggal 7 Juni yang lalu saya menjumpai suatu pengalaman yang membuat perubahan pandangan saya terhadap pekerjaan maupun hidup saya.

Hari ini jadwal perjalanan kami adalah dari Shanghai menuju Peking , penumpang sangat penuh pada hari ini. Diantara penumpang saya melihat seorang kakek dari desa, merangkul sebuah karung tua dan
terlihat jelas sekali gayadesanya, pada saat itu saya yang berdiri dipintu pesawat menyambut penumpang kesan pertama dari pikiran saya ialah zaman sekarang sungguh sudah maju seorang dari desa sudah mempunyai uang untuk naik pesawat. Ketika pesawat sudah terbang, kami mulai menyajikan minuman, ketika melewati baris ke 20, saya melihat kembali kakek tua tersebut, dia duduk dengan tegak dan kaku ditempat duduknya dengan memangku karung tua bagaikan patung.

Kami menanyakannya mau minum apa, dengan terkejut dia melambaikan tangan menolak, kami hendak membantunya meletakan karung tua diatas bagasi tempat duduk juga ditolak olehnya, lalu kami membiarkannya duduk dengan tenang, menjelang pembagian makanan kami melihat dia duduk dengan tegang ditempat duduknya, kami menawarkan makanan juga ditolak olehnya.

Akhirnya kepala pramugari dengan akrab bertanya kepadanya apakah dia sakit, dengan suara kecil dia mejawab bahwa dia hendak ke toilet tetapi dia takut apakah dipesawat boleh bergerak sembarangan,
takut merusak barang didalam pesawat. Kami menjelaskan kepadanya bahwa dia boleh bergerak sesuka hatinya dan menyuruh seorang pramugara mengantar dia ke toilet, pada saat menyajikan minuman yang kedua kali, kami melihat dia melirik kepenumpang disebelahnya dan menelan ludah, dengan tidak menanyakannya kami meletakan segelas minuman teh dimeja dia, ternyata gerakan kami mengejutkannya, dengan terkejut dia mengatakan tidak usah, tidak usah, kami mengatakan engkau sudah haus minumlah, pada saat ini dengan spontan dari sakunya dikeluarkan segenggam uang logam yang disodorkan kepada kami, kami menjelaskan kepadanya minumannya gratis, dia tidak percaya, katanya saat dia dalam perjalanan menuju bandara, merasa haus dan meminta air kepada penjual makanan dipinggir jalan dia tidak diladeni malah diusir. Pada saat itu kami mengetahui demi menghemat biaya perjalanan dari desa dia berjalan kaki sampai mendekati bandara baru naik mobil, karena uang yang dibawa sangat sedikit, hanya dapat meminta minunam kepada penjual makanan dipinggir jalan itupun kebanyakan ditolak dan dianggap sebagai pengemis.

Setelah kami membujuk dia terakhir dia percaya dan duduk dengan tenang meminum secangkir teh, kami menawarkan makanan tetapi ditolak olehnya. Dia menceritakan bahwa dia mempunyai dua orang putra yang sangat baik, putra sulung sudah bekerja di kotadan yang bungsu sedang kuliah ditingkat tiga di Peking .

Anak sulung yang bekerja di kota menjemput kedua orang tuanya untuk tinggal bersama di kota tetapi kedua orang tua tersebut tidak biasa tinggal dikota akhirnya pindah kembali ke desa, sekali ini orang tua
tersebut hendak menjenguk putra bungsunyadi Peking , anak sulungnya tidak tega orang tua tersebut naik mobil begitu jauh, sehingga membeli tiket pesawat dan menawarkan menemani bapaknya bersama-sama ke Peking , tetapi ditolak olehnya karena dianggap terlalu boros dan tiket pesawat sangat mahal dia bersikeras dapat pergi sendiri akhirnya dengan terpaksa disetujui anaknya.

Dengan merangkul sekarung penuh ubi kering yang disukai anak bungsunya, ketika melewati pemeriksaan keamanan dibandara, dia disuruh menitipkan karung tersebut ditempat bagasi tetapi dia bersikeras membawa sendiri, katanya jika ditaruh ditempat bagasi ubi tersebut akan hancur dan anaknya tidak suka makan ubi yang sudah hancur, akhirnya kami membujuknya meletakan karung tersebut di atas bagasi tempat duduk, akhirnya dia bersedia dengan hati-hati dia meletakan karung tersebut.

Saat dalam penerbangan kami terus menambah minuman untuknya, dia selalu membalas dengan ucapan terima kasih yang tulus, tetapi dia tetap tidak mau makan, meskipun kami mengetahui sesungguhnya dia sudah sangat lapar, saat pesawat hendak mendarat dengan suara kecil dia menanyakan saya apakah ada kantongan kecil? dan meminta saya meletakan makanannya di kantong tersebut. Dia mengatakan bahwa dia belum pernah melihat makanan yang begitu enak, dia ingin membawa makanan tersebut untuk anaknya, kami semua sangat kaget. Menurut kami yang setiap hari melihat makanan yang begitu biasa dimata seorang desa menjadi begitu berharga. Dengan menahan lapar disisihkan makanan tersebut demi anaknya, dengan terharu kami mengumpulkan makanan yang masih tersisa yang belum kami bagikan kepada penumpang ditaruh didalam suatu kantongan yang akan kami berikan kepada kakek tersebut, tetapi diluar dugaan dia menolak pemberian kami, dia hanya menghendaki bagian dia yang belum dimakan tidak menghendaki yang bukan miliknya sendiri, perbuatan yang tulus tersebut benar-benar membuat saya terharu dan menjadi pelajaran berharga bagi saya.

Sebenarnya kami menganggap semua hal tersebut sudah berlalu, tetapi siapa menduga pada saat semua penumpang sudah turun dari pesawat, dia yang terakhir berada di pesawat. Kami membantunya keluar dari pintu pesawat, sebelum keluar dia melakukan sesuatu hal yang sangat tidak bisa saya lupakan seumur hidup saya, yaitu dia berlutut dan menyembahkami, mengucapkan terima kasih dengan bertubi-tubi, dia mengatakan bahwa kami semua adalah orang yang paling baik yang dijumpai, kami di desa hanya makan sehari sekali dan tidak pernah meminum air yang begitu manis dan makanan yang begitu enak, hari ini kalian tidak memandang hina terhadap saya dan meladeni saya dengan sangat baik, saya tidak tahu bagaimana mengucapkan terima kasih kepada kalian. Semoga Tuhan membalas kebaikan kalian, dengan menyembah dan menangis dia mengucapkan perkataannya. Kami semua dengan terharu memapahnya dan menyuruh seseorang anggota yang bekerja dilapangan membantunya keluar dari lapangan terbang.

Selama 5 tahun bekerja sebagai pramugari, beragam-ragam penumpang sudah saya jumpai, yang banyak tingkah, yang cerewet dan lain-lain, tetapi belum pernah menjumpai orang yang menyembah kami, kami hanya menjalankan tugas kami dengan rutin dan tidak ada keistimewaan yang kami berikan, hanya menyajikan minuman dan makanan, tetapi kakek tua yang berumur 70 tahun tersebut sampai menyembah kami mengucapkan terima kasih, sambil merangkul karung tua yang berisi ubi kering dan menahan lapar menyisihkan makanannya untuk anak tercinta, dan tidak bersedia menerima makanan yang bukan bagiannya, perbuatan tersebut membuat saya sangat terharu dan menjadi pengalaman yang sangat berharga buat saya dimasa datang yaitu jangan memandang orang dari penampilan luar tetapi harus tetap menghargai setiap orang dan mensyukuri apa yang kita dapat.

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ Courtesy of Merwin Wong ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Sebuah bacaan yang bagus. Hal yang saya pelajari:
- terkadang ketakutan kita (bapak tua dalam cerita ini takut bayar uang untuk makan dan minum) membuat kita melewatkan banyak peluang, padahal untuk meraih peluang tersebut, belum tentu yang kita takutkan akan terjadi. Dampak dari wrong view tentang keadaan yang sebenarnya.

Saya rasa ada banyak hal yang bisa kita pelajari dari sepotong cerita singkat ini.
Bagi yang merasa mempelajari sesuatu, mohon di sharing pencerahannya ;-)

Thursday, March 4, 2010 at 12:07pm


Dikutip dari : http://www.facebook.com/?ref=home#!/profile.php?id=694630266&ref=ts

https://www.facebook.com/notes/superparenting/catatan-harian-seorang-pramugari/139965256030156