SMILE...^_^

Minggu, 10 April 2011

~ disini, aku menunggumu selalu ~




============

perlahan kurangkai kata-kata untukmu. ENtah, untuk berapa kalinya aku merangkai kata-kata untukmu.

Namun kali ini , kau tak harus membacanya, biarlah kata-kata ini       tersimpan disini. Bersamaku.


Aku sedang mempersiapkan diri disini
menata hati supaya kelak menjadi yang terindah bagimu

belajar kepada Siti Khadijah yang setia dan sabar
menemani RAsulullah dalam perjuangannya
Belajar kepada Aisyah yang selalu memberikan
keceriaan kepada Rasulullah ditengah himpitan permasalahan yang ada
belajar kepada Fatimah yang selalu menjaga dan
merawat cintanya hanya untuk Ali
belajar kepada Siti Hajar yang sabar dan tanpa
mengeluh menghadapi segala coba yang ALlah berikan kepadanya
dan belajar kepada istri-istri teladan yang lain
 yang suatu saat akan kutanamkan didalam diriku

akan kusimpan ketulusan cintaku hanya untukmu
akan kupersembahkan mahkota kesucianku hanya untuk dirimu seorang
untuk engkau yang nanti akan memberi ketulusan cinta kepadaku
untuk engkau yang kelak akan selalu menjadi pelindungku
untuk engkau yang telah Allah gariskan menjadibagian utama yang akan terpasangkan olehku,
karena aku adalah pertolongan tulang rusukmu.

Aku selalu berdoa
semoga aku nanti bisa menjadi istri shalehah
yang setia dan tulus mengabdikan hidupku untukmu karena-Nya


Jemput aku jika waktunya tiba
dn aku disini , menunggumu selalu



Sabtu, 09 April 2011

Sedekah Senyum? Nanti Aja!


Tapi bukankah senyum itu termasuk sedekah?
Ya iyalah, yang bilang bukan sedekah itu siapa? Hehehe!
Sebenarnya cakupan sedekah itu sangat luas, asal katanya dalam bahasa arab berarti “benar” yang maksudnya sesuatu perbuatan yang benar itu termasuk golongan sedekah seperti :
  1. Berzikir dan Shalat Dhuha
  2. Amar Ma’ruf Nahi Mungkar / mengajak kebaikan dan mencegah orang lain berbuat keburukan
  3. Hubungan Intim Suami Istri
  4. Bekerja dan memberi nafkah pada sanak keluarganya
  5. Membantu urusan orang lain
  6. Mendamaikan dua orang yang berselisih
  7. Menjenguk orang sakit
  8. Berwajah manis atau memberikan senyuman
Tapi kita disini membicarakan tentang sedekah harta, soalnya banyak sekali yang berlindung dibalik sedekah senyum sehingga menjadi terlalu pelit untuk mengeluarkan harta karena merasa cukup hanya dengan sedekah senyum
Coba lihat ini ;
  • Orang yang kelaparan
  • Anak Yatim Piatu dan Dhuafa
  • Korban bencana alam
Apa jadinya kalau mereka itu kita beri sedekah senyuman? Saya jamin pasti Anda akan dianggap gila kalau tersenyum melihat orang yang kelaparan.
Alangkah lebih baiknya kalau kita bersedekah harta sambil tersenyum, itu baru pas. Sedekah harta saja juga tidak cukup kalau kita memberikannya tidak sambil tersenyum, yang parah lagi kalau sampai mengungkit-ungkit kembali sedekah yang kita berikan sehingga orang yang disedekahi itu merasa sakit hati

Orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah, kemudian mereka tidak mengiringi apa yang dinafkahkannya itu dengan menyebut-nyebut  pemberiannya dan dengan tidak menyakiti (perasaan si penerima), mereka memperoleh pahala di sisi Tuhan mereka. Tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati. ( Q.S Al Baqarah 262 )


Purdi E Chandra, mentor saya pernah bilang : Sedekah senyum balasannya juga senyum. Sedekah do’a balasannya kita juga didoain malaikat. Tapi kalau sedekah harta, selain dapat balasan harta, kita juga pasti didoakan orang yang kita sedekahi dan diberi senyuman plus ucapan terima kasih. “Wah, benar juga itu” saya pikir.

Marah Adil
Founder Komunitas Pencinta Sedekah
===
Mau mengikuti twit dari PS setiap harinya? follow PS di twitter @pencintasedekah

SEDEKAH VS RIYA



KETIKA ANDA MENUDUH ORANG LAIN RIYA
Satu hal yang ingin saya sampaikan kepada Anda yang suka menuduh-nuduh orang lain itu riya, ujub, dan sombong. Tolong simak baik-baik. Ketika Anda membeli dan memakai arloji mahal, mungkin Anda berniat untuk pamer. Padahal orang tertentu membeli dan memakai arloji mahal semata-mata karena ia memang menyukai arloji tersebut. Jadi, jangan buru-buru menyamakan sifat Anda dengan sifat seseorang.

Ketika Anda bersedekah banyak terang-terangan, mungkin Anda berniat untuk pamer. Padahal orang tertentu bersedekah banyak terang-terangan, semata-mata karena ia ingin menyemangati orang lain. Jadi, jangan buru-buru menyamakan sifat Anda dengan dengan sifat seseorang. Lebih baik, luruskan niat Anda dan berbaik-sangkalah terhadap orang lain. Lebih baik lagi, Anda doakan orang lain agar tetap lurus niatnya. Iya tho?

Tolong juga digarisbawahi:
- Yang Maha Kuasa membolehkan bersedekah terang-terangan (QS 35: 29).
- Sedekah terang-terangan dapat menjadi syiar agama, layaknya ibadah yang lain seperti sholat dan haji.
- Sebagian sahabat Sang Nabi sengaja bersedekah terang-terangan, dengan tujuan untuk menyemangati sahabat lainnya.
- Kadang Ustadz Yusuf Mansur, Aa Gym, dan Ary Ginanjar sengaja bersedekah terang-terangan, dengan tujuan untuk menyemangati peserta.
- Sebagian motivator mengilhami peserta dengan menunjukkan seberapa banyak harta yang ia miliki. Motivator yang lain mengilhami peserta dengan menunjukkan seberapa banyak harta yang ia sedekahkan. Semua niatnya baik. Hanya saja, caranya yang berbeda.

Teruslah mengajak orang-orang bersedekah. Dan jangan pernah Anda pusingkan pendapat orang lain yang menuduh Anda riya, ujub, dan sombong. Ah, sejak kapan dia jadi malaikat? Tahu dari mana dia, isi hati Anda?

Menurut saya, akan jauh lebih baik Anda:
- lupakan malaikat gadungan itu
- luruskan niat
- teruslah bersedekah
- teruslah mengajak orang-orang untuk bersedekah

Ippho Santosa Entrepreneur, Penulis Mega-Bestseller, Penerima MURI Award
==
Mau mengikuti twit dari PS setiap harinya? follow PS di twitter @pencintasedekah

Selasa, 05 April 2011

BACAAN KEKAYAAN & SOLUSI MASALAH


Kumpulan Dalil mengenai keutamaan Bacaan Istighfar yang luar biasa, berikut dalil-dalilnya :

“Iblis berkata kepada Rabbnya, “Dengan ke Agungan dan ke Besaran Mu, aku tidak akan berhenti menyesatkan bani adam selama mereka masih bermyawa.” Lalu Allah berfirman : “Dengan ke Agungan dan ke Besaran Ku, Aku tidak akan berhenti mengampuni mereka selama mereka berISTIGHFAR.” { H.R. Ahmad }.

Berkata imam Ibnul Jauzi : “Iblis berkata : ” Aku telah binasakan anak adam dengan dosa, mereka membinasakan aku dengan ISTIGHFAR dan kalimat Tahlil. Maka aku sebar hawa nafsu pada mereka, hingga mereka berbua dosa dan tidak bertaubat dan mereka mengira berbuat baik.” { Miftah Daris Sa’adah 1/142

“Keberuntungan bagi seseorang yang menjumpai banyak ISTIGHFAR di lembar catatan amalnya.” { Shahihul Jami’ no. 3930 }.

Abu Al-Minhal berkata, tidak ada tetangga (teman dekat) yang lebih di cintai oleh seorang hamba kelak di kuburnya selain ISTIGHFAR.”

Al-Hasan berkata, “Perbanyaklah ISTIGHFAR di rumah-rumah kalian, di hadapan hidangan-hidangan, di jalan-jalan, pasar-pasar, serta majlis-majlis sebab kalian tidak tahu kapan ampunan-Nya akan turun.” { Jami’ul Ulum Wal Hikam 2/408

Rosululloh SAW Bersabda:
“Minta tolonglah kepada Allah dan jangan menjadi lemah. Jika engkau di timpa sesuatu maka janganlah mengatakan : ‘Seandainya ku mengerjakan begini maka akan menjadi begitu!’ tetapi katakanlah : ‘Itu semua adalah takdir Allah, apa yang di kehendaki-Nya di kerjakan-Nya, ‘sebab kalimat’ Seandainya… Itu akan membuka pintu buat setan.” { H.R. Muslim }

Berkata imam Ibnul Jauzi : “Iblis berkata : ” Aku telah binasakan anak adam dengan dosa, mereka membinasakan aku dengan ISTIGHFAR dan kalimat Tahlil. Maka aku sebar hawa nafsu pada mereka, hingga mereka berbua dosa dan tidak bertaubat dan mereka mengira berbuat baik.” { Miftah Daris Sa’adah 1/142 }.

(Bersambung kebawah gambar iklan Tema : "Kekayaan Solusi Masalah")


KEKAYAAN SOLUSI MASALAH

Allah SWT Berfirman:
“Mohonlah ampun kepada Tuhan mu, sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun, niscaya Dia akan mengirimkan hujan kepadamu dengan lebat, dan membanyakkan harta dan anak-anakmu dan mengadakan untuk mu kebun-kebun dan mengadakan (pula di dalamnya) untuk mu sungai-sungai.” { Q.S. Nuh : 10-12 }.

Imam Al-Qurthubi menyebutkan dari Ibnu Shabih, bahwasanya ia berkata : “Ada seorang laki-laki mengadu kepada Al-Hasan Al-Basri tentang kegersangan (bumi) maka beliau berkata kepadanya, “Ber ISTIGHFAR lah kepada Allah!”

“Yang lain mengadu kepadanya tentang kemiskinan maka beliau berkata kepadanya.”Ber ISTIGHFAR lah kepada Allah!”

“Yang lain lagi berkata kepadanya, “Doakanlah (aku) kepada Allah, agar Ia memberi ku anak! “Maka beliau mengatakan kepadanya, “Ber ISTIGHFAR lah kepada Allah!”

“Dan yang lain lagi mengadu lagi kepadanya tentang kekeringan kebunnya, maka beliau mengatakan (pula) kepadanya, “Ber ISTIGHFAR lah kepada Allah!”.

Muthrif meriwayatkan dari Asy-Sya’bi : “Bahwasanya Umar keluar untuk memohon hujan bersama orang banyak. Dan beliau tidak lebih dari mengucapkan ISTIGHFAR (memohon ampun kepada Allah ). Lalu beliau pulang. Maka seseorang bertanya kepadanya, “Aku tidak mendengar anda memohon hujan”. Maka ia menjawab, “Aku memohon di turunkannya hujan dengan menjadikan langit yang dengannya di harapkan bakal turun hujan. Lalu beliau membaca ayat : “Mohonlah ampun kepada Tuhan mu, sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun, niscaya Dia akan mengirim hujan kepada mu dengan lebat.” { Q.S. Nuh : 10-11 }

Subhanallah melihat keutamaannya diatas, nah jamaah yang dimuliakan Allah, mari biasakan Istighfar menjadi "cemilan" kita dikegiatan sehari-hari.

Tiada rugi dengan Istighfar, tiada sia-sia waktu lewat dengan istighfar, mari jalankan istighfar 500 atau 1000 kali sehari, dengan setiap habis sholat 100X dan dikegiatan keseharian kita. Hanya saja harus di hayati, sampe berlinang air mata karena takut sama siksa Awloh, usahain sampe nangis seminggu satu, dua, atau tiga kali, sukur-sukur kalo bisa setiap hari Masya Awloh. Bakal hebat para jamaah disisi Awloh.

Dan disamping itu juga, usahakan berubah, dan terus melakukan perbaikan diri, mendalami Islam yang kaffah sesuai dengan yang dicontohkan Rosulullah SAW dan para sahabat sebagai ikutan terbaik, menolong sesama dan menolong pembangunan umat Islam, seperti penghapal Qur'an, fasilitas pengembangan Islam dst, jadi jangan sampe istighfar hanya dibibir saja, dan juga yang tidak kalah penting seperti abang sebut diatas, sambil diiringi "keluarnya air mata" alias menangis dalam kesendirian. Insya Awloh jadi Rahmat buat semuanya. Mohon disebarkan agar jumlah yang didapat sama saudara2 kita yang menjalankan, ente dapet semuanya, Insya Awloh. Semoga Awloh memampukan kita semuanya. Amin Ya Robbal 'alamiin.

By Sobat : Bang Jampang (FB: bangjamp@yahoo.com)
http://www.youtube.com/jampanx (Pengajian Online)

Hemat Pangkal Kaya – Betulkah?


Hemat pangkal kayaMasih tentang pepatah yang sering kita dengar, yaituhemat pangkal kaya. Berhemat adalah perbuatan yang mulia, tetapi betulkah akan membuat kita kaya? Untuk menjawab pertanyaan ini, kita perlu membahasnya lebih mendalam. Sebab dalam prakteknya, berhemat tidak otomatis menjadi kaya, bahkan jika salah kaprah, berhemat akan membuat kita miskin. Koq bisa?
Menghemat memang bisa membuat kita kaya, jika kita berhemat dengan cara yang benar. Ada juga berhemat tidak mengubah kehidupan seseorang. Bahkan ada juga berhemat yang akan menjadikan kita miskin. Jadi ada 3 macam berhemat, Anda melakukan yang mana saat ini? Jangan-jangan, Anda melakukan berhemat yang malah menjadikan miskin.

Salah Kaprah Hemat Pangkal Kaya

Ada empat kesalahan dalam berhemat. Bukan berhematnya yang salah, tetapi kesalahan terletak pada menempatkannya dan bagaimana cara kita menyikapinya. Keempat kesalahan ini akan membuat kita miskin.
Pertama: Saking berhematnya, banyak orang yang tidak mau shadaqah atau infaq dijalan Allah. Padahal bershadaqah akan melipatgandakan rezeki kita. Itu janji Allah, banyak hadits dan Al Quran yang menjelaskan hal ini. Yang penting kita ikhlash beshadaqah hanya kepada Allah, dan Allah telah berjanji akan mengganti dan melipatgandakan harta kita. Jika tidak mau bershadaqah bukankah berkesan kita tidak mau digandakan rezeki kita?
Kedua: Karena berhemat, hidup jadi sengsara. Makan ngirit, pakaian ngirit, rumah ngirit, segala ngirit sehingga hidup terasa sengsara jauh dibawah kemampuan kita. Artinya hemat yang berlebihan. Kenapa sikap seperti ini akan membuat kita miskin? Sebab mindset kita akan mengatakan bahwa kita adalah orang yang serba kekurangan, mindset kita akan mengatakan bahwa kita miskin, sehingga pikiran dan tindakan kita pun akan seperti orang miskin.
Artinya kita boleh berhemat, tetapi jangan berlebihan dalam berhemat. Tahan pengeluaran untuk hal-hal yang sebenarnya tidak perlu, namun menikmati rezeki dari Allah, agar keluarga bisa tersenyum, selama tidak berlebihan dan didalam batas kemampuan, bukanlah pemborosan. Ini bisa menjadi bentuk syukur dan nafkah batin bagi keluarga. Rekreasi, jalan-jalan, dan makan di luar sesekali itu boleh-boleh saja. Yang tidak boleh adalah: terus-menerus sehingga bukan hanya menghabiskan uang, bahkan justru malah tekor.
Ketiga: tidak mau berinvestasi. Jika Anda memiliki penghasilan Rp 5.000.000 per bulan, berapa penghematan yang bisa Anda lakukan? Rp 3.000.000? Atau Rp 2.000.000? Atau Rp 1.000.000? Atau Rp 500.000? Atau Rp 100.000? Jika jawaban terakhir yang benar, artinya Anda belum bisa berhemat sama sekali. Penghematan paling besar yang bisa Anda dapatkan adalah Rp 5.000.000 per bulan, itu pun jika Anda makan gratis, transportasi gratis, telepon gratis, listrik gratis, dan serba gratis. Kayaknya tidak mungkin dech.
Yang ingin saya tekankan disini adalah jika kita fokus pada penghematan maka peluang keberhasilan kita tidak akan lebih dari penghasilan yang kita miliki. Namun jika kita membuka mata untuk berinvestasi baik dalam bisnis sendiri, emas, properti, saham, dan sebagainya, maka kita memiliki peluang yang jauh lebih besar, bahkan tidak ada batas. Gaji Anda boleh Rp 5.000.000, tetapi peluang penghasilan dari bisnis/investasi bisa jauh lebih besar, puluhan bahwa ratusan kali lipat.
Intinya ialah jangan fokus pada berhemat saja, sisihkan sebagian hasil penghematan Anda untuk investasi.
Keempat: melupakan pendidikan. Saking berhematnya, banyak orang yang enggan mengeluarkan uang untuk membeli buku, ebook, video, mengikuti seminar, dan sebagainya. Dia pikir pendidikan bukan kebutuhan primer sehingga mendapatkan alokasi terakhir (jika ada sisa) bahkan tidak dialokasikan sama sekali.
Melupakan pendidikan sebenarnya sama dengan membatasi realitas Anda agar tidak berkembang. Padahal keberhasilan Anda akan berbanding lurus dengan besarnya realitas dalam diri Anda. Pikiran Anda ibarat wadah. Cara memperbesar pikiran ialah dengan belajar atau pendidikan. Hanya orang yang berpikiran besar yang akan meraih pencapaian besar. Pikiran mempengaruhi tindakan Anda dan tindakan menentukan hasil.

Berhemat dan Menjadi Kaya

Sekarang Anda sudah tahu salah kaprah dalam berhemat. Agar penghematan Anda menjadi berkah bagi Anda, maka hindari kesalahan diatas.
  1. Gunakan hasil penghematan Anda untuk shadaqah (tentu saja selain zakat Anda). Insya Allah ini akan menambah keberkahan dan rezeki kita akan ditambah. Tentu saja kita niatkan shadaqah hanya karena Allah, bukan karena ingin ditambah harta. Penambahan harta itu adalah bonus dari Allah sesuai janji-Nya seperti tertulis di Al Quran dan hadits.
  2. Nikmati hidup, jangan menjadi orang yang sesangsara sementara Anda sebenarnya mampu hidup lebih baik. Yang penting jangan boros sehingga uang Anda habis malah tekor untuk bersenang-senang.
  3. Investasikan sebagian hasil penghematan Anda. Bisa membangun bisnis sendiri, investasi pada aset seperti emas, properti, tanah, atau saham, dan sebagainya. Silahkan konsultasikan dengan penasihat keuangan Anda. Investasi memang beresiko, tetapi tidak berinvestasi juga beresiko.
  4. Investasikan pada pendidikan Anda. Tetaplah belajar agar pikiran Anda berkembang. Pohon akan menjadi besar jika pohon itu tumbuh. Begitu juga dengan Anda, bertumbuhlah.
Insya Allah dengan cara seperti ini kehidupan finansial Anda akan lebih baik dibandingkan dengan sekedar berhemat. Hemat pangkal kaya memang benar jika kita menjalankannya dengan benar.


sumber:http://www.motivasi-islami.com/hemat-pangkal-kaya-betulkah/

Sakit Yang Menyiksa




By: M. Agus Syafii

Ketika datang sakit yang menyiksa maka sakit bisa menjadi nilai ibadah, bila kita mensyukuri bahwa sesungguhnya sakit bertanda agar kita lebih mendekatkan diri kepada Allah. Ada orang yang ketika sehat lupa diri, tidak pernah mengerjakan sholat lima waktu, zakat maupun shodaqoh maka Allah memberikan sakit untuk mengingatkan tentang kehidupan kita sebagai hamba adalah milik Allah. Sama seperti halnya seorang bapak semasa sehat dirinya lupa namun disaat sakit telah membuatnya lebih bersabar karena dirinya yakin itu adalah wujud kasih sayang Allah pada dirinya.  Awalnya ia mengetahui bahwa dirinya menderita 'Verkalking', yakni sakit disebabkan pengapuran pada persendian kaki sehingga kalau digerakkan kakinya terasa sangat sakit menyiksa. Menurut dokter ahli tulang tempat dimana ia berobat mengatakan jalan satu-satunya untuk menyembuhkan sakit adalah dengan operasi.

Beliau tidak malah langsung melaksanakan saran dokter namun malah bersama anak dan istrinya malah bershodaqoh untuk Rumah Amalia. Keyakinannya bahwa 'Obatilah orang-orang sakit dengan shodaqoh dan bentengilah harta kalian dengan zakat dan tolaklah bala' dengan doa' 'itulah satu-satunya cara kami memohon pertolongan Allah Subhanahu Wa Ta'ala agar diberikan kesembuhan.' begitu tuturnya. 

Entahlah, apa yang sesungguhnya terjadi, begitu bangun untuk menunaikan sholat subuh, beliau tidak lagi merasakan sakit pada persendian kakinya. begitu siangnya pak haji segera mendatangi dokter langgananannya untuk memeriksakan kesehatan kakinya. Setelah dipoto, ternyata pengapuran pada sendi kakinya telah hilang. Dokternya bertanya, apakah dia telah menjalani operasi?' Ia menjawab, 'saya tak pernah operasi, hanya meminta kepada Allah agar disembuhkan. Sang dokter itu mengakui bahwa kalau Allah Subhanahu Wa Ta'ala berkehendak, semua pasti terjadi.'

Dari berbagai peristiwa yang telah beliau alami, perubahan sifat yang dulunya pemarah sekarang menjadi lebih sabar dan penyayang terhadap keluarganya. Sholat yang dulu tidak pernah dikerjakan, sekarang lebih tertib & tepat waktu. Zakat & shodaqoh lebih giat dilakukannya. Perubahan sikapnya semakin dirasakan oleh keluarganya sejak sakitnya parah. Begitu luar biasanya Allah memberikan pelajaran kemudian juga menyembuhkan pada persendian yang dideritanya namun juga sekaligus menyembuhkan penyakit hatinya. 

'Obatilah orang yang sakit dengan shodaqoh, bentengilah harta kalian dengan zakat dan tolaklah bencana dengan berdoa (HR. Baihaqi).

Wassalam,
M. Agus Syafii
--
Yuk, hadir di kegiatan 'Amalia Sejukkan Hati (ASAH)' jam 8 s.d 11 siang, Ahad, 24 April 2011. Bila  berkenan berpartisipasi buku2, Majalah, buku Pelajaran, peralatan sekolah, baju layak pakai. Kirimkan ke Rumah Amalia.  Jl. Subagyo IV blok ii, no. 24 Komplek Peruri, Ciledug. Tangerang 15151. Dukungan & partisipasi anda sangat berarti bagi kami. Info: agussyafii@yahoo.com atau SMS 087 8777 12 431,http://agussyafii.blogspot.com/


Senin, 04 April 2011

di jalan KEBENARAN ataukah jalan KESESATAN ? by:Dadang Kriswanto

karena Bill Gates,
dunia mengenal Microsoft.
karena Linus Torvald,
dunia mengenal Linux.
karena Steve Jobs,
dunia mengenal Apple.
karena Larry Page dan Sergey Brin,
dunia mengenal GooGLE.
karena Mark Zuckerberg,
dunia mengenal Facebook.
karena Hugh Hefner,
dunia mengenal Playboy….

karena Albert Einstein,
dunia mengenal teori Relativitas.
karena Newton,
dunia mengenal teori Gravitasi...

karena Andrea Hirata,
kita mengenal laskar pelangi.
karena Dewa 19,
kita mengenal laskar cinta.
karena Ja'far Umar Thalib,
kita mengenal laskar Jihad.
karena Sido Muncul,
kita mengenal laskar mandiri.....

karena Ulil Abshar Abdalla,
kita mengenal JIL.
karena Mirza Ghulam Ahmad,
kita mengenal Ahmadiyah.
karena Nur Hasan Ubaidah Lubis,
kita mengenal Lemkari/LDII/Islam Jamaah.
karena Taqiyyuddin An Nabhani,
dunia mengenal Hizbut Tahrir.
karena Hasan Al-Banna,
dunia mengenal Ikhwanul Muslimin.
karena Muhammad bin Abdul Wahhab,
dunia mengenal Wahabi/salafi.
karena Maulana Muhammad Ilyas,
dunia mengenal Jamaah Tabligh.
karena Hasyim Asy'ari,
kita mengenal NU.
karena Ahmad Dahlan,
kita mengenal Muhammadiyah.
karena Abdullah Said,
kita mengenal Hidayatullah.....

karena kang Abik,
dunia mengenal ayat-ayat cinta.
karena salman Rushdie,
dunia mengenal Ayat-ayat setan.

karena Charles Darwin,
dunia mengenal teori Evolusi.
dan karena Harun Yahya,
dunia mengenal Keruntuhan Evolusi.....

karena Ariel Sharon, double Bush, dan banyak lainnya....
dunia mengenal penjajahan atas bumi Islam.
Tapi karena Abdullah Azzam,
dunia mengenal Jihad Afghan.
karena Ahmad Yassin,
dunia mengenal Hammas.
karena Syamil Basayef,
dunia mengenal Jihad Checnya….



karena anda,
...dunia mengenal APA ?

di jalan KEBENARAN ataukah jalan KESESATAN ?

‎Triple FILTER Test--- by: Lutfi S Fauzan



Di Yunani kuno, Socrates terkenal memiliki pengetahuan yang tinggi dan sangat terhormat.

Suatu hari seorang kenalannya bertemu denga filsuf besar itu dan berkata, "Tahukah Anda apa yang saya dengar tentang teman Anda?"

"Tunggu sebentar," Socrates menjawab. "Sebelum Anda menceritakan apapun pada saya, saya akan memberikan suatu test sederhana yang disebut Triple Filter Test.

Filter petama adalah KEBENARAN.

"Apakah Anda yakin bahwa apa yang akan Anda katakan pada saya itu benar?"

"Tidak," jawab orang itu, "Sebenarnya saya HANYA MENDENGAR tentang itu."

"Baik," kata Socrates. "Jadi Anda tidak yakin itu benar. Baiklah sekarang saya berikan filter yang kedua.

Filter ke 2, KEBAIKAN.

Apakah yang akan Anda katakan tentang teman saya itu sesuatu yang baik?"

"Tidak, malah sebaliknya..."

"Jadi," Socrates melanjutkan, "Anda akan menceritakan sesuatu yang buruk tentang dia, tetapi Anda dan anda tidak yakin apakah itu benar. Anda masih
memiliki satu kesempatan lagi, masih ada satu filter lagi, yaitu filter ke 3.

Filter ke 3, KEGUNAAN.

Apakah yang akan Anda katakan pada saya tentang teman saya itu berguna bagi saya?"

"Tidak, sama sekali tidak."

"Jadi," Socrates menyimpulkannya, "bila Anda ingin menceritakan sesuatu yang belum tentu benar, bukan tentang kebaikan,dan bahkan tidak berguna, mengapa Anda harus menceritakan itu kepada saya?"

Itulah mengapa Socrates dianggap filsuf besar dan sangat terhormat.

Sahabat, gunakan triple filter test setiap kali Anda mendengar sesuatu tentang kawan anda. Jika bukan KEBENARAN, bukan KEBAIKAN, dan tidak ada KEGUNAAN positif, tidak perlu anda terima. Dan apabila anda terlanjur mendengarnya, jangan sampaikan pada orang lain, dan jangan menyakiti hati orang lain.....

Orang-orang bijak mengatakan



‎~Lakukan saja SATU hal yang benar, daripada belajar BANYAK hal agar tidak salah~
~Lakukan SATU HAL dan berbagilah dengan SATU HAL tersebut, dan perhatikan apa yg terjadi~ 
by: Lutfi S Fauzan







Jangan melihat masa lalu dengan penyesalan, jangan pula melihat masa depan dengan ketakutan, tapi lihatlah sekitarmu dengan penuh kesadaran

Orang-orang bijak mengatakan : [dari ustz Vicky....]


Satu perbuatan nyata, sekecil apa pun, jauh lebih berarti
dibandingkan seribu kata-kata indah.
Satu perbuatan nyata sama dengan seribu kata-kata indah.
Satu perbuatan nyata akan mengundang beberapa perbuatan nyata lainnya.

Marilah setiap hari kita membiasakan dengan minimal SATU perbuatan nyata (tentu saja perbuatan baik untuk membantu orang lain). Ini akan MENGUNDANG perbuatan-perbuatan baik lainnya .. yg akan menyebabkan hadirnya Ridha Ilahi dalam kehidupan kita ...

Alangkah indahnya membiasakan diri berbuat nyata (berbuat baik)... Sesungguhnya itulah yg dikehendaki Ilahi dilakukan Hamba2-Nya yg beriman...