SMILE...^_^

Senin, 23 April 2012

"bad attitudes is the only real disability in life"


(sikap yang buruk adalah satu-satunya cacat yang nyata dalam hidup)
IMPERFECT (tidak sempurna) => I'M PERFECT (saya sempurna)
IMPATIENT (tidak sabar) => I'M PATIENT (saya sabar)
IMPOSSIBLE (tidak mungkin) => I'M POSSIBLE (saya mungkin bisa)

"bad attitudes is the only real disability in life"

(sikap yang buruk adalah satu-satunya cacat yang nyata dalam hidup)


google

Rabu, 18 April 2012

Anak 6 Tahun Jualan Limun Demi Selamatkan Ayahnya

Suatu kali Drew Cox, 6 tahun, menggelar meja di depan halaman rumahnya yang berumput dan tak berpagar di Gladewater, Texas, Amerika Serikat. Di situlah ia berjualan limun dalam gelas di atas meja dengan selembar karton bertulisan "Please Help My Dad". Ia menjual limun 25 cent segelasnya.
Semula tetangganya tak begitu memperhatikannya. Namun setelah ada tetangganya yang menghampirinya dan membaca karton itu, si tetangga kontan tersentuh hatinya. Drew, anak pasangan Randy Cox dan Tonya Cooley Cox, berjualan limun dan makanan kecil untuk mengumpulkan uang yang akan diberikan pada orangtuanya untuk menebus obat-obatan bagi sang ayah, Randy Cox, 30 tahun.
Randy memang didiagnosa terkena penyakit seminoma, sejenis kanker yang langka. Untuk penyembuhannya ia harus menjalani terapi dengan biaya yang lumayan besar. Randy harus menjalani empat siklus terapi. Seminggu pertama ia harus datang ke tempat pengobatannya dan menjalani terapi selama enam jam setiap hari selama seminggu. Setelah itu berhenti selama dua minggu. Kemudian terapi lagi seminggu dan berhenti dua minggu. Dan seterusnya.
"Saya sedih. Saya ingin ayah bisa kembali sehat," kata Drew memberi alasan kenapa berjualan limun seperti dikutip KLTV, Texas. "Saya melakukan ini (berjualan) karena ingin menolongnya dengan mengumpulkan uang untuk menebus obat," katanya lagi.
Randy mengaku sedih melihat apa yang dilakukan anak pertama dari tiga anaknya itu. "Itu ungkapan kasih sayangnya pada saya," katanya.
drew
Lalu kabar pun tersebar. Para tetangganya datang ke halaman rumah Randy untuk membeli limun Drew. Bahkan orang-orang di kawasan yang berada di luar kompleks rumahnya pun berdatangan. Dalam sehari itu jalanan di depan rumah Randy penuh oleh mobil-mobil yang diparkir. Sejumlah orang, baik anak-anak maupun orang dewasa ramai-ramai membantu Drew untuk melayani pembeli lain. Dan tentu saja mereka membayar tak seharga seperti yang ditawarkan Drew, 25 cent segelas. Hari itu Drew bisa mengumpulkan pendapatan sampai US$10.000.
Tak hanya itu, orangtua teman sekolah Drew ada juga yang menggagas penggalangan dana lewat Facebook. Dan dalam waktu yang tak terlalu lama sudah terkumpul US$3.500. "Kita tahu bahwa cinta bisa datang dari seorang anak kecil. Sangat mengagumkan," kata seorang penyumbang. (foto: KLRV.com)

http://m.andriewongso.com/artikel/aw_corner/5172/Anak_6_Tahun_Jualan_Limun_Demi_Selamatkan_Ayahnya/#.T47YBCblj9E.facebook

Selasa, 03 April 2012

SIAPAKAH BODYGUARD PEREMPUAN ITU ?


Kisah ini boleh dibaca oleh siapa saja, tanpa kecuali
terutama bagi wanita yang sering pergi sendirian.

Seorang Muslimah yang tinggal di Inggreris, suatu malam keluar rumah menuju seorang sahabat wanitanya, Azimah, untuk belajar Al-Qur’an dan berdiskusi soal agama. Sesuatu yang memang sering ia lakukan , tapi malam itu, karena  asyiiknya berdiskusi, mereka lupa waktu, hingga akhirnya mereka disadarkan oleh dentangan jam dinding yang menunjukkan bahwa waktu telah lewat tengah malam.

Sat itu, muslimah tersebut baru tersadar kalau ia sudah terlambat pulang, padahal rumahnya berjarak cukup jauh, sahabatnya member saran untuk naik kereta api saja, agar perjalanan lebih cepat. Di jam-jam tengah malam, khususnya di tempat-tempat seperti  stasiun, bukanlah tempat & waktu yang menyenangkan utk dilalui, dengan segala daya ia berusaha menenangkan diri, Ia berucap pada dirinya sendiri “Tenanglah, tidak ada apa-apa”.

Dia memeilih kereta karena ingin segera tiba dirumah, namun ketika berada di stasiun bawah tanah, ia teringat bahwa peristiwa pembunuhan yang diberitakan beberapa waktu yang lalu terjadi di stasiun itu.
Beberapa saat kemudian dia masuk di rung tunggu stasiun, disana dia tidak menemukan siapapun, kecuali seorang lelaki yang berperawakan tegap dan bertampang cukup menyeramkan. Rasa takut menyergapnya karena hanya mereka berdua. Saat itulah, setelah berusaha mengumpulkan sisa-sisa keberaniannya, ia menghadirkan hafalan Al-Qur’an untuk dilafadzkannya. Sembari  terus membaca, ia bolak balik berjalan dibelakang lelaki itu, hingga kemudian ia menaiki kereta dan sampai dirumahnya dengan selamat.

Hari berikutnya, sebuah berita pembunuhan mengejutkannya. Di sebuah Koran, ia membaca satu berita pembunuhan terhadap seorang wanita di stasiun yang sama, lima belas menit setelah ia berlalu dari tempat itu, dan si pelakupun sudah tertangkap.
Dia berangkat ke kantor polisi dan dia menceritakan bahwa ia berada di lokasi tersebut lima belas menit sebelum kejadian. Karena penasaran, dia meminta kepada polisi untuk diperlihatkan si pelaku  yang tertangkap. Dan betapa terkejutnya ia saat mengetahui, bahw lelaki itulah yang ada bersamanya di stasiun itu.
Dengan sedikit keberanian, ia mencoba bertanya kepada lelaki itu,
“Anda ingat pada saya?”,
“Apakah saya mengenalmmu ?” tu7kas lelaki itu.
“Saya prempuan yang bersama anda sebelum kejadian”, kata si muslimah mengingatkan.
“ Oh..iya, saya ingat” kata si pelaku.
Si Muslimah kembali bertanya, “Kenapa anda memilih membunuh prempuan itu, kenapa bukan saya ?”
Tanpa ia duga, lelaki itu menjawab, “Bagaimana saya akan membunuh anda, sementara dibelakang anda ada dua lelaki kekar ?”

Subhanallah. Si Muslimah itu ternyata dijaga oleh dua Malaikat yang dikirm Allah untuk menjaganya. Itu karena ia TERUS MEMBACA AL-QUR’AN DALAM KEDAAN IA MERASA TAK BERDAYA, dan tidak ada yang bisa dimintai pertolongan kecuali hanya kepada Allah dengan melafadzkan firman-firman-Nya.
Benarlah apa yang dinyatakan Allah dalam Al-Qur'an surat 13 Ar-Ra'du ayat 11 :"Bagi manusia ada malaikat-malaikat yang selalu mengikutinya bergiliran, di muka dan di belakangnya, mereka menjaganya atas perintah Allah........."
Maka mendekatlah kita kepada Allah, karena sesungguhnya Allah itu dekat. Dia selalu menunggu kita mendekat pada-Nya. Jagalah diri kita walaupun dengan beberapa ayat dari Al-Qur’an. Allah SWT memerintahkan kita untuk membaca  Al-Qur’an karena manfaatnya begitu besar dalam kehidupan kita, dalam setiap keadaan kita.

Dalam Surat An-Naml : 91-92 Allah berfirman :
“Aku hanya diperintahkan untuk menyembah Tuhan negeri ini (Mekah) Yang telah menjadikannya suci dan kepunyaan-Nya-lah segala sesuatu, dan aku diperintahkan supaya aku termasuk orang-orang yang berserah diri.

Dan supaya aku membacakan Al Qur'an (kepada manusia). Maka barang siapa yang mendapat petunjuk maka sesungguhnya ia hanyalah mendapat petunjuk untuk (kebaikan) dirinya, dan barang siapa yang sesat maka katakanlah: "Sesungguhnya aku (ini) tidak lain hanyalah salah seorang pemberi peringatan". 

Seperti itulah yang dituturkan oleh salah satu majalah ibukota.

Rasulullah bersabda : “Bacalah Al-Qur’an, sesungguhnya ia akan datang pada hari kiamat sebagai pemberi safaat bagi orang yang membacanya” (HR. Muslim)

Sepertinya  bagi hamba-hamba-Nya yang taat dan rajin melafazdkan Al-Qur’an disetiap kesempatan, ternyata  tidak hanya kelak di akhirat Allah selamatkan dia dari ancaman azab yang mengerikan, tapi bagi yang yakin,  Allah buktikan  juga keselamatan  itu  ketika didunia ini, sebagaimana yang dialami Muslimah dalam kisah diatas.

Tidak cukupkah bukti ini bagi kita untuk lebih meningkatkan kwalitas bacaan Al-Qur’an kita..?
Sudahkah kita menjadwalkan bacaan Al-qur’an kita, meski hanya sesaat ?
Sudahkah kita punya target hafalan Al-Qur’an, meski hanya untuk beberapa ayat saja ?
Dan sekarang, saat ini, hari ini sudahkah kita membaca Al-Qur’an dicelah-celah kesibukan kita..?

Yuuk....mari kita mulai sekarang juga.

Ingatkanlah diri kita, untuk selalu menjadikan Al-Qur’an sebagai sahabat yang akan menemani kita kemanapun kita pergi, niscaya dia akan menjadi penyelamat kita dalam setiap keadaan.

*Bagi siapa saja yang berniat ingin share, saya persilahkan, semoga bermanfaat

Sabtu, 24 Maret 2012

love & life ^_^

‎#1. Pria adalah Pemimpin bagi wanita, suami adalah pemimpin bagi istri. Pria kuat fisiknya dan logikanya, wanita kuat perasaannya
‎#2. Secara hukum vibrasi energi maka perasaan memiliki vibrasi lebih kuat dibandingkan dengan fisik dan logika

‎#3. Jika pria memimpin wanita hanya menggunakan fisik dan logika maka akan gagal, sebab vibrasinya kalah dari wanita
‎#4. Maka untuk memimpin wanita maka pria harus memiliki "meta-perasaan" atau "perasaan di atas perasaan" yang disebut keimanan
‎#5. Salah satu ciri hari akhir-kerusakan zaman adalah : suami takut kepada istri. Suami yang penakut karena tak punya iman.
#6. Suami takut istri bermakna : suami gak bisa memimpin istrinya dan sang istri enggan dipimpin oleh suaminya
‎#7. Itu sebabnya, jika istri sedang kesal sama suami dan suami gagal menanganinya, maka biasa "pekerjaan suami di kantor" jadi kacau
‎#8. Mari jadilah suami yang tidak penakut. Jadilah suami yg tegas dan adil. Jadilah suami yg tunduk pd Allah dan tidak tunduk pada istri.




#1. Seseorang bisa lebih mudah berdamai dgn dirinya jika ia bisa bedakan mana : keinginan, keperluan, dan kebutuhan
‎#2. Keinginan sifatnya kurang penting-kurang mendesak, bawaan hawa nafsu pribadi
‎#3. Kebutuhan sifatnya penting dan mendesak, bawaan kehendak Tuhan


Sebetulnya, do'a itu dilakukan agar kita tak lagi fokus kepada APA yang kita pinta, tapi kembali tenang dan fokus kepada SIAPA kita meminta.



1. Semakin tak materi suatu zat maka semakin cerdas dalam merespon tingkah laku kita
2. Semakin padat materi maka semakin pasif dalam merespon tingkah kita terhadapnya
‎3. Itu sebabnya, berurusan dengan zat padat itu melelahkan, karena kita terus yang harus aktif
‎4. Dan berurusan dengan Zat yang tidak padat maka kita bisa menggunakan kekuatan vibrasi jiwa kita, yang penting yakin
‎5. Dan Allah bukanlah materi atau tidak materi, tapi DIA Maha Meliputi itu semua. 


#1. Mengeluh itu seperti buang angin, yakni melepaskan "rasa" dari kotoran yang ada di dalam diri
#2. Buang angin itu sebuah "sinyal" bahwa di perut kita banyak kotorannya
‎#3. Mengeluh itu sebuah "sinyal" bahwa di jiwa kita banyak kotoran hatinya
#4. Buang angin menganggu indra penciuman orang-orang di sekitar kita yang lalu mengusik perasaan mereka
‎#5. Mengeluh menganggu indra pendengaran orang-orang di sekitar kita yang lalu mengusik perasaan mereka
#6. Sebagaimana buang angin, maka mengeluh pun menghasilkan perasaan "plong" bagi si pelaku, tapi "sesak" bagi si penerima
#7. Tapi, itu hanya "plong" yang sementara, sebagai sinyal bahwa "kotoran yang asli" harus segera dikeluarkan
#8. Kalau Anda menahannya, enggan mengeluarkannya, maka akan terjadi penzaliman diri sendiri yang menyebabkan Anda sakit
#9. Tuntaskan Buang Angin Anda dengan proses BAB, dan tuntaskan keluhan Anda dengan proses Memaafkan dan Sedekah
‎#10. Buang Angin dan BAB terbaik adalah di saat sedang MULES dan hanya Anda dan Tuhan yang tahu ...
‎#11. Menegluh, Memaafkan, dan Sedekah terbaik adalah di saat Anda sedang DIZALIMI dan di tempat yang hanya Anda dan Tuhan yang tahu




#1. Kalau kita ingin diterima amal ibadah kita oleh-Nya, maka kita harus terus berusaha menerima semua keputusan-Nya
‎#2. Terima keputusan-Nya: terima Perintah-Nya, terima Larangan-Nya, terima Jodoh Anda, terima Kehidupan Anda, terima berbagai masalah Anda
‎#3. Terima berbagai kecewaan yang Anda rasakan, terima bahwa orang lain tak pandai mencintai dan menghargai Anda
#4. Terima saja dulu, lalu KOSONGkan diri Anda dari berbagai analisa sang pikiran, ambillah JEDA, bernafaslah dgn teratur, berdzikirlah
‎#5. Jika Anda menerima hidup Anda, maka Anda akan diterima oleh kehidupan, diterima oleh-Nya. Insya Allah




#1. Selama Anda masih memiliki harapan, maka Anda layak untuk terus berkembang
‎#2. Tapi "harapan" bukan untuk di"miliki", melainkan untuk di"kembalikan" kepada -Nya
‎#3. Dan yang penting, bukan sekedar APA harapan Anda, tapi kepada SIAPA Anda berharap...




Awal dari kehidupan ini adalah SEDERHANA ... tiada topeng ... bahkan pakaian pun hanyalah dedaunan dari semesta....

Tapi kini "topeng" telah merajalela ...
Bahkan kita "topeng" kan hati kita sendiri ...

Ketika kita mengalami kegagalan, maka kita topengi kegagalan dengan istilah "kesuksesan yang tertunda"

Padahal kegagalan itu menjadi indah karena kita menerimanya, apa adanya, tanpa penolakan 
dan melakukan pura-pura bahagia atas kegagalan kita ...

Tak perlu kita pura-pura bahagia ...
Tak perlu kita pura-pura sedih...

Kita terima saja kehidupan kita ini apa adanya, maka kehidupan akan menerima Anda dengan tangan terbuka ....

Buka topeng kita, tampillah apa adanya, bersama-Nya 










Hidup ini perjalanan >> Senang, Tegang, Tenang ...

Makan : Senang
Kenyang : Senang
Cukup Kenyang : Tenang
Sangat Kenyang : Tegang
Mules : Sangat Tegang
Proses BAB : Senang
Setelah BAB : Tenang
Laper : Tegang
Laper Banget : Sangat Tegang





Sederhanakan hidupmu,
Sebab dalam sudut pandangku..
Allah itu Maha Sederhana ...
DIA itu apa adanya ....
Sangat Sederhana ....

Hanya saja kita hobi memperumit diri kita
Sehingga Tuhan pun kita jadikan rumit,
Padahal dia begitu INDAH
Dan INDAH itu apa adanya
Sederhana ...

Lalu kita pun membuat jalan yang rumit untuk menuju-NYA
Kita buat aturan sendiri atas nama Nabi-Nya ....
Padahal Nabi 
Muhammad s.a.w adalah pribadi yang sederhana..
Ndak suka bikin repot umatnya..

Sudahlah para saudaraku sekalian..
Tak usahlah lagi diperumit agama yang sederhana ini...

Tuhan kita sederhana
Nabi kita sederhana
Agama kita sederhana
Kitab suci kita pun sederhana
dari dulu sampai sekarang, ya ayatnya cuman itu-itu saja..
gak pernah ditambah, diganti, atau direvisi..
Sederhana toh?

Dan jika sekarang hidup kita rumit,
pasti karena kita sudah LARI dari yang sederhana..
Mari KEMBALI ke dalam Kesederhanaan ..

Salam Sederhana 








by: Zain Fuad Abdullah