SMILE...^_^

Senin, 04 April 2011

di jalan KEBENARAN ataukah jalan KESESATAN ? by:Dadang Kriswanto

karena Bill Gates,
dunia mengenal Microsoft.
karena Linus Torvald,
dunia mengenal Linux.
karena Steve Jobs,
dunia mengenal Apple.
karena Larry Page dan Sergey Brin,
dunia mengenal GooGLE.
karena Mark Zuckerberg,
dunia mengenal Facebook.
karena Hugh Hefner,
dunia mengenal Playboy….

karena Albert Einstein,
dunia mengenal teori Relativitas.
karena Newton,
dunia mengenal teori Gravitasi...

karena Andrea Hirata,
kita mengenal laskar pelangi.
karena Dewa 19,
kita mengenal laskar cinta.
karena Ja'far Umar Thalib,
kita mengenal laskar Jihad.
karena Sido Muncul,
kita mengenal laskar mandiri.....

karena Ulil Abshar Abdalla,
kita mengenal JIL.
karena Mirza Ghulam Ahmad,
kita mengenal Ahmadiyah.
karena Nur Hasan Ubaidah Lubis,
kita mengenal Lemkari/LDII/Islam Jamaah.
karena Taqiyyuddin An Nabhani,
dunia mengenal Hizbut Tahrir.
karena Hasan Al-Banna,
dunia mengenal Ikhwanul Muslimin.
karena Muhammad bin Abdul Wahhab,
dunia mengenal Wahabi/salafi.
karena Maulana Muhammad Ilyas,
dunia mengenal Jamaah Tabligh.
karena Hasyim Asy'ari,
kita mengenal NU.
karena Ahmad Dahlan,
kita mengenal Muhammadiyah.
karena Abdullah Said,
kita mengenal Hidayatullah.....

karena kang Abik,
dunia mengenal ayat-ayat cinta.
karena salman Rushdie,
dunia mengenal Ayat-ayat setan.

karena Charles Darwin,
dunia mengenal teori Evolusi.
dan karena Harun Yahya,
dunia mengenal Keruntuhan Evolusi.....

karena Ariel Sharon, double Bush, dan banyak lainnya....
dunia mengenal penjajahan atas bumi Islam.
Tapi karena Abdullah Azzam,
dunia mengenal Jihad Afghan.
karena Ahmad Yassin,
dunia mengenal Hammas.
karena Syamil Basayef,
dunia mengenal Jihad Checnya….



karena anda,
...dunia mengenal APA ?

di jalan KEBENARAN ataukah jalan KESESATAN ?

‎Triple FILTER Test--- by: Lutfi S Fauzan



Di Yunani kuno, Socrates terkenal memiliki pengetahuan yang tinggi dan sangat terhormat.

Suatu hari seorang kenalannya bertemu denga filsuf besar itu dan berkata, "Tahukah Anda apa yang saya dengar tentang teman Anda?"

"Tunggu sebentar," Socrates menjawab. "Sebelum Anda menceritakan apapun pada saya, saya akan memberikan suatu test sederhana yang disebut Triple Filter Test.

Filter petama adalah KEBENARAN.

"Apakah Anda yakin bahwa apa yang akan Anda katakan pada saya itu benar?"

"Tidak," jawab orang itu, "Sebenarnya saya HANYA MENDENGAR tentang itu."

"Baik," kata Socrates. "Jadi Anda tidak yakin itu benar. Baiklah sekarang saya berikan filter yang kedua.

Filter ke 2, KEBAIKAN.

Apakah yang akan Anda katakan tentang teman saya itu sesuatu yang baik?"

"Tidak, malah sebaliknya..."

"Jadi," Socrates melanjutkan, "Anda akan menceritakan sesuatu yang buruk tentang dia, tetapi Anda dan anda tidak yakin apakah itu benar. Anda masih
memiliki satu kesempatan lagi, masih ada satu filter lagi, yaitu filter ke 3.

Filter ke 3, KEGUNAAN.

Apakah yang akan Anda katakan pada saya tentang teman saya itu berguna bagi saya?"

"Tidak, sama sekali tidak."

"Jadi," Socrates menyimpulkannya, "bila Anda ingin menceritakan sesuatu yang belum tentu benar, bukan tentang kebaikan,dan bahkan tidak berguna, mengapa Anda harus menceritakan itu kepada saya?"

Itulah mengapa Socrates dianggap filsuf besar dan sangat terhormat.

Sahabat, gunakan triple filter test setiap kali Anda mendengar sesuatu tentang kawan anda. Jika bukan KEBENARAN, bukan KEBAIKAN, dan tidak ada KEGUNAAN positif, tidak perlu anda terima. Dan apabila anda terlanjur mendengarnya, jangan sampaikan pada orang lain, dan jangan menyakiti hati orang lain.....

Orang-orang bijak mengatakan



‎~Lakukan saja SATU hal yang benar, daripada belajar BANYAK hal agar tidak salah~
~Lakukan SATU HAL dan berbagilah dengan SATU HAL tersebut, dan perhatikan apa yg terjadi~ 
by: Lutfi S Fauzan







Jangan melihat masa lalu dengan penyesalan, jangan pula melihat masa depan dengan ketakutan, tapi lihatlah sekitarmu dengan penuh kesadaran

Orang-orang bijak mengatakan : [dari ustz Vicky....]


Satu perbuatan nyata, sekecil apa pun, jauh lebih berarti
dibandingkan seribu kata-kata indah.
Satu perbuatan nyata sama dengan seribu kata-kata indah.
Satu perbuatan nyata akan mengundang beberapa perbuatan nyata lainnya.

Marilah setiap hari kita membiasakan dengan minimal SATU perbuatan nyata (tentu saja perbuatan baik untuk membantu orang lain). Ini akan MENGUNDANG perbuatan-perbuatan baik lainnya .. yg akan menyebabkan hadirnya Ridha Ilahi dalam kehidupan kita ...

Alangkah indahnya membiasakan diri berbuat nyata (berbuat baik)... Sesungguhnya itulah yg dikehendaki Ilahi dilakukan Hamba2-Nya yg beriman...

** Tetaplah Tersenyum **



Oleh: Ary Nur Azizah

Bila kondisi hari ini masih seperti kemarin di mana harapan belum menjelma menjadi nyata. Tetaplah tersenyum. Bukan berarti Allah mengabaikan doa-doa kita. Kita tahu, Allah adalah Dzat Yang Maha Mengabulkan doa-doa hamba-Nya.

“Berdoalah kepada-Ku niscaya Aku akan mengabulkannya…” (QS Al mu'min:60).

Tak ada yang dapat meragukan janji-Nya. Doa kepada-Nya ibarat sebuah investasi. Tak akan pernah membuat investornya merugi. Karena penjaminnya adalah Dzat Yang Maha Pemurah, Yang Maha Berkuasa atas segala sesuatu. Dzat Yang Maha Welas Asih itu, tak akan pernah ingkar janji. Tidak akan sia-sia munajat yang kita mohonkan pada-Nya, baik di waktu siang apalagi di sepertiga malam. Ketika lebih banyak makhluk-Nya pulas, dalam dekapan dinginnya malam dan hangatnya selimut tebal.

Bila belum ada perubahan berarti tentang rencana-rencana kita, tetaplah tersenyum. Allah lebih mengetahui apa-apa yang baik untuk kita. Yakinlah, bahwa:

“Sesuatu yang telah ditentukan oleh Allah pasti akan datang, maka janganlah kalian minta untuk disegerakan.” (QS An Nahl:1).

Allah Maha Mengetahui kapan sesuatu pas untuk kita, baik dalam sisi timing maupun momentnya. Allah, Pencipta alam raya ini, adalah sutradara hebat, yang tidak akan membiarkan kita terpuruk dalam keburukan. Selama kita yakin akan kekuasaan-Nya, yakin akan kasih sayang-Nya.

Jika semua serasa mandeg, tak ada kemajuan berarti. Tetaplah juga tersenyum. Allah punya cara sendiri untuk membuat kita senantiasa dekat dengan-Nya. Mungkin, semua ini dibuat-Nya untuk kita agar kita senantiasa hanyut dalam sujud-sujud panjang di penghujung malam. Senantiasa larut dalam tangis penuh harap, dalam buaian doa-doa panjang nan khuyuk.

Semua tak akan tersia-sia begitu saja. Allah, mencatat setiap upaya yang kita lakukan dan doa yang kita panjatkan. Segala sesuatu yang kita perbuat, sekecil apa pun itu, akan menuai balasan di sisi-Nya kelak. Niatkan semuanya hanya untuk meraih ridha-Nya, agar perjuangan hebat ini tak hanya bermakna sementara. InsyaAllah kita akan memetik buahnya kelak, di waktu yang telah Ia tentukan.

Dunia ini fana. Tak ada yang kekal didalamnya. Pun perjuangan ini, pengorbanan ini, juga kesulitan ini. InsyaAllah, suatu hari nanti, harapan akan berbuah kebahagiaan. Akan menjelma menjadi kemudahan. Karena, sekali lagi, Allah telah menjamin:

“Karena sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan. Sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan.” (QS Al Insyirah: 5-6)

“Allah pasti akan memberikan kemenangan atau mengadakan keputusan yang lain dari sisi-Nya.” (QS Al Maidah:52)

Tetaplah berbaik sangka kepada-Nya. Tetaplah berharap sepenuh hati kepada-Nya. Tetaplah gantungkan asa setinggi apa pun itu, hanya kepada-Nya. Sekali lagi, hanya kepada-Nya.

“Sesungguhnya, rahmat Allah amat dekat kepada orang-orang yang berbuat baik.” (QS Al A'raf: 56)

“…Janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya tiada berputus asa dari rahmat Allah, melainkan kaum yang kafir.” (QS Yusuf: 87).

Dan, jika akhirnya harapan tidak menjelma seperti yang kita idamkan, tetaplah terus berbaik sangka kepada Tuhan Yang Maha Mengetahui. Karena,

“Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi pula kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu. Allah mengetahui, sedangkan kamu tidak mengetahui.” (QS Al Baqarah: 216).

Teruslah berjuang. Demi sebuah azzam yang dipancangkan untuk meraih ridho Ilahi Robbi.

Wallohua'lam bishshowwab.

dari fb nya teh : Rien Marini


Minggu, 03 April 2011

yg paling penting dr kehidupan



Pakaian paling indah di dunia adalah SENYUM.

Kebiasaan paling merusak adalah KUATIR.

Sukacita terbesar adalah MEMBERI.

Kehilangan terbesar adalah HARGA DIRI.

Pekerjaan paling memuaskan adalah MEMBANTU ORANG LAIN.

Kepribadian terburuk adalah EGOIS.

Spesies yang hampir punah adalah PEMIMPIN YANG BERDEDIKASI.

Sumberdaya terbesar kita adalah GENERASI MUDA.

Energi terbesar adalah DORONGAN SEMANGAT.

Masalah terbesar untuk diatasi adalah RASA TAKUT.

Obat tidur paling mujarab adalah PIKIRAN YANG DAMAI.

Kegagalan paling melumpuhkan adalah ALASAN DIBUAT-BUAT.

Kekuatan terbesar di dunia adalah CINTA.

Manusia paling berbahaya adalah TUKANG GOSIP.

Komputer paling hebat di dunia adalah PIKIRAN MANUSIA.

Sangat buruk kondisi Anda jika Anda tidak memilikinya adalah HARAPAN.

Senjata paling berbahaya adalah LIDAH.

Dua kata paling penuh kekuatan adalah SAYA BISA.

Aset terbesar adalah IMAN.

Emosi paling tidak berguna adalah RENDAH DIRI.

Harta tak ternilai harganya adalah INTEGRITAS.

Alat komunikasi paling hebat adalah DOA.

Rendah Hati Sumber Kekuatan...



Kadang sepatah kata yang ketus membuat kita sakit hati sampai bertahun-tahun. Sikap ceria dan kegembiraan selama ini kesapu habis oleh sepatah kata.

Kalau orang bertanya mengapa?
Anda akan menjawab: “Kata-kata itu sungguh amat menyakitkan...”

Benarkah kata-kata itu yang begitu menyakitkan? Ataukah Anda yang terlalu lemah? Bukan. Anda tidak lemah, dan kata-kata ketus itu pun tidak ada apa-apanya.

Permasalahannya adalah: Hati Anda yang terlalu tinggi. Tinggi hati membuat harga diri, gengsi, dan, keinginan dihormati, semua ikut menjadi tinggi. Tinggi hati membuat Anda merasa diri terhormat, mulia, dan sempurna. Sikap inilah yang membuat Anda gampang tersinggung, mudah sakit hati, dan berprasangka buruk. Tinggi hati membuat Anda rapuh dan jiwa Anda lemah.

Jika Anda mau jadi kuat, belajarlah rendah hati setiap saat. Maka kata-kata ketus di atas tidak akan berarti apa pun bagi Anda.

Kerendahan hati membuat Anda tenang,
hening namun tegar bagai samudera
yang mengambil tempat paling rendah.
Rendah hati membuat Anda bebas dan leluasa melaksanakan berbagai aktivitas, tanpa sedikit pun ada beban.

Rendah hati adalah sumber kekuatan dan sukacita. Mulailah aktivitas Anda setiap harinya dengan sikap rendah hati. Cepat atau lambat, Anda akan merasakan manfaatnya yang luar biasa, baik buat diri Anda maupun orang lain.

copas dr fb-nya pak "
Lutfi S Fauzan"


Sabtu, 02 April 2011

Aku Tidak Menyerah!


Kala itu Takezo adalah seorang pria yang putus asa dan mau meninggalkan semuanya: baik pekerjaan maupun hubungan (persaudaraan/pertemanan). Ia mau berhenti hidup.

Lalu, ia pergi ke hutan untuk bicara yang terakhir kalinya dengan seorang Zen bernama Takuan. Katanya, "Apakah Takuan bisa memberiku satu alasan yang baik agar jangan berhenti hidup dan menyerah?"

Jawaban Takuan sangat mengejutkan, "Coba lihat sekitarmu, Takezo. Apakah kamu lihat pohon pakis dan bambu itu?"

"Ya," jawab Takezo. "Aku melihatnya."

"Ketika menanam benih pakis dan benih bambu, alam merawat keduanya dengan sangat baik. Alam memberi keduanya cahaya dan air. Pakis tumbuh sangat cepat di bumi, daunnya yang hijau segar menutupi permukaan tanah hutan.

Sementara itu, benih bambu tidak menghasilkan apa pun, tapi katanya, 'Aku tidak menyerah.'

Pada tahun kedua, pakis tumbuh makin segar dan banyak, tapi belum ada juga yang muncul dari benih bambu. Tapi katanya, 'Aku tidak menyerah!'

Pada tahun ketiga, bambu belum juga memunculkan sesuatu, tapi katanya, 'Aku tidak menyerah!'

Di tahun keempat, masih belum ada apapun dari benih bambu. Ia berkata, 'Aku tidak menyerah!'" demikian cerita Takuan.

Pada tahun ke-5, muncul tunas yang lebih kecil dari tunas pakis. Yah, tunas itu tampak kecil dan tidak bermakna.

Tapi 6 bulan kemudian, bambu tumbuh menjulang sampai 100 kaki (sekitar 30 meter). Rupanya, untuk menumbuhkan akar secara maksimal, perlu waktu 5 tahun. Akar ini membuat bambu kuat dan bisa memberi apa yang diperlukan bambu untuk bertahan hidup.

"Sang Pencipta tak kan memberi kita cobaan yang tak sanggup diatasi oleh ciptaan-Nya," kata Takuan kepada Takezo. "Tahukah kamu, Takezo. Saat menghadapi kesulitan dan perjuangan berat seperti ini, kau sebenarnya sedang menumbuhkan 'akar-akar' yang kuat? Alam tidak meninggalkan bambu itu. Sang Pencipta juga tidak meninggalkan kamu."

"Jangan membandingkan diri sendiri dengan orang lain," kata Takuan. "Bambu punya tujuan yang berbeda, dibandingkan dengan pakis. Tapi keduanya membuat hutan menjadi indah. Waktu untuk Anda akan datang. Anda akan menanjak dan menjulang tinggi, asalkan tetap mengandalkan Sang Pencipta dalam setiap rencana dan jalan hidup Anda."

Demikian sepenggal percakapan Shinmen Takezo, sebelum menjadi Miyamoto Musashi (seorang samurai dan ronin yang sangat terkenal di Jepang pada Abad Pertengahan).

Luar Biasa!! 
by;Andrie Wongso

Share and be Happy!






 http://www.facebook.com/note.php?note_id=10150103983334160

Cerita Motivasi: Indahnya Bunga Anggrek


Alkisah, di sebuah padepokan yang asri, tampak sang Guru sedang bersantai memandangi pohon-pohon bunga anggrek yang tertata artistik, terawat, dan sedang mekar dengan indahnya.   

Pada suatu hari ketika hendak berkelana, dia berpesan kepada muridnya, "Anakku, gurumu akan pergi mengunjungi kakek guru dan saudara-saudara seperguruan lainnya. Tetaplah rajin belajar dan berlatih. Dan jangan lupa untuk hati-hati merawat tanaman bunga anggrek kesayangan gurumu ini.”

Murid yang menerima pesan itu, dengan teliti memelihara pohon-pohon bunga anggrek tersebut. Namun, pada suatu hari, ketika sedang merapikan dan menyiram bunga-bunga anggrek, tanpa sengaja dia menyenggol rak-rak pohon tersebut. Prang! Bunyi keras mengiringi berjatuhannya pot -pot bunga anggrek yang pecah berantakan dan tanaman anggrek pun berserakan di sekitarnya.

Murid itu dengan rasa panik dan ketakutan berusaha membenahi sebisanya. Tetapi apa daya, hanya sedikit yang terselamatkan. Dengan rasa was-was, dia pun menunggu gurunya pulang untuk meminta maaf dan siap menerima hukuman apapun yang akan diberikan nantinya.

Setelah sang Guru pulang dan mendengar kabar itu, ia lalu memanggil para muridnya. "Guru, ampun Guru! Saya mengaku salah telah mengecewakan dan merusak bunga anggrek kesayangan Guru. Saya siap menerima hukuman..." sela si murid dengan penuh sesal.

Sambil tersenyum bijak sang Guru berkata, "Muridku. Memang bunga anggrek adalah bunga kesukaan Gurumu ini, maka Guru merawatnya dengan baik sehingga berbunga dengan indah. Perlu kamu ketahui, Gurumu menanam bunga anggrek, alasan utamanya adalah untuk menikmati indahnya warna-warni bunga-bunga anggrek sekaligus untuk memperindah lingkungan di sekitar sini. Bukan demi untuk marah Guru menanam pohon anggrek ini.

Walaupun menyukai bunga anggrek tapi Guru tidak terikat akan bunga-bunga itu, karenanya Guru tidak perlu marah karena anggrek. Tetapi lain kali mengerjakan apapun harus lebih hati-hati. Bunga anggrek bisa ditanam lagi, tapi ketidakhati-hatian adalah sikap yang harus selalu diwaspadai karena bisa berakibat negatif dan berdampak buruk bagi siapa pun.”

Sahabat yang Luar Biasa!

Perkataan sang Guru sungguh benar, "Bukan demi untuk marah menanam tanaman anggrek".

Kita pun bisa belajar dari sini. Seandainya amarah sedang menguasai kita, cobalah berhenti sejenak dan berpikir, "Bukan demi marah menjadi sahabat,” "Bukan demi marah menjadi suami istri,” dan “Bukan demi marah melahirkan dan mendidik anak.”

Dengan demikian, sikap toleransilah yang akan muncul. Kemarahan akan mencair dan damai pun akan menyertai hati kita. Ketika kita hendak bertengkar dengan sahabat, orang rumah, atau keluarga, hendaklah perlu diingat, perjumpaan yang telah terjadi, bukan demi untuk rasa marah, tapi sepatutnya untuk disyukuri.

Mari kita semua belajar untuk berlapang dada sehingga kehidupan akan damai penuh sejahtera!

Salam sukses luar biasa!

[Andrie Wongso]


Office-Boy Istana


Seorang lelaki melamar pekerjaan sebagai office- boy di istana. Staf istana mewawancarai dia dan memberi tugas membersihkan lantai sebagai tesnya. 

"Kamu diterima," katanya. "Berikan alamat e- mailmu dan saya akan mengirim formulir untuk diisi dan pemberitahuan kapan kamu mulai kerja."

Lelaki itu menjawab,"Tapi saya tidak punya komputer, apalagi e-mail." 

"Maaf," kata staf itu. "Kalau kamu tidak punya e-mail, berarti kamu tidak hidup dan tidak bisa diterima bekerja."

Lelaki itu pergi dengan harapan kosong. Dia tidak tahu apa yang harus dilakukan hanya dengan sedikit uang di dalam kantongnya. Setelah berpikir panjang, ia memutuskan untuk pergi ke pasar & membeli 10 kg tomat. Ia menjual tomat itu dari rumah ke rumah (door-to-door).Kurang dari 2 jam, dia berhasil melipatgandakan modalnya. Dia melakukan pekerjaan ini tiga kali, dan pulang dengan membawa uang yang cukup untuk hidup beberapa hari. Dia pun sadar bahwa dia bisa bertahan hidup dengan cara ini. 

Ia mulai pergi bekerja lebih pagi dan pulang lebih larut. Uangnya menjadi lebih banyak 2x sampai 3x lipat tiap hari. Dia pun membeli gerobak, lalu truk, dan akhirnya ia memiliki armada kendaraan pengiriman sendiri.

Lima tahun kemudian, lelaki yang tekun dan pekerja keras itu sudah menjadi salah satu pengusaha makanan terbesar. Ia mulai merencanakan masa depannya bersama keluarga dan memutuskan untuk memiliki asuransi jiwa.

Ia menghubungi broker asuransi. Sang broker pun menanyakan alamat e-mailnya. Lelaki itu menjawab, "Saya tidak punya e-mail."

Sang broker bertanya dengan penasaran, "Anda tidak punya e-mail, tapi sukses membangun sebuah usaha besar. Bisakah Anda bayangkan, sudah jadi apa Anda kalau punya e-mail?!"

Lelaki itu menjawab, "Ya, saya menjadi office boy di istana!!"

:-) 

Share and be Happy!

http://www.facebook.com/note.php?note_id=10150124120659160

** Mawar Untuk Ibu ** (oleh Mydec Budhie)




Seorang pria berhenti di toko bunga untuk memesan seikat karangan bunga yang akan dipaketkan pada alamat sang ibu yang tinggal sejauh 250 km darinya. Begitu keluar dari mobilnya, ia melihat seorang gadis kecil berdiri di trotoar jalan sambil menangis tersedu-sedu.

Pria itu menanyainya, “kenapa kau menangis gadis kecil?”

dan dijawab oleh gadis kecil, “Saya ingin membeli setangkai bunga mawar merah untuk ibu saya. Tapi saya cuma punya uang lima ratus rupiah saja, sedangkan harga mawar itu seribu rupiah”

Pria itu tersenyum dan berkata, “Ayo ikut, aku akan membelikanmu bunga yang kau mau.” Kemudian ia membelikan gadis kecil itu setangkai mawar merah, sekaligus memesankan karangan bunga untuk dikirimkan ke alamat ibunya.

Ketika selesai dan hendak pulang, ia menawarkan diri untuk mengantar gadis kecil itu pulang ke rumah.

Pria itu berkata, “Bolehkah aku mengantarmu pulang, gadis kecil?”

Gadis kecil itu melonjak gembira, katanya, “Ya, tentu saja. Maukah Anda mengantarkan ke tempat ibu saya, Pak?”

Pria itupun menjawabnya, “Ya, boleh….Ayo kamu ikut”

Kemudian mereka berdua menuju ke tempat yang ditunjukkan gadis kecil itu. Tanpa di mengerti oleh si pria tesebut, ternyata mereka tiba di sebuah tempat pemakaman umum.

Pria itu lalu bertanya kepada si gadis kecil, “Dimana ibumu tinggal?”,

Kemudian, gadis kecil itu menjawab, “Di sana Pak” sambil menunjukkan jarinya ke arah kuburan yang berada di kompleks pemakaman tersebut.

Ternyata tanpa di duga, gadis kecil itu menuju menghampiri kuburan yang masih basah. Kemudian si gadis kecil itu meletakkan bunganya pada sebuah kuburan yang masih basah tersebut.

Melihat hal ini, hati pria itu menjadi terenyuh dan teringat sesuatu. Setelah mengantar si gadis kecil untuk bertemu di makam ibunya, si pria tersebut langsung Bergegas mengendarai mobilnya.

Ternyata, ia kembali menuju ke toko bunga yang tadi dan membatalkan kirimannya. Ia mengambil karangan bunga yang dipesannya dan mengendarai sendiri kendaraannya sejauh 250 km menuju ke rumah ibunya.

Ia ingin mengantarkan seikat karangan bunganya langsung hingga benar2 sampai di tangan sang ibu. Karangan bunga tersebut ia antarkan langsung kepada sang ibu dengan perasaan sangat terharu dan menangis sedu (teringat setelah melihat perjuangan si gadis kecil demi sang ibu yang tlah berbaring kaku di kuburan)

Pria tersebut telah sadar, ia sangat beruntung betapa berharganya sang ibu selama beliau masih ada di dunia ini,
Skali lagi kisah ini saya sengaja tulis karena betapa mulia nya kasih sayang sang IBU kepada saya.

Dan dengan kata2 yang menghiasi wall ini lewat sepenggalan kisah tak berarti ini, smoga dapat menjadikan kita agar selalu ingat kepada kedua orang tua kita selama mereka masih di berikan izin tuk tinggal di muka bumi ini, khususnya buat IBU……………….

LOVE U MOM…………..

KAU TELAH MENJADIKANKU TUMBUH HINGGA SAAT INI,

LEWAT BELAIAN KASIH SAYANGMU YANG TAK LEKANG OLEH WAKTU,

KAU IKHLAS MEMBERI TANPA HARAP KEMBALI…..


” IBU……ADA DAN TIADA DIRIMU KAN SLALU, ADA DI DALAM HATIKU………!!! ”